• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Disenggagement Sebagai Bagian dari Deradikalisasi bagi Narapidana Terorisme

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 31 Mei 2024 - 20:01
in Nasional
Ditjenpas bersama SfCG Indonesia berkolaborasi dalam meningkatkan upaya deradikalisasi secara inklusif dan kolaboratif bersama dengan melibatkan Pokmas Lipas, Kamis (30/5). Foto: Dok. Ditjenpas

Ditjenpas bersama SfCG Indonesia berkolaborasi dalam meningkatkan upaya deradikalisasi secara inklusif dan kolaboratif bersama dengan melibatkan Pokmas Lipas, Kamis (30/5). Foto: Dok. Ditjenpas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bersama Search for Common Ground (SfCG) Indonesia berkolaborasi dalam meningkatkan upaya deradikalisasi secara inklusif dan kolaboratif bersama dengan melibatkan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas). Hal ini dibahas dalam pertemuan Finalisasi Ringkasan Kebijakan Disengagement Berbasis Pendekatan Psikososia pada Kamis (30/5).

“Kami menyambut baik kolaborasi ini untuk semakin menguatkan dan menyelaraskan dengan program yang telah kami lakukan dan juga untuk menyusun kajian yang lebih komprehensif bagi kami,” ujar Atiek Meikurniawati, Penanggung Jawab Bidang Pelibatan Masyarakat dalam Upaya Reintegrasi.

BacaJuga:

Tekankan Standar Keamanan Pangan MBG, DPR Dukung Langkah Korektif BGN

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Hal senada disampaikan Anis selaku Program Director Search Indonesia. “Secara khusus, program ini berfokus pada dua tujuan. Pertama, meningkatkan keterampilan dan wawasan anggota Pokmas Lipas dalam memberikan dukungan psikososial bagi mantan pelaku ekstremisme kekerasan. Kedua, mendorong komitmen dan dukungan pemerintah dalam meningkatkan,” jelasnya.

Ringkasan kebijakan yang sebelumnya sudah dilakukan serangkaian diskusi, wawancara, dan pengujicobaan modul telah terkumpul beberapa masukan dari para peserta dan pemangku kepentingan yang kemudian dikembangkan dalam draf ringkasan kebijakan untuk mendukung upaya disengagement berbasis pendekatan psikososial. Telah dikembangkan juga mencakup proses disengagement dengan pelibatan Pokmas Lipas dijalankan dan rekomendasi untuk mengatasi isu yang muncul dalam proses pelepasan diri mantan ekstremis dari perilaku kekerasan.

“Meskipun istilah disengagement masih belum banyak diketahui oleh para praktisi Pemasyarakatan, upaya untuk melepaskan mantan narapidana teroris dari keterlibatan kembali dalam tindak kekerasan dan kelompok lamanya sudah dilakukan oleh Balai Pemsyarakatan (Bapas) lewat Pembimbing Kemasyarakatan (PK),” papar Iwa Maulana, peneliti dari Center of Detention Studies.

Namun, upaya menghubungkan klien dengan stakeholder tidak dapat dilakukan begitu saja tanpa terbangunnya kepercayaan. Bapas sebagai lembaga yang bertanggung jawab untuk membimbing mantan narapidana kasus terorisme, berperan untuk menghubungkan stakeholder dengan klien mereka.

Temuan-temuan terkait pelibatan Pokmas Lipas dalam program disengagement bagi mantan narapidana ekstremisme kekerasan menunjukan terdapat beberapa kendala atau isu yang perlu diatasi untuk memperkuat proses pelepasan mantan ekstremis dari perilaku kekerasan. Demi terwujudnya kolaborasi yang diinginkan, akan diadakan agenda dengan wadah yang lebih besar dalam workshop nasional yang akan membahas hasil studi tersebut. (gin)

Tags: DeradikalisasiDisenggagementlapasNapiternarapidana terorisme

Berita Terkait.

mbg
Nasional

Tekankan Standar Keamanan Pangan MBG, DPR Dukung Langkah Korektif BGN

Minggu, 5 April 2026 - 17:07
Objek-Terang
Nasional

Objek Terang dan Meluncur di Langit Lampung dan Banten, BRIN: Itu Sampah Antariksa

Minggu, 5 April 2026 - 10:31
ptkin
Nasional

Bersaing dengan Perguruan Tinggi, Tren Siswa Masuk PTKIN Meningkat

Minggu, 5 April 2026 - 00:30
RW
Nasional

Menteri PANRB Bahas Penguatan Integrasi Layanan BPJS pada MPP dan Portal INAku, Ini Alasannya

Sabtu, 4 April 2026 - 21:13
Jemaah-haji
Nasional

Pemerintah Ingatkan Masyarakat tak Tergiur Tawaran Jalur Haji Tidak Resmi

Sabtu, 4 April 2026 - 20:05
Penumpang-Kereta
Nasional

10 Kota Jadi Tujuan Favorit pada Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 17:11

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.