• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Lestarikan Seni dan Budaya, DAD Kotim Gelar Festival Tari Kreasi Dayak

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 8 September 2024 - 14:14
in Gaya Hidup
dad

Penampilan salah satu kelompok pada festival tari kreasi Dayak dan Lawang Sakepeng yang digelar DAD Kotim, Sabtu (7/9/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Festival Tari Kreasi Dayak dan Lawang Sakepeng, sebagai upaya melestarikan seni dan budaya daerah dengan melibatkan generasi muda.

“Ini pertama kalinya DAD menggelar Festival Tari Kreasi Dayak dan Lawang Sakepeng. Saya mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mempertahankan serta melestarikan seni budaya yang ada di daerah kita,” kata Ketua Umum DAD Kotim Halikinnor di Sampit, seperti dikutip Antara, Minggu (8/9/2024).

BacaJuga:

Hadirkan Pengalaman Kuliner dan Nonon Bersama FIFA World Cup 2026 di Swiss-Belhotel Pondok Indah

Judul Lagu Baru Aespa “Lemonade” Disambut Kecaman Pedas

IU dan Byeon Woo Seok Minta Maaf atas Kontroversi Drama “Perfect Crown”

Festival ini berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat, berlangsung selama dua hari diikuti 33 kelompok peserta dari kalangan pelajar.

Halikinnor menjelaskan, sejatinya keberadaan tarian daerah di kehidupan masyarakat sudah tidak asing lagi. Tarian daerah biasanya ditampilkan untuk membuka suatu acara, baik itu acara kenegaraan maupun masyarakat di tingkat daerah maupun regional. Begitu juga, dengan Lawang Sakepeng yang menjadi ritual penyambutan tamu penting.

Kendati demikian, upaya-upaya untuk melestarikan dan mempertahankan seni dan budaya daerah tetap harus digencarkan.

Sesuai program kerja DAD Kotim, harapannya ke depan seni dan budaya serta kearifan lokal daerah bisa berkembang pesat, lebih maju, dan bisa menjadikan daerah ini mencapai Kotim sebagai kota pariwisata.

“Kita ambil contoh Bali dengan tarian kecak yang terkenal hingga mancanegara. Kita juga ingin seperti itu, apalagi kita juga punya tarian-tarian tradisional yang tidak kalah menarik dan bagus dengan daerah lainnya, sehingga inilah upaya DAD untuk melestarikan seni budaya,” kata Halikinnor.

Ia melanjutkan, melalui festival ini diharapkan memotivasi para pegiat seni maupun sanggar-sanggar tari di daerah untuk meningkatkan pembinaan terhadap para penarinya. Sebab, melalui agenda seperti ini, para penari bisa menyalurkan bakat dan keterampilan, sehingga bisa lebih semangat dalam berlatih.

“Biasanya seorang penari maupun atlet, kalau terlalu lama tidak ada event atau perlombaan semangat mereka akan luntur, karena merasa sia-sia latihan terus-menerus kalau tidak ditampilkan. Makanya, melalui festival ini diharapkan mereka lebih semangat latihan dan mengasah keterampilan,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Kotim ini menambahkan, dalam rangka tercapainya peningkatan keterampilan seni budaya serta kemajuan daerah, maka peran serta masyarakat dalam membantu pemerintah sangat diperlukan.

Penting untuk membangun kerja sama yang baik untuk kemajuan daerah, serta berperan aktif dalam mempertahan kearifan lokal masyarakat dengan segala kekayaan adat istiadat, budaya dan hukum adat yang telah tumbuh dan berkembang sejak dahulu.

Ia yakin dan optimistis dengan menjaga dan memelihara kearifan lokal dan hak-hak masyarakat adat sebagai sebuah khas budaya di Kalteng dapat menjadikan subjek maupun menjadikan objek dalam penguatan kapasitas masyarakat dalam meningkatkan kemajuan seni dan budaya di daerah.

Pada kesempatan itu, Halikinnor juga berpesan agar dalam mewujudkan pelestarian seni dan budaya daerah harus berupaya dengan mencari penemuan yang lebih unik dan menarik lagi demi peningkatan seni dan budaya kita.

Kemudian yang tidak kalah penting, dalam pelestarian tersebut tetap mengedepankan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang tentunya hal ini sudah sesuai pula dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945.

“Konsep negara kesatuan tidaklah berarti kita harus menyeragamkan segala hal. Kita tetap mengakui keragaman dan perbedaan. Namun semuanya harus diarahkan kepada kepentingan bangsa dan negara secara keseluruhan,” katanya.

Panitia festival Muhammad Tjumbi Anwar menyampaikan, kegiatan ini diikuti 33 peserta yang meliputi 17 sanggar tari dan 16 perguruan silat. Festival ini dibuka untuk umum dengan pendaftaran gratis atau tidak di pungut biaya.

“Karena keterbatasan anggaran, tahun ini pesertanya hanya dari tiga kecamatan, yakni Baamang, Mentawa Baru Ketapang, dan Cempaga Hulu. Tahun berikutnya kami berharap semua kecamatan bisa ikut,” kata Wakil Ketua IV DAD Kotim ini. (dam)

Tags: DAD KotimFestival Tari Kreasi DayakLestarikan Seni dan Budaya

Berita Terkait.

Dunia Kerja Kian Kompetitif, BCA Ajak Mahasiswa Belajar dari Kegagalan
Gaya Hidup

Hadirkan Pengalaman Kuliner dan Nonon Bersama FIFA World Cup 2026 di Swiss-Belhotel Pondok Indah

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:05
Polisi Ringkus 8 Tersangka Begal yang Resahkan Warga Jakarta
Gaya Hidup

Judul Lagu Baru Aespa “Lemonade” Disambut Kecaman Pedas

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:54
Polisi Ringkus 8 Tersangka Begal yang Resahkan Warga Jakarta
Gaya Hidup

IU dan Byeon Woo Seok Minta Maaf atas Kontroversi Drama “Perfect Crown”

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:46
Polisi Ringkus 8 Tersangka Begal yang Resahkan Warga Jakarta
Gaya Hidup

Lee Yong Jin Resmi Bergabung dengan ‘2 Days & 1 Night’ Musim 4

Selasa, 19 Mei 2026 - 02:47
kim
Gaya Hidup

Reaksi Diam Kim Yuna Bikin Ko Woo Rim Panik usai Main Game 4 Jam

Senin, 18 Mei 2026 - 23:57
evan
Gaya Hidup

ENHYPEN Tampil Tanpa EVAN, Reaksi Netizen Pecah di Media Sosial

Senin, 18 Mei 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2779 shares
    Share 1112 Tweet 695
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.