• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Tata Wisata Puncak, Pejabat Pemkab Bogor Kumpul di Rest Area

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 Juli 2024 - 03:33
in Megapolitan
puncak

Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Rest Area Gunung Mas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7/2024). Foto : Antara/M Fikri Setiawan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengumpulkan seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, di Rest Area Gunung Mas untuk membahas penataan Kawasan Wisata Puncak secara komprehensif.

“Pagi ini pemkab melaksanakan breakfast meeting sekaligus konsolidasi dalam rangka pemetaan permasalahan, kebutuhan dan solusi atas penataan Kawasan Puncak secara keseluruhan,” kata Asmawa, di rest area yang berlokasi di Cisarua, Minggu (7/7/2024).9

BacaJuga:

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir

Akhir Pekan Ini Jakarta Masih Berpotensi Diguyur Hujan

Hujan Masih Mendominasi Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini

Menurut dia, pemindahan pedagang kaki lima atau PKL di sepanjang Jalur Puncak ke Rest Area Gunung Mas merupakan langkah awal penataan yang perlu didukung dengan langkah-langkah lain dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bogor.

Asmawa menjelaskan, hasil dari pembahasan dengan para kepala OPD ini nantinya akan dilaporkan kepada Gubernur Jawa Barat dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Apa yang menjadi kewenangan pemprov tentu kita akan laporkan kepada pak Gubernur, dan apa yang akan menjadi kewenangan pemerintah pusat tentu kita akan sampaikan kementerian lembaga yang ada di pusat, baik itu PUPR atau sebagainya,” kata Asmawa.

Ia mengaku mendapatkan dukungan penuh dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk menata Kawasan Wisata Puncak.

Kementerian PUPR, kata dia, akan langsung melakukan tindak lanjut di tahun ini seluruh usulan dari Pemkab Bogor mengenai penataan Kawasan Puncak.

“Eksekusinya tahun ini insya Allah, makanya ini menjadi perhatian nasional, makanya kita harus bersyukur pemkab menginisiasi untuk relokasi dan di suport oleh pemprov dan pusat,” ujarnya.

Asmawa bahkan telah mendatangi langsung Kantor Kementerian PUPR untuk mengupayakan penataan bekas lapak PKL di Kawasan Wisata Puncak.

Ia menjelaskan, tempat-tempat bekas lapak PKL di sepanjang Jalur Puncak akan dipercantik dengan pelebaran jalan, pembangunan pedestrian, taman, serta pemasangan lampu hias hingga pagar.

Sebelumnya, Asmawa memimpin langsung penertiban PKL di Kawasan Puncak pada Senin (24/6), meski mendapat penolakan dari sebagian pedagang.

Asmawa memastikan perekonomian pedagang kaki lima atau PKL di Kawasan Wisata akan menjadi lebih baik setelah pindah ke Rest Area Gunung Mas.

Pemkab Bogor telah menyediakan berbagai fasilitas untuk para pedagang, termasuk menggratiskan biaya retribusi selama enam bulan ke depan.

Pengelola Rest Area Gunung Mas PT Sayaga Wisata bahkan sedang mengintegrasikan pintu keluar masuk Agro Wisata Gunung Mas dengan rest area, agar para pedagang ramai dikunjungi wisatawan.

“Harapan kita perekonomian menjadi lebih baik, karena alur keluar masuk Gunung Mas itu akan melintasi ke sini (Rest Area Gunung Mas),” kata Asmawa dilansir Antara.

Selain itu, Pemkab Bogor juga menggratiskan biaya parkir bagi kendaraan wisatawan yang keluar masuk Rest Area Gunung Mas.

Ia menilai sistem parkir berbayar yang diterapkan sejak Rest Area Gunung Mas beroperasi pada medio 2023 sebagai salah satu penyebab sepi pengunjung. (aro)

Tags: bogorjabarpuncak

Berita Terkait.

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09
Akhir Pekan Ini Jakarta Masih Berpotensi Diguyur Hujan
Megapolitan

Akhir Pekan Ini Jakarta Masih Berpotensi Diguyur Hujan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:27
Hujan
Megapolitan

Hujan Masih Mendominasi Prakiraan Cuaca di Jakarta Hari Ini

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:33
KH-Lutfi-Hakim
Megapolitan

Halal Bihalal Lapangan Banteng: Membangun Kebersamaan di Hari Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:20
hujan
Megapolitan

Waspadai, Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Sepanjang Hari

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:19
Pemudik
Megapolitan

Strategi FWA dan Rekayasa Lalu Lintas Redam Kepadatan Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:24

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.