• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Data Pribadi Ingin Aman Saat Bersosmed, Begini Kata Akademisi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Minggu, 17 Maret 2024 - 20:09
in Nasional
medsos

Ilustrasi media sosial. Foto: dokumen INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pegiat Literasi Digital Komunitas Tular Nalar, Dedy Aswan mengatakan, hoaks adalah informasi yang tidak benar tapi dibuat seolah-olah benar. Ada tiga jenis hoaks, di antaranya misinformasi yaitu berita yang salah, tetapi karena diyakini benar, maka ikut menyebarkan.

“Ada malinformasi yakni informasinya benar, tapi memuat opini negatif,” terang Dedy Aswan dalam keterangan, Minggu (17/3/2024).

BacaJuga:

Ini Cara Atasi Anak Tantrum saat Dilarang Pakai Gawai

Lembaga Riset: Industri Padat Karya Masih Butuh Perhatian Khusus

Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

Lalu, menurut Dosen Universitas Negeri Makassar ini, ada hoaks disinformasi. Yakni informasi yang salah dan dengan sadar masyarakat ikut menyebarkannya.

“Ada beberapa cara agar hoaks dapat bekerja. Ini dibedakan menurut tujuan hoaks itu dibuat,” katanya.

Ia menambahkan, ada beberapa cara hoaks bekerja. Ada kacau isi dimana judulnya tidak sama dengan isinya beritanya. Lalu ada kacau diri, yaitu isi beritanya menyerang sosok tertentu.

“Ada kacau emosi, dimana muatan beritanya sangat memantik emosi pembaca,” ujarnya.

Untuk menjaga data pribadi, masih ujar Dedy, ada beberapa tips, di antaranya jangan overshare atau terlalu membagi data pribadi. Lalu hidupkan pengaturan privasi di sosial media (Sosmed) masing-masing dan setting ke mode private.

“Jangan lupa logout akun kita ketika menggunakan komputer publik, seperti di kantor atau warnet,” ujarnya.

“Dan jangan kita memasukkan data pribadi di web yang tidak jelas,” imbuhnya.

Sementara itu, Mentor Inkubator Bisnis Maleo Techno Center, Andi Rizki Hardiansyah menuturkan, untuk mendampingi anak di dunia digital ada beberapa langkah. Di antaranya mengaktifkan Google safe search-nya, agar ketika anak melakukan pencarian di Google yang muncul hanya hal-hal yang relevan.

“Lalu, aktifkan mode terbatas di Youtube, sehingga video yang muncul adalah yang aman-aman. Apabila anaknya masih balita kita bisa manfaatkan Youtube kids karena kontennya khusus
anak-anak,” ujarnya.

“Dan yang terakhir ada aplikasi parental control, saya sarankan pakai fitur Google family link, jadi kita punya akses penuh terhadap hp anak kita,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, tools yang ada di internet dalam pendampingan anak hanya berfungsi membantu orang tua dan bukan menggantikan peran orang tua dalam mendampingi anak dalam beraktivitas di dunia digital.

“Pada akhirnya aplikasi-aplikasi tersebut hanya membantu pendampingan anak di dunia digital, tetapi tidak bisa menggantikan peran orang tua dalam mendampingi anak di dunia digital,” ujarnya. (nas)

Tags: akademisidata pribadiDunia Digitalmedia sosialsosial mediasosmed

Berita Terkait.

ilustrasi gawai
Nasional

Ini Cara Atasi Anak Tantrum saat Dilarang Pakai Gawai

Senin, 30 Maret 2026 - 01:11
riset
Nasional

Lembaga Riset: Industri Padat Karya Masih Butuh Perhatian Khusus

Senin, 30 Maret 2026 - 00:30
uang
Nasional

Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:13
tunas
Nasional

PP Tunas Jadi Tameng Ortu dalam Lindungi Anak dari Bahaya Dunia Maya

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:11
bowo
Nasional

Bertolak ke Jepang, Presiden Prabowo akan Bertemu Kaisar Naruhito

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:02
sppg
Nasional

Hensa Sentil Fenomena SPPG: Fokus Gizi, Bukan Gaya Hidup

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Terungkap, Ini Penyebab Mohamed Salah Umumkan Hengkang dari Liverpool Lebih Cepat

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.