• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

6 ITO dari Enam Cabor Wakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 9 Juni 2024 - 12:59
in Olahraga
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (National Olympic Committee/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari (tengah). Foto: NOC Indonesia/Naif Al’as

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (National Olympic Committee/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari (tengah). Foto: NOC Indonesia/Naif Al’as

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak enam International Technical Officials (ITO) asal Indonesia yang berasal dari enam cabang olahraga (cabor) kan menjadi wasit juri di Olimpiade Paris 2024.

Mereka adalah ⁠K.S. Henry Indrayani Oka dari cabang olahraga menembak, Sonny Kasiran dari angkat besi, Qomarul Lailiah dari bulu tangkis, ⁠Pranarta Arumbowo dari disiplin loncat indah, ⁠Herta Sekar Pandansari dari tenis serta Boy Pohan dari cabang olahraga tinju.

BacaJuga:

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

“Di Olimpiade Paris 2024, Indonesia akan mengirimkan enam wasit juri dari enam cabang olahraga. Tidak hanya atlet yang lolos, tapi para wasit juri ini juga akan menjadi duta Indonesia di multievent olahraga paling prestisius di dunia,” ujar Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (National Olympic Committee/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, seperti dikutip, Minggu (9/6/2024).

Keberadaan para ITO Indonesia di Olimpiade menjadi bentuk dari konsistensi yang telah dilakukan sebelumnya. Di Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia mengirimkan delapan ITO dari enam cabang olahraga.

Sebut saja, Wahyana, Muhammad Hatta dan Qomarul Lailiah dari bulutangkis, Boy Arisa Pohan dari tinju, Pranarta dari loncat indah, Henry Oka dari menembak, Moelyono Soegito dari equestrian serta Benyamin F. Tamaka dari cabor canoeing.

Lanjut Okto, keberadaan wasit Indonesia di kancah Olimpiade ini diharapkan bisa mendorong cabang-cabang olahraga, khususnya cabang olimpiade untuk fokus mendorong para wasit supaya bisa mewakili Indonesia di Olimpiade selanjutnya.

“NOC Indonesia berterima kasih kepada Ketua Umum dan pengurus cabang olahraga yang berhasil meloloskan wasit juri ke Olimpiade. Tentu ini juga bukan hal yang mudah untuk dicapai, sama seperti para atlet, butuh perjuangan dan kerja keras untuk mencapainya. Tentu ini prestasi yang tidak boleh diabaikan kita semua,” lanjut Okto, sapaan akrab Raja Sapta Oktohari.

Okto juga meminta kepada para wasit juri yang pernah tampil di Olimpiade untuk membentuk wadah yang bisa menampung aspirasi dan memberikan motivasi bagi wasit juri lain agar bisa mewakili Indonesia di berbagai single event maupun multievent internasional, khususnya di Olimpiade.

“Di sini campur tangan pemerintah harus ada untuk memberikan support agar memotivasi wasit-wasit lain supaya bisa mengambil peran di ajang multievent tertinggi dunia, Olimpiade. Wasit itu bukan volunteer, jadi tidak bisa diperlakukan seperti volunteer,” tegasnya.

Sementara itu, Henry Oka berterima kasih karena NOC Indonesia selalu menempatkan wasit juri sebagai tiga pilar penting dalam olahraga Indonesia. Ia menyebut banyak pesan yang diberikan Ketua Umum NOC Indonesia kepada wasit juri yang akan bertugas di Paris 2024.

“Kami dari wasit juri berharap menjadi bagian dari kontingen Indonesia karena nanti kami juga sebagai duta Indonesia di Olimpiade. Keberadaan kami juga mungkin diperlukan untuk sport diplomacy. Semoga nantinya kami bisa mengakomodir teman-teman yang berprestasi dan menciptakan lebih banyak wasit juri sampai ke level olimpiade,” ungkapnya.

Senada, Sony Kasiran menambahkan untuk mendapatkan wasit juri level internasional sistem perekrutannya harus diubah. Harus ada leveling dan syarat-syarat tertentu supaya bisa menghasilkan wasit juri berkualitas dan memiliki integritas tinggi yang akan mewakili Indonesia.

“Yang paling utama kemampuan bahasa inggris dan kemampuan menguasai regulasi. Selain itu integritas itu paling penting, selain jam terbang dan penguasaan materi, bagaimana kita mengambil keputusan, paling tidak kita harus bisa mempraktekkan regulasi sesuai dengan nilai-nilai olympism,” tutup Sony. (rmn)

Tags: International Technical Officialskoinoc indonesiaolimpiade paris 2024Wasit Juri

Berita Terkait.

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib
Olahraga

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss
Olahraga

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo
Olahraga

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya
Olahraga

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06
bultang
Olahraga

Tembus Final, Pentathlon-Teqball Bidik Emas Pertama Indonesia di Asian Games

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.