• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jamintel: Penegakan Hukum Dipengaruhi Profesionalitas dan Tata Kelola

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 21 Februari 2024 - 19:18
in Nasional
Pembukaan pelatihan Satuan Tugas Intelijen Reformasi Inovasi (Satgas SIRI) di Badiklat Kejaksaan Agung. Foto: Kejaksaan Agung

Pembukaan pelatihan Satuan Tugas Intelijen Reformasi Inovasi (Satgas SIRI) di Badiklat Kejaksaan Agung. Foto: Kejaksaan Agung

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kejaksaan Republik Indonesia Tony Spontana membuka pelatihan Satuan Tugas Intelijen Reformasi Inovasi (Satgas SIRI) di Badiklat Kejaksaan Agung. Diharapkan melalui pelatihan ini para peserta mendapatkan pengetahuan untuk menunjang pekerjaan dibidang intelijen.

“Perkembangan ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Untuk itu, dibutuhkan deteksi dini (early warning) dan peringatan dini terhadap berbagai bentuk ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) termasuk bagi aparatur Intelijen Penegakan Hukum yang dimiliki Kejaksaan Agung,” katanya, seperti dikutip, Rabu (21/2/2024).

BacaJuga:

KKP Perkuat Kolaborasi Global Lindungi Laut lewat Living High Seas Partnership

Genjot Wirausaha Muda, Kunci Strategis Indonesia Hadapi Ledakan Demografi

KemenPANRB Terapkan Skema Kerja Fleksibel, Fokus pada Capaian Kinerja ASN

Tony menjelaskan, teknologi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan manusia. Seluruh sektor kehidupan baik swasta maupun pemerintah suka tidak suka harus beradaptasi, pun demikian dengan kegiatan intelijen. Era Society 5.0 muncul sebagai resolusi terhadap hubungan manusia dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Dia menambahkan, dalam pelatihan Satgas SIRI ini para peserta akan mendapatkan tambahan pengetahuan seperti manajemen risiko, penggunaan teknologi penunjang kinerja intelijen dan pelabagai pengetahuan lainnya.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani dalam arahannya kepada para peserta menyebut, pelatihan ini bertujuan untuk mengubah cara berpikir (mindset), budaya kerja (culture set) dan perilaku (behaviour) sebagai aparat Intelijen Kejaksaan dengan menitikberatkan pelaksanaan fungsi intelijen pada penegakan hukum untuk tindakan preventif.

“Peran intelijen penegakan hukum sangat penting dalam mencegah dan menghentikan upaya yang berpotensi menggangu, mengancam, menghambat, serta menantang keselamatan negara,” jelas Reda.

Menurutnya, peran intelijen dapat dilaksanakan melalui upaya mencari, mengolah, dan menyajikan data dan informasi intelijen yang cepat (velox) dan akurat (exactus) sebagai dasar pengambilan keputusan strategis bidang penegakan hukum. Akurasi dan kecepatan tersebut sangat relevan dengan tinjauan filosofis intelijen yang memiliki sifat “deteksi dini”, hasilnya berupa “peringatan dini”, dan tindaklanjutnya berupa “pencegahan dini”.

Apalagi, ucap Reda, personel intelijen kejaksaan merupakan indera negara (mata telinga negara).

“Efektivitas peran intelijen penegakan hukum dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu profesionalitas personil intelijen serta kualitas tata kelola data dan informasi intelijen,” ucapnya.

Melalui Diklat ini, diharapkan sumber daya intelijen Satgas Siri memenuhi kualifikasi dasar tertentu, bertalenta atau kerkarakter intelijen, selain kualifikasi tersebut.

“SDM Satgas Siri juga wajib memegang teguh nilai dasar meliputi, skill, responsif, simpatik dan kreatif,” tutup Reda. (rmn)

Tags: Jamintelkejaksaan agungPenegakan HukumTata Kelola

Berita Terkait.

Miftahul-Huda
Nasional

KKP Perkuat Kolaborasi Global Lindungi Laut lewat Living High Seas Partnership

Selasa, 7 April 2026 - 12:43
Helvi-Moraza
Nasional

Genjot Wirausaha Muda, Kunci Strategis Indonesia Hadapi Ledakan Demografi

Selasa, 7 April 2026 - 08:59
Rini
Nasional

KemenPANRB Terapkan Skema Kerja Fleksibel, Fokus pada Capaian Kinerja ASN

Selasa, 7 April 2026 - 08:49
Purbaya
Nasional

Menuju Pertumbuhan Tinggi, Pemerintah Bereskan ‘Sumbatan’ Dunia Usaha

Selasa, 7 April 2026 - 08:39
abdul
Nasional

Mendikdasmen: PAUD Jadi Modal Dasar Penanaman Rasa Percaya Diri pada Anak

Selasa, 7 April 2026 - 04:40
siswa
Nasional

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN dan TKA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1113 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    741 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    737 shares
    Share 295 Tweet 184
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.