• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dukung Pengembangan Ekonomi Nasional, Kopdit CU Lete Konda NTT Nikmati Layanan LPDB-KUMKM

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 30 April 2024 - 12:39
in Ekonomi
Aktivitas Koperasi Kredit Credit Union (CU) Lete Konda di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Dok. LPDB-KUMKM

Aktivitas Koperasi Kredit Credit Union (CU) Lete Konda di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Dok. LPDB-KUMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koperasi adalah salah satu jenis usaha yang berperan penting untuk perekonomian masyarakat. Koperasi menjadi wadah dari anggota untuk menciptakan dan mendapatkan hasilnya, serta mendorong demokrasi dalam pengambilan Keputusan. Koperasi juga harus memastikan pemerataan manfaat ekonomi, sehingga menjadi model bisnis yang berakar pada prinsip solidaritas, kerja sama, dan tanggung jawab sosial.

Selain untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, koperasi juga berperan dalam memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional. Dalam hal ini, koperasi berfungsi membangun dan mengembangkan potensi ekonomi dan sosial masyarakat pada umumnya dan mendorong kemampuan kesejahteraan ekonomi anggota pada khususnya.

BacaJuga:

LEPAS E4 EV Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Spesial GIIAS 2026 Mulai Rp339 Juta

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Tampil Lebih Gagah dengan Fitur Keselamatan Baru

Pertamina Drilling Buktikan Keandalan Operasi, Sumur AMJ Maju Berproduksi 410,4 BOPD

Demikian juga yang dijalankan oleh Koperasi Kredit Credit Union (CU) Lete Konda di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Koperasi yang beralamatkan di Jalan Raya Katewel Desa Lete Konda Kecamatan Loura Sumba Barat Daya NTT ini berdiri pada tahun 2010 dan hingga Maret 2024 telah memiliki total anggota sebanyak 1.045 orang.

Manajer Kopdit CU Lete Konda Kristina Tamo Ina mengatakan, koperasi terus berupaya mewujudkan dan mengembangkan ekonomi nasional berdasar pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Pada tahun 2021, koperasi membutuhkan perkuatan modal usaha dan memperoleh informasi dari rekan-rekan Gerakan Koperasi Kredit yang berada di wilayah Kupang NTT.

“Saat itu, Kementerian Koperasi dan UKM melalui satuan kerjanya Lembaga Pengelola Dana Bergulir, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) mengadakan sosialisasi di wilayah Timor Kupang, dan Kopdit CU Lete Konda mendapatkan undangan dari Dinas Koperasi dan UKM untuk menghadiri acara tersebut. Melalui sosialisasi LPDB-KUMKM, koperasi mengetahui mengenai pinjaman murah untuk koperasi yang sumber dananya dari APBN,” jelas Kristina.

Informasi mengenai dana pinjaman bertarif rendah untuk koperasi, lanjut Kristina, mendorong Kopdit CU Lete Konda untuk mengajukan pinjaman kepada LPDB-KUMKM guna menambah modal kerja, yang kemudian dana tersebut disalurkan kepada anggota. Setelah mendapat guliran dana LPDB-KUMKM, Kopdit CU Lete Konda menjadi lebih eksis dan dikenal di wilayahnya, apalagi setelah mengetahui bahwa koperasi memiliki ketersediaan dana pinjaman yang berasal dari LPDB-KUMKM dengan menawarkan suku bunga rendah kepada anggota.

“Di sisi lain, dalam upaya meningkatkan produktivitas usaha dan mencegah terjadinya gagal bayar dari anggota, Kopdit CU Lete Konda memiliki strategi tersendiri, yakni membatasi pemberian pinjaman kepada anggota yang tidak memiliki pendapatan dan usaha tetap. Langkah ini merupakan bagian dari prinsip kehati-hatian (prudent) dengan mengawasi dan membenahi kredit-kredit yang disalurkan kepada anggota,” tutur Kristina.

Kristina melanjutkan, selain suntikan pinjaman dari LPDB-KUMKM, terdapat pula upaya pembinaan, pendidikan, dan peningkatan usaha koperasi dari pihak-pihak terkait seperti, Gerakan Koperasi Kredit Indonesia, Asuransi Pandai, Inkopdit Jakarta, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, serta Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Melalui kerja sama dengan LPDB-KUMKM dan sinergi dengan banyak pihak, harapannya dapat terus mendapat perhatian melalui perkuatan modal usaha, khususnya untuk pengembangan dan kemajuan Kopdit CU Lete Konda. Selain itu, koperasi juga berharap memperoleh perkuatan modal usaha kembali dengan aturan atau syarat yang lebih ringan guna pemberdayaan koperasi, dan anggotanya yaitu UMKM. Upaya ini bertujuan untuk menanggulangi tingginya angka kemiskinan, pengangguran, dan untuk pengembangan ekonomi nasional,” harap Kristina.

Senada dengan Kopdit CU Lete Konda, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyampaikan, LPDB-KUMKM terus menjaga kualitas pembiayaan kepada koperasi-koperasi di Indonesia. Dengan mengimbau para pelaku UMKM untuk bergabung dengan koperasi, ini merupakan langkah strategis dalam mendapatkan perkuatan permodalan dan pembiayaan yang mudah, murah, dan ramah dari LPDB-KUMKM.

“Saya mengajak seluruh insan koperasi untuk memanfaatkan dan mengakses dana bergulir LPDB-KUMKM. Koperasi yang memiliki peran sentral dalam menjembatani UMKM untuk mendapat perkuatan permodalan melalui pinjaman atau pembiayaan yang disediakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah melalui LPDB-KUMKM,” kata Supomo.

Di tahun ini, sambung Supomo, LPDB-KUMKM memfokuskan penyaluran dana bergulir ke sektor riil. Hal ini menjadi salah satu strategi LPDB-KUMKM dalam mencapai target penyaluran di tahun 2024 sebesar Rp1,85 triliun, dengan menetapkan alokasi sebesar 60 persen untuk pinjaman konvensional dan 40 persen untuk pembiayaan syariah. Dari total target penyaluran tersebut, sektor riil menjadi fokus utama dengan alokasi dana sebesar Rp600 miliar.

“Dengan fokus penyaluran ke sektor riil atau produktif, LPDB-KUMKM mendukung penuh program pemerintah, khususnya program ketahanan pangan dan pengendalian inflasi dari bahan pangan. Melalui ekosistem yang terintegrasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, maka program ketahanan pangan melalui koperasi dapat terus dibangun dan diduplikasi ke berbagai daerah dengan komoditas unggulan yang berbeda-beda,” pungkas Supomo.

Supomo berharap, melalui modal usaha yang disalurkan LPDB-KUMKM, dapat memperkuat sektor ekonomi riil di Indonesia. LPDB-KUMKM juga berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan dan perkembangan UMKM melalui penyaluran dana bergulir kepada koperasi, di samping program pendampingan kepada koperasi melalui Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM.

Program ini diharapkan mampu menjaga integritas dan kualitas layanan kepada para pelaku UMKM melalui wadah usaha koperasi, tutup Supomo. (adv)

Tags: Ekonomi NasionalKopdit CU Lete Konda NTTKoperasiLPDB-KUMKM

Berita Terkait.

Lepas-L8
Ekonomi

LEPAS E4 EV Resmi Mengaspal di Indonesia, Harga Spesial GIIAS 2026 Mulai Rp339 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:41
XL7
Ekonomi

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Tampil Lebih Gagah dengan Fitur Keselamatan Baru

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21
Rig-PDSI
Ekonomi

Pertamina Drilling Buktikan Keandalan Operasi, Sumur AMJ Maju Berproduksi 410,4 BOPD

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24
Menkop-RI
Ekonomi

Menkop: Koperasi Jadi Pilar Masa Depan Ekonomi Generasi Muda

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:02
kapal
Ekonomi

PHE Selesaikan Survei Seismik 3D di Selat Makassar Lebih Cepat dari Target

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:53
ip
Ekonomi

Bangun Ekosistem Hidrogen Nasional, PLN IP Perluas Kolaborasi Global di GHES 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:13

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3052 shares
    Share 1221 Tweet 763
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    772 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.