• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Deret Fakta Kecelakaan Maut Bus Rombongan Pelajar di Subang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 13 Mei 2024 - 09:31
in Headline
Kecelakaan-Subang-co

Suasana di lokasi kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lingga Kencana Depok di Jalan Raya Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024), yang menewaskan sejumlah orang dan puluhan lainnya alami luka ringan dan berat. Foto: Dokumen Humas Polri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lingga Kencana Depok di Jalan Raya Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (11/5/2024), menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban. Tercatat ada 11 orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Kejadian kecelakaan itu terjadi saat bus melewati jalan menurun, secara tiba-tiba oleng ke kanan hingga keluar dari jalurnya dan menabrak kendaraan minibus jenis Feroza nomor polisi D 1455 VCD.

BacaJuga:

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri

Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan

Bahkan menghantam tiga sepeda motor dan kendaraan lainnya. Korban dievakuasi ke Puskesmas Palasari, Puskesmas Jalancagak, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang. Kejadian nahas itu terjadi pada, Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 18.30 WIB.

Berikut sejumlah fakta peristiwa bus terguling yang telah dirangkum redaksi. Pihak kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan mencari penyebab terjadinya kecelakaan maut tersebut.

Fakta pertama, tidak ditemukan jejak rem saat kecelekaan. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Kepolisia Republik Indonesia (Polri) Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Aan Suhanan telah mengonfirmasi hal tersebut berdasar tinjauannya di tempat kejadian perkara (TKP).

“Jadi kalau kita lihat dari TKP yang ada ini tidak ada jejak rem dari bus tersebut, yang ada itu bekas ban,” kata Aan dalam keterangannya dikutip, Senin (13/5/2024).

“Ya, ban satu bagian diduga itu ban kanan keadaan miring itu ada beberapa meter di situ. Kemudian sampai titik terakhir di depan menabrak tiang listrik ini, tidak ada jejak rem sama sekali,” tambahnya.

Kedua, belum menetapkan tersangka. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan sebelum menentukan kemungkinan tersangka kejadian yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia itu.

“Kalau memang itu layak untuk dinaikkan ke penyidikan, kami akan tingkatkan dari penyelidikan ini ke penyidikan. Kami akan menentukan tersangka,” ucap Aan.

Ketiga, 11 orang meninggal dan 17 korban luka berat. Jumlah korban meninggal terdiri dari sembilan orang siswa, satu guru dan satu lainnya adalah pengendara sepeda motor.

Dari 11 korban tewas itu, lima di antaranya adalah perempuan, dan sisanya 6 korban laki-laki. Sementara sebagian besar korban luka berat merupakan pelajar.

Keempat, enam korban meninggal dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Parung Bingung pada Minggu (12/5/2024). Diketahui enam dari 11 korban meninggal dalam kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat telah dikebumikan. Mereka meliputi lima siswa serta satu guru pendamping.

Kelima, bus pariwisata terlibat kecelakaan di Subang tidak punya izin angkutan. Kepala Bagian Hukum dan Humas Ditjen Perhubungan Darat Aznal membenarkan soal kurang lengkapnya dokumen kendaraan tersebut. Fakta tersebut terungkap berdasarkan pengecekan lewat aplikasi Mitra Darat.

“Bus tersebut tercatat tidak memiliki izin angkutan dan status lulus uji berkala telah kadaluwarsa sejak 6 Desember 2023,” ujar Aznal secara terpisah dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (11/5/2024).

Keenam, bus rem blong. Sopir bus pariwisata Putera Fajar, Sadira menyebut petaka terjadi ketika memasuki turunan perempatan Sariater rem kendaraanya tak berfungsi.

“Saya sudah panik saat tahu rem blong. Waktu itu mau saya terusin (melaju) takut tambah banyak korban, karena akan banyak kendaraan yang tertabrak nantinya,” ucap Sadira di RSUD Subang, Minggu (12/5/2024). (dan)

Tags: CiaterKabupaten SubangKecelakaan BusPO BusSMK Lingga Kencana Depok

Berita Terkait.

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah
Headline

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:15
Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri
Headline

Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00
Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan
Headline

Ikut Monitor Penyelidikan, KPK Klaim Proses Hukum Febrie Adriansyah Sudah Transparan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:34
Prabowo
Headline

Ramai-ramai Organisasi Pers Tuntut Prabowo Minta Maaf Soal ‘Londo Ireng’

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45
pRABOWO
Headline

Sejumlah Organisasi Jurnalis Kecam Pernyataan Prabowo Soal ‘Londro Ireng’

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:04
Febrie
Headline

KPK Pastikan Febrie Adriansyah Tak Dapat Sel Khusus di Rutan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2885 shares
    Share 1154 Tweet 721
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.