• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Jokowi Bantah Pernyataan Hasto, Pengamat: Publik Melihat Sebaliknya

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 5 April 2024 - 12:12
in Headline
jokowici

Jokowi. Foto: dokumen INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto terkait Joko Widodo (Jokowi) ingin merebut kursi ketua umum dari Megawati Soekarnoputri sudah terungkap jauh-jauh hari.

Pernyataan tersebut diungkapkan Pengamat Politik Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting dalam pesan suara melalui gawai, Jumat (5/4/2024).

BacaJuga:

Kematian Sutrimo Dinilai Tidak Wajar, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Penyelidikan Transparan

Ekonom Ungkap 2 Hal yang Tunjukkan Perry Warjiyo Mundur Diduga Ditekan Pemerintah

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Menurut dia, rumor tersebut tidak terbukti ketika Ganjar Pranowo mendapat dukungan dari PDIP, namun tidak di endorse oleh Presiden Jokowi. Sehingga nyaris peluang Jokowi menjadi Ketua Umum tidak ada.

Sehingga menjadikan hubungan Jokowi dan Megawati menjadi renggang. Bahkan, penetapan Ganjar Pranowo oleh PDIP oleh Megawati tidak melalui komunikasi politik dengan Jokowi.

“Masuk akal juga pernyataan Hasto, meskipun kemudian dibantah oleh Jokowi,” katanya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, di era reformasi Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memiliki kaki kuat di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun usai lengser dari kursi kepresidenan, Gus Dur berkonflik dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

“Ternyata Cak Imin lebih kuat dan menjadikan dia menjadi Ketua Umum PKB,” terangnya.

“Berbeda dengan Megawati usai lepas dari jabatan presiden tetap mengendalikan PDIP menjadi ketua umum. Sama dengan SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang 2 periode menjabat presiden tetap mengendalikan Partai Demokrat usai tidak menjabat presiden,” imbuhnya.

Tentu, lanjut dia, kondisi tersebut berbeda dengan Jokowi yang notabene-nya hanya binaan partai. Usai menjabat presiden di 2024 ini tentu berbeda dengan SBY atau Megawati.

“Dengan komplikasi hukum Jokowi dan anak-anaknya, apalagi di usia 63 tahun tugas dia masih panjang seperti IKN dan lainnya. Tentu ada 3 partai yang bisa mendukung dia, yakni PDIP, Golkar dan Gerindra,” terangnya.

“Namun Gerindra sudah dikuasai oleh Prabowo. Jadi tinggal jadi ketua umum PDIP atau Golkar. Dan pernyataan Hasto itu masuk akal,” imbuhnya.

Dengan pecah kongsi dengan PDIP, lanjut dia, Jokowi sangat kecil berpeluang menjadi ketua umum. Sehingga harapan Jokowi hanya tinggal partai Golkar.

“Apakah sesepuh Golkar mau memberi restu kepada Jokowi? Di sana ada Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, Agung Laksono dan lainnya,” katanya.

“Apalagi di pemilu 2024 Golkar “tersandera” dengan kasus Airlangga Hartarto,” imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut, menurut dia, Golkar akan meninggalkan Jokowi usai tidak menjabat lagi sebagai kepala negara. Dan tidak akan menyerahkan jabatan elit partai kepada Jokowi.

“Jadi secara politik pernyataan Hasto itu masuk akal. Di sisi lain pernyataan Jokowi kita lihat saja,” ujarnya.

“Terbukti saat ditanya maju sebagai Gubernur DKI, Jokowi mengatakan tidak, tetapi maju. Dan saat ditanya maju Capres 2014, Jokowi bilang copras capres, copras capres, faktanya logika terbalik. Dan saat ditanya anak-anak apakah akan berpolitik, Jokowi menjawab tidak. Tapi faktanya Gibran menjadi walikota Solo, Kaesang jadi Ketum PSI. Jadi publik sudah tahu pernyataan Jokowi itu dilihat sebaliknya,” imbuhnya. (nas)

Tags: hastoJokowiPengamatpublik

Berita Terkait.

Kematian Sutrimo Dinilai Tidak Wajar, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Penyelidikan Transparan
Headline

Kematian Sutrimo Dinilai Tidak Wajar, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Penyelidikan Transparan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:12
Perry
Headline

Ekonom Ungkap 2 Hal yang Tunjukkan Perry Warjiyo Mundur Diduga Ditekan Pemerintah

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:42
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Headline

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 

Senin, 27 Juli 2026 - 20:51
Perry-Warjiyo
Headline

Perry Warjiyo Mundur Saat Rupiah Tertekan, Pengamat Beber Tantangan Pengganti Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42
perryy
Headline

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:55
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3022 shares
    Share 1209 Tweet 756
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.