• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Apresiasi Polisi, Kompolnas Minta 5 Pelaku Pembunuhan Bocah APH Dijerat Pasal Berlapis

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 23 September 2024 - 17:07
in Nusantara
Kompolnas

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi langkah cepat Polri yang telah berhasil menangkap lima pelaku pembunuhan bocah APH di Banten.

“Kompolnas mendorong agar penyidikan dilakukan secara profesional dengan dukungan investigasi forensik agar hasilnya valid dan tak terbantahkan,” kata Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti kepada INDOPOS.CO.ID Senin (23/9/2024).

BacaJuga:

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Puluhan Nelayan

Selain mengapresiasi kinerja Polri, Kompolnas juga mendorong Polri untuk menjerat ke 5 pelaku dengan hukuman setimpal.

Poengky juga meminta Polri dalam penanganan kasus tersebut menggunakan metode penyelidikan atau penyidikan kejahatan dengan metode ilmiah supaya hasilnya bisa kuat.

“Kompolnas juga mendorong penyidik untuk menjerat para pelaku dengan pasal-pasal berlapis agar hukuman dapat diperberat, karena perlindungan anak adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

“Kami berharap kasus ini menjadi perhatian bersama, bahwa menjaga anak adalah tanggung jawab orang dewasa, agar perlindungan dan tumbuh kembang anak dapat terjaga dengan baik,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Kemas Indra Natanegara mengungkapkan ada tiga motif di balik pembunuhan bocah berinisial APH, yang ditemukan tewas dengan wajah dilakban di Pantai Cihara, Kabupaten Lebak, Banten.

“Motif tersebut adalah utang piutang, dendam, dan cemburu terkait penyimpangan seksual atau hubungan sesama jenis antara pelaku,” katanya kepada INDOPOS.CO.ID melalui selulernya Senin (23/9/2024).

Kemas menginformasikan bahwa tiga pelaku utama penculikan dan pembunuhan korban APH, yang merupakan anak dari A (38 tahun), adalah SA (38 tahun), RH (38 tahun), dan EM (30 tahun).

“Ketiganya adalah wanita yang berteman baik dengan A,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini, ketiga perempuan tersebut sering meminjam uang kepada ibu APH. SA dan RH sering menggunakan aplikasi pinjaman online dengan identitas ibu korban dan berjanji untuk bertanggung jawab.

“Mereka meminjam uang melalui akun A hingga mencapai Rp 75 juta. EM mengaku sakit hati kepada A karena sering dimarahi dan dibentak,” jelasnya.

Sementara itu, RH merasa cemburu terhadap A karena sering jalan dengan SA, yang telah menjalin hubungan sesama jenis dengan RH selama dua tahun.

“Karena rasa kesal terhadap A, ketiga perempuan ini merencanakan penculikan A sejak sebulan lalu, namun skenario itu diurungkan dan diganti dengan penculikan APH,” ucapnya.

Mereka menculik APH di kediamannya di Komplek BBS RT/RW 01/04 Kelurahan Ciwedus, Cilegon, lalu menyekap bocah malang itu di dalam gudang dan membawanya ke kontrakan RH.

“Di kontrakan, RH, dengan bantuan EM dan SA, menghabisi nyawa bocah tersebut. Mereka melakban wajah korban dan, dengan bantuan PN (23 tahun) dan UJ (26 tahun), membuang mayatnya ke Pantai Cihara, Lebak,” ungkapnya. (fer)

Tags: BantenBocahKompolnasPembunuhan

Berita Terkait.

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri
Nusantara

Update Pengungsi Korban Gempa di Flores Timur, BNPB: 285 KK Pilih Tidur di Tenda Mandiri

Sabtu, 11 April 2026 - 12:26
Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Sabtu, 11 April 2026 - 08:16
BB
Nusantara

Pemulihan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Puluhan Nelayan

Jumat, 10 April 2026 - 19:41
Petugas
Nusantara

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Jumat, 10 April 2026 - 18:10
bc
Nusantara

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545 Ribu Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp886 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 13:03
gempa
Nusantara

Gempa Flores Timur: 1.100 Warga Mengungsi, 215 Rumah Rusak

Jumat, 10 April 2026 - 12:48

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1332 shares
    Share 533 Tweet 333
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.