• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Keputihan Abnormal Pada Wanita, Ini Penyebabnya

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 24 Februari 2024 - 04:04
in Gaya Hidup
keputihan

Pakar obstetri dan ginekologi di RSUD Tanjung Priok dr. Jimmy Panji Wirawan SpOG dalam seminar daring oleh RSUD Tanjung Priok, Jumat (23/2/2024). Foto : Antara/Lia Wanadriani Santosa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar obstetri dan ginekologi di RSUD Tanjung Priok dr. Jimmy Panji Wirawan SpOG menyebutkan, penyebab keputihan tak normal pada wanita berdasarkan warna seperti abu-abu karena pertumbuhan bakteri yang tak normal.

“Pertumbuhan bakteri yang tak normal kemudian bisa menyebabkan vaginosis bakterialis yakni suatu infeksi pada saluran yang menghubungkan rahim dan leher rahim ke luar tubuh atau sering disebut vagina,” kata Jimmy dalam seminar daring di Jakarta, Jumat (23/2/2024).

BacaJuga:

I.O.I Rilis MV “Suddenly”, Tandai Reuni Emosional untuk Perayaan 10 Tahun Debut

Pemotretan Berani Jennie BLACKPINK di DAZED Korea Tuai Sorotan Publik

Kim Chaewon Hiatus Sementara, LE SSERAFIM Tetap Lanjutkan Aktivitas Grup

Ia menjelaskan, vagina itu ada kumannya dan jika cukup serat maka biasanya tidak akan membuat keputihan.

“Kalau seratnya kurang, lebih gampang terjadi keputihan, lebih mudah terjadi pertumbuhan abnormal bakteri yang ada vagina, itu yang menyebabkan vaginosis bakterialis,” katanya.

Keputihan, imbuh dia, sebenarnya normal dijumpai pada wanita, berupa cairan yang dikeluarkan vagina dan mulut rahim atau serviks, berwrna jernih, tidak menyebabkan gatal dan mengeluarkan bau.

Biasanya kondisi itu, lanjut dia, terjadi menjelang masa subur seorang wanita dan saat seorang wanita hamil.

Namun, tegasnya, sejumlah hal bisa menyebabkan keputihan menjadi tidak normal dan salah satunya infeksi bakteri tertentu sehingga menyebabkan vaginosis bakterialis.

Karenanya, kata dia, tanda suatu keputihan bisa dikatakan tak normal atau abnormal salah satunya dari warna.

“Kalau warnanya jernih, biasanya keputihan yang normal. Kadang-kadang mau mendekati masa subur, bisa terjadi keputihan,” katanya.

Warna Lain

Selain abu-abu, warna keputihan juga bisa menjadi merah muda.

Menurut Jimmy, ini biasanya karena ada perdarahan di leher rahim dan iritasi seperti yang dialami wanita menopause.

Warna lainnya yang juga bisa menunjukkan suatu keputihan abnormal yakni merah.

Warna merah bisa menandakan adanya infeksi serviks, keganasan dan polip serviks yakni pertumbuhan jaringan dalam ukuran kecil dan tidak teratur dalam serviks.

“Kalau keputihannya kuning atau kehijauan, biasanya merupakan infeksi dan infeksi yang paling sering infeksi menular seksual. Kalau seperti susu apalagi gatal, biasanya karena infeksi jamur,” kata Jimmy dikutip Antara.

Data Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat menyebutkan, keputihan yang tidak normal paling sering disebabkan oleh infeksi.

Lalu, sebanyak 70 persen dari semua penyebab, berhubungan dengan vaginosis bakterial, infeksi jamur vagina dan infeksi menular seksual. (aro)

Tags: kesehatanpenyakit

Berita Terkait.

ioi
Gaya Hidup

I.O.I Rilis MV “Suddenly”, Tandai Reuni Emosional untuk Perayaan 10 Tahun Debut

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:40
jenny
Gaya Hidup

Pemotretan Berani Jennie BLACKPINK di DAZED Korea Tuai Sorotan Publik

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:20
kim
Gaya Hidup

Kim Chaewon Hiatus Sementara, LE SSERAFIM Tetap Lanjutkan Aktivitas Grup

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:30
BYD
Gaya Hidup

Teknologi Dual Mode BYD Hadir di Indonesia, Menjawab Kebutuhan Mobilitas Harian yang Efisien

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:09
Dukung  Asta Cita, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia
Gaya Hidup

MEIRIAH Hadir di AHASS Jakarta – Tangerang, Servis Motor Matic Honda Makin Menguntungkan

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:08
Maeng-Seung-Ji
Gaya Hidup

Komedian Maeng Seung Ji Tuai Pujian Usai Pamer Pesona Liburan di Jeju

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:39

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2822 shares
    Share 1129 Tweet 706
  • Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jaksel dan Jaktim

    1190 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • IPA Convex 2026, Momentum Besar Industri Migas Menjawab Ancaman Krisis Energi

    827 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.