• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pengamat: Jangan Pernah Legalkan Money Politics Walau Dibatasi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 17 Mei 2024 - 10:02
in Headline
Ilustrasi politik uang dalam pemilihan umum. Foto: Istimewa

Ilustrasi politik uang dalam pemilihan umum. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar komunikasi politik Hendri Satrio menegaskan money politics atau politik uang harus dilarang meski dibatasi jumlah nominalnya. Hal itu guna menyoroti adanya usulan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi II dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hugua.

Hendri mengibaratkan politik uang sama seperti judi dan narkoba yang harus dilarang.

BacaJuga:

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Semarang, Oknum Bharaka Terlibat

PBB Serukan Gencatan Senjata Solid dan Kelanjutan Dialog AS-Iran

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Bahas Geopolitik Dunia yang Kian Bergejolak

“Jangan pernah dilegalkan. Politik uang dalam pemilu inikan seperti judi dan narkoba yang haram walaupun nominalnya sedikit,” kata Hensat, sapaan karib Hendri Satrio dia kepada media, Jumat (17/5/2024).

Pendiri lembaga Survei KedaiKOPI inipun mengimbau, seharusnya yang dilakukan oleh pemerintah atau penyelenggara pemilu adalah membuat regulasi yang ketat, melakukan pendidikan politik ke masyarakat.

“Beri contoh yang baik-baik, bukan malah menjerumuskan. Masifkan pendidikan politik,” cetusnya.

Sebelumnya, anggota DPR RI Fraksi PDIP Hugua mengusulkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melegalkan money politics atau politik uang dalam Peraturan KPU (PKPU) asal dibatasi nominalnya.

Ia mengaku, berdasarkan temuan di lapangan selama Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, serangan money politics jelang pencoblosan tidak bisa dihentikanpemilu, sehingga money politics merupakan suatu keniscayaan dalam pemilu.

Hal itu disampaikan Hugua dalam rapat kerja KPU dengan Komisi II DPR di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).

“Tidakkah kita pikir money politics dilegalkan saja di PKPU dengan batasan tertentu? Karena money politics ini keniscayaan, kita juga tidak money politics tidak ada yang memilih, tidak ada pilih di masyarakat karena atmosfernya beda,” kata dia.

Hugua mengaku pertarungan di pemilu, baik pemilu legislatif maupun pemilihan kepala daerah (pilkada) adalah seperti pertarungan saudagar.

“Jadi pemilu pertarungan para saudagar. Bukan lagi pertarungan para politisi dan negarawan, tapi pertarungan para saudagar karena tidak punya uang pasti tidak menang. Rakyat tidak akan memilih karena ini atmosfer, kondisi ekosistem masyarakat,” ucapnya.

“Sebab, kalau barang ini tidak dilegalkan akan kucing-kucingan terus, yang akan pemenang ke depan adalah para saudagar,” sambungnya.

Hugua mengatakan, money politics tersebut harus dipertegas batasannya agar membuat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) lebih mudah mengawasi money politics yang dilakukan melebihi batasan.

“Jadi sebaiknya kita legalkan saja dengan batasan tertentu. Kita legalkan misalkan maksimum Rp20 ribu atau Rp50 ribu atau Rp 1juta atau Rp5 juta karena ini permainan main di situ. Oleh karena itu, dilegalkan saja barang ini di PKPU dengan batasan tertentu,” pungkasnya. (dil)

Tags: DPR RIHuguaMoney PoliticsPDIPPolitik Uang

Berita Terkait.

Pabrik-Narkoba
Headline

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Semarang, Oknum Bharaka Terlibat

Selasa, 14 April 2026 - 16:26
geuterrses
Headline

PBB Serukan Gencatan Senjata Solid dan Kelanjutan Dialog AS-Iran

Selasa, 14 April 2026 - 12:02
wo
Headline

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Bahas Geopolitik Dunia yang Kian Bergejolak

Selasa, 14 April 2026 - 08:33
Prabowo
Headline

Prabowo Tiba di Moskow, Siap Bertemu Putin Lagi

Senin, 13 April 2026 - 15:17
Uang
Headline

Pemerintah Amankan Kawasan Hutan dan Terima Penyelamatan Keuangan Negara Rp11,4 Triliun

Minggu, 12 April 2026 - 13:46
bupati
Headline

Kasus Pemerasan, KPK Juga Tangkap Adik Bupati Tulungagung

Sabtu, 11 April 2026 - 20:44

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2511 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.