• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Istana Singgung Megawati terkait Polemik Kaesang Naik Jet Pribadi, Pengamat: Beda Konteks

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 20 September 2024 - 11:16
in Headline
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep saat mendatangi Gedung KPK lama, Jakarta. Foto: Dok. PSI

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep saat mendatangi Gedung KPK lama, Jakarta. Foto: Dok. PSI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing kurang sependapat dengan pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, membandingkan penggunaan jet pribadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, persoalan itu memiliki ranah berbeda.

“Kalau Hasan Nasbi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan misalnya mengatakan Megawati menggunakan pesawat pribadi, misalnya di pendapatnya. Dia tidak ada ayahnya jadi presiden, tidak ada putrinya jadi presiden,” kata Emrus melalui telepon, Jakarta, Jumat (20/9/2024).

BacaJuga:

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Ia membenarkan, pernyataan Hasan soal tidak ada jabatan publik yang melekat terhadap keduanya itu. Namun, terdapat pengaruh keluarga dalam penggunaan jet pribadi Kaesang.

“Kita harus lihat dari konteks komunikasi, jadi jangan serta merta berpendapat kawan itu bahwa mengatakan bukan pejabat publik, betul bukan pejabat publik. Tetapi relasi family ‘kan dekat,” ucap Emrus.

Dalam ilmu komunikasi dijelasakannya ada istilah perantara atau medium. Medium itu memiliki kredibilitas berbeda, sehingga akan menentukan pengaruh.

“Jadi mediumnya kepada presiden bisa anak, istri, bisa ponakan. Kalau medium yang paling itu adalah kalau presiden itu perempuan berarti suaminya. Kalau presiden itu laki-laki berarti istrinya,” jelas Emrus.

“Baru kita lihat antara anak dan ponakan, tentu lebih berpengaruh anak dari pada ponakan. Jadi, jangan semata-mata dilihat Kaesang itu bukan pejabat publik, tapi sebagai putra presiden,” tambahnya.

Menurutnya, pemakaian jet pribadi yang ditumpangi Megawati kala itu tidak membawa pengaruh keluarganya. Juga tak dimanfaatkan fasilitas tersebut untuk kerabatnya.

“Dikaitkan dengan Megawati, Megawati kan bukan presiden bapaknya pada saat itu, memakai jet itu. Bukan anaknya, bukan cucunya. Beda itu konteksnya, supaya kita luruskan lah,” jelas Emrus.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep bersama sang istri Erina Gudono sempat menjadi sorotan di media sosial, karena menggunakan fasilitas jet pribadi saat bertolak ke Amerika Serikat, pada 18 Agustus 2024. Tak lama berselang, dia dilaporkan soal gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini dia sudah klarifikasi.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi membela Kaesang soal dugaan gratifikaai penggunaan jet pribadi. Ia membandingkan hal serupa dengan tokoh nasional dan pejabat lain.

“Dalam tema yang sama, kira-kira banyak pejabat publik yang juga menggunakan private jet, saya nggak tahu kapan terakhir misalnya kapan terakhir misalnya Ibu Megawati menggunakan pesawat komersil,” ucap Hasan dalam sebuah podcast yang diunggah akun Instagram @hasan_nasbi dilihat, Rabu (18/9/2024).

“Karena dari media-media yang kita baca misalnya dari tayangan-tayangan, bahkan video-video yang kita lihat ibu Mega kerap kali menggunakan privat jet di dalam negeri maupun luar negeri,” sambungnya.

Hasan kemudian membandingkan Kaesang dengan tokoh tertentu. Menurut penilaiannya, tokoh yang dimaksud tersebut mempunyai status lebih tinggi.

“Nah, terus orang bilang Ibu Mega bukan pejabat publik, Kaesang juga bukan pejabat publik, Kaesang kan anak presiden,” tuturnya.

“Tapi Ibu Mega ‘kan kalau misalnya di atas 5 tahun yang lalu ibunya Menteri Koordinatir Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Puan Maharani, red), ya ‘kan, kalau 5 tahun terakhir ibunya ketua DPR kira-kira posisinya relatif mirip-miriplah,” sambungnya. (dan)

Tags: Hasan NasbiJet Pribadikaesang pangarepMegawati SoekarnoputriPDIPPolemik Jet PribadiPSI

Berita Terkait.

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Headline

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Senin, 27 Juli 2026 - 20:51
Perry-Warjiyo
Headline

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42
perryy
Headline

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:55
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12
lgbt
Headline

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08
md
Headline

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:54

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2978 shares
    Share 1191 Tweet 745
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.