• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kampus Diminta Bikin Video Apresiasi Jokowi, Ini Kata Pengamat

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 8 Februari 2024 - 15:27
in Headline
Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata. (Ist)

Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) Syarif Hidayatullah Jakarta, A Bakir Ihsan berpandangan, dugaan permintaan pimpinan kampus membuat video apresiasi kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggambarkan corak kekuasaan sewenang-wenang.

“Selain kepanikan, juga mengarah pada otoritarianisme,” kritik Bakir melalui gawai, Jakarta, Kamis (8/2/2024).

BacaJuga:

Serukan Gencatan Senjata, Paus Leo Sebut Perang Timur Tengah Skandal Dunia

Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS

Macet Parah 8 Km, Jalur Bandung–Cianjur Diberlakukan “One Way”

Otoritarianisme biasa disebut bentuk pemerintahan yang bercirikan penekanan kekuasaan hanya pada negara atau pribadi tertentu, tanpa melihat derajat kebebasan individu. Paham politik tersebut tentu bertentangan dengan demokrasi.

“Bila dibiarkan atau kekuasaannya dilanjutkan, maka represivitas akan berlanjut dan bisa berujung pada matinya demokrasi karena berbeda tak lagi mendapatkan tempat,” kritik Bakir.

Pengamat politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin mengkritik dugaan polisi meminta pimpinan kampus membuat video apresiasi kinerja Presiden Jokowi. Seharusnya aparat lebih peka terhadap situasi demokrasi yang dianggap mengalami kemunduran.

“Polisi harus juga bisa memahami kebatinan dari para rektor,” ucap Ujang secara terpisah melalui gawai.

Video permintaan muja-muji kinerja pemerintahan sempat ditujukan kepada Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Kota Semarang, Ferdinandus Hindarto. Dia diminta seseorang mengaku polisi membuat testimoni video mengapresiasi kinerja Jokowi.

Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata mengonfirmasi hal tersebut. Ia tak menjelaskan kronologi adanya permintaan video tersebut.

“Benar (ada permintaan video apresiasi kinerja Jokowi),” singkat Djoko saat dikonfirmasi terpisah lewat gawai, Jakarta, Rabu (7/2/2024). Diketahui seseorang mengaku aparat itu menghubungi Hindarto sejak Jumat (2/2/2024) hingga Selasa (6/2/2024) siang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menyatakan, ajakan membuat video untuk mewujudkan situasi kondusif, khususnya berkaitan Pemilu 2024. Salah satunya, cooling system melalui pernyataan tokoh berpengaruh.

“Yang ingin kami sampaikan bahwa ajakan-ajakan ini adalah ajakan untuk menciptakan situasi damai menciptakan situasi kondusif di Kota Semarang, tidak lain dari itu,” jelas Irwan baru-baru ini. (dan)

Tags: Jokowipengamat politikpolisiRektorVideo Apresiasi Jokowi

Berita Terkait.

Serukan Gencatan Senjata, Paus Leo Sebut Perang Timur Tengah Skandal Dunia
Headline

Serukan Gencatan Senjata, Paus Leo Sebut Perang Timur Tengah Skandal Dunia

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:32
Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS
Headline

Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:43
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Headline

Macet Parah 8 Km, Jalur Bandung–Cianjur Diberlakukan “One Way”

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:32
Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari
Headline

Perjanjian Dagang RI-AS, Prabowo Tegaskan Tidak akan Korbankan Negara

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:10
Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach
Headline

Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:05
Momen Idulfitri Desta dan Natasha Rizky: Harmonis Bersama Anak
Headline

Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Dewas KPK Didesak Usut Dugaan Pelanggaran Etik

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:33

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.