• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Aplikasi TikTok Dinilai Jadi Pintu Masuk Produk China ke Indonesia, Begini Kata Legislator

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 27 Juni 2024 - 10:30
in Nasional
amin

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin AK. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah diminta mewaspadai investasi yang dilakukan platform media sosial TikTok ke Tokopedia. Hal itu ditegaskan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Amin AK.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun menyebutkan sejumlah alasan hal tersebut harus diantipasi pemerintah terutama akan makin mudahnya produk asal China masuk ke Indonesia.

BacaJuga:

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

“Aplikasi TikTok yang menjadi pintu masuk produk asal China ke pasar Indonesia,” kata Amin dalam keterangannya yang diterima Indopos.co.id, Kamis (27/6/2024).

Menurut dia, pemerintah harus mengantisipasinya agar produk lokal buatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam negeri, tak tumbang.

“Jika tidak diantisipasi secara tegas dengan kebijakan protektif terhadap industri dalam negeri, maka perdagangan digital bisa menjadi ‘mesin pembunuh’ bagi industri lokal, seperti yang dialami (saat ini terjadi) di industri tekstil dalam negeri,” katanya.

Amin juga menyoroti langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diambil oleh Tokopedia beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, Tokopedia mengumumkan PHK terhadap 450 karyawannya, sebagai tindak lanjut dari merger dengan TikTok pada Januari 2024 lalu.

Amin menilai keputusan PHK tersebut mengindikasikan bahwa bisnis TikTok harus diperketat regulasinya.

“Tentunya pihak ByteDance akan mengutamakan sistem yang mereka bangun dan kembangkan, termasuk SDM yang sudah cocok dengan sistem mereka.”

“Dan pengoperasian sebagian besar sistem dan teknologi itu tidak perlu dilakukan di Indonesia. Efisiensi biaya operasional perusahaan menjadi alasan utama PHK massal di Tokopedia,” ujar Amin.

Kekhawatiran lainnya yang juga harus diwaspadai oleh pemerintah adalah dirinya menduga Tiktok sudah mulai melakukan penguasaan data dengan penggabungan seller center dua perusahaan tersebut.

Sebab, kata Amin, big data merupakan hal penting bagi perusahaan digital, terlebih kini yang memegang kendali merupakan raksasa teknologi China, Bytedance.

“Investasi besar-besaran ByteDance dengan menguasai 75 persen saham Tokopedia, tentu saja bukan hanya menjadi alat penetrasi ke pasar Indonesia. Namun juga penguasaan big data yang dimiliki Tokopedia dan GoTo (yang di dalamnya ada keterlibatan Telkomsel),” kata dia.

“Bukan hanya sekadar data nomor ponsel, namun juga perilaku konsumen dan pola konsumsi di dalamnya. Dan itu bagian dari strategi market intelligent mereka,” pungkas Amin menambahkan.

Sebagaimana diketahui, pada awal Februari 2024 lalu, GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan TikTok resmi menyelesaikan transaksi investasinya di PT Tokopedia. Sehubungan hal itu, TikTok turut merombak jajaran direksi Tokopedia.

PT Tokopedia menerbitkan saham baru yang akan bayar oleh TikTok senilai US$ 840 juta. TikTok resmi menggenggam 75,01 persen saham atau setara dengan 38,18 juta saham Tokopedia.

Sementara itu, GOTO masih menggenggam 24,99 persen saham PT Tokopedia. Alhasil, dengan investasi ini TikTok menjadi pengendali baru untuk Tokopedia dan dominasi GOTO semakin mengecil. (dil)

Tags: Aplikasi TikTokindonesiaLegislatorPintu Masuk Produk ChinaProduk ChinaTikTok

Berita Terkait.

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN
Nasional

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Selasa, 14 April 2026 - 20:15
Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
KEK
Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 14:34
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22
teuku
Nasional

Menteri Ekraf Dukung Provaliant Group Monetisasi IP Lokal

Selasa, 14 April 2026 - 12:12
btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2508 shares
    Share 1003 Tweet 627
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    761 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.