• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bersama Prabowo-Gibran, REPNAS Indonesia Maju Siap Cetak 2 Juta Pengusaha Baru

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 3 Desember 2023 - 21:45
in Nasional
REPNAS-co

Ratusan pengusaha muda meluncurkan Program Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional untuk Prabowo-Gibran untuk mencetak 2 juta pengusaha baru dan 10 juta lapangan pekerjaan di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (3/12/2023). (foto : dil/indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pengusaha yang tergabung dalam Relawan Pengusaha Muda Nasional (REPNAS) Indonesia Maju siap mencetak 2 juta pengusaha dan 10 juta lapangan pekerjaan baru bersama Prabowo-Gibran.

Ketua Umum REPNAS Indonesia Maju, Anggawira mengatakan, untuk itu, para pengusaha yang ada sekarang harus fokus memenangkan Prabowo-Gibran.

BacaJuga:

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

“Kita terus bekerja bersama-sama untuk memenangkan Prabowo-Gibran. Mencetak 2 juta pengusaha baru, dan 10 juta lapangan kerja bersama Prabowo-Gibran,” katanya, dalam acara Peluncuran Program Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional untuk Prabowo-Gibran di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (3/12/2023).

Sebab, lanjut Anggawira, pembangunan Indonesia tidak akan berjalan lancar jika jumlah pengusaha di Indonesia masih sedikit. “Program kita fokus untuk bagaimana meningkatkan jumlah pengusaha,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan itu pendiri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Abdul Latief. Menteri Tenaga Kerja era Orde Baru ini menekankan, untuk mencapai Indonesia Emas di 2045, maka 38 juta pengusaha nasional harus mampu diciptakan “Atau 14 persen dari jumlah penduduk Indonesia harus jadi pengusaha kalau negeri ini mau menjadi negara yang makmur,” ucapnya.

Untuk dapat mencetak banyak pengusaha, lanjut Abdul, Indonesia butuh kepemimpinan yang mampu membawa stabilitas politik dan ekonomi. Sosok pemimpin itu menurutnya, ada pada Prabowo-Gibran.

“Orde baru aja 32 tahun pembangunan belum selesai. Jangan mau kita diadu-domba. Jangan kita mau ribut, duduk berunding. Membangun tidak bisa ribut-ribut, membangun duduk bersama, ajak berunding kawan kita, ayo kita bangun,” tandas Abdul Latief.

Sementara, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Erwin Aksa yang turut hadir dalam acara ini menegaskan, untuk mencapai Indonesia Emas 2045, Indonesia harus mengembangkan ekonomi berbasis Pancasila.

Ekonomi Pancasila, dikatakannya, dapat dijalankan dengan mencetak banyak pengusaha kelas menengah (middle class). “Karena kita ingin menyeimbangkan ekonomi kapitalis dan sosialis. Jadi harus digabung. Jamsostek, BPJS, ini adalah program-program ekonomi Pancasila, program ekonomi tengah. Menggabungkan ekonomi kapitalis dan sosialis,” kata Erwin.

Lebih lanjut, politisi Golkar ini menjelaskan, agar dapat menjalankan ekonomi Pancasila, Indonesia pun butuh pemimpin yang tegas. “Kita butuh pemimpin yang tegas untuk membawa keadilan, membuka lapangan kerja di Indonesia,” ujar Erwin.

“Kita butuh teknologi, kita butuh hilirisasi agar supaya lapangan pekerjaan ada. Untuk itu kita butuh pemimpin yang tegas,” pungkas Erwin menambahkan. (dil)

Tags: Indonesia MajuPrabowo - GibranREPNAS

Berita Terkait.

Diskusi
Nasional

KPK Pasca-Revisi: Antara Kekuasaan dan Kehilangan Gigi

Jumat, 17 April 2026 - 21:34
Peluncuran-Buku
Nasional

Laporan Reformasi Polri Tunggu Prabowo Pulang dari Rusia, Jimly Sebut Banyak Poin Penting

Jumat, 17 April 2026 - 20:23
Outlook
Nasional

21 Tahun Institut Kemandirian Dompet Dhuafa Sudah Luluskan 9 Ribu Penerima Manfaat Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 18:41
Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM
Nasional

Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM

Jumat, 17 April 2026 - 14:05
Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Nasional

Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal

Jumat, 17 April 2026 - 12:36
KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03
Nasional

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Jumat, 17 April 2026 - 10:03

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.