• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ciptakan Iklim Kemudahan Berusaha, Kementan Luncurkan Aplikasi Perizinan Pertanian

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 16 November 2023 - 22:55
in Ekonomi
Prihasto-Setyanto

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto memegang durian beku asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang siap diekspor ke Thailand pada gelaran festival durian di Parigi Moutong, Rabu (5/7/2023). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) RI meluncurkan aplikasi perizinan pertanian pada gelaran 1st Agri-Investment Forum and Expo (AIFE) 2023 di Mojokerto, Jawa Timur, sebagai upaya menciptakan iklim kemudahan berusaha di sektor pertanian.

“Kami terus berupaya menarik minat para investor untuk melakukan investasi di sektor pertanian dengan kemudahan berusaha. Kami berharap tingkat Ease of Doing Business (EoDB) di Indonesia dapat meningkat dengan kontribusi dari sektor pertanian,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementan Prihasto Setyanto saat membuka kegiatan secara daring seperti dikutip Antara, di Jakarta, Kamis (16/11/2023).

BacaJuga:

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Lima Strategi Wajib Investor di Bear Market

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Prihasto menyampaikan bahwa aplikasi tersebut akan menjadi pintu masuk pelayanan perizinan di Kementan yang akan memudahkan para pelaku usaha dalam memproses perizinan serta sudah terintegrasi dengan OSS, INSW dan aplikasi-aplikasi di Kementan.

Kementan sesuai komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, lanjutnya, senantiasa meningkatkan kemudahan usaha bagi investor pertanian.

Berdasarkan survei terakhir Bank Dunia dalam mengurutkan peringkat negara-negara berdasarkan tingkat kemudahan berusahanya atau EoDB, Indonesia berada pada peringkat 72.

Melalui peluncuran aplikasi dan juga forum diskusi 1st AIFE, Kementan berharap para pemangku kepentingan pertanian dapat menyatukan ide, pengalaman dan upaya guna menciptakan langkah-langkah konkret dalam akselerasi pelayanan perizinan dan investasi pertanian.

“Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan kemudahan berusaha. Pemangku kepentingan yang terlibat harus bersatu padu, saling mendukung, dan bekerja bersama-sama demi menciptakan lingkungan investasi yang kondusif di sektor pertanian,” tuturnya.

Lebih lanjut Prihasto menuturkan bahwa Investasi sektor pertanian terus meningkat. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), kinerja investasi sektor selama tahun 2014-2022 melalui Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tumbuh rata-rata sebesar 17,3 persen per tahun sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tumbuh 7,1 persen per tahun.

Kinerja investasi itu menunjukkan bahwa sektor pertanian mempunyai peluang yang besar dalam meningkatkan investasi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan adanya potensi dan peluang investasi pertanian yang merata hampir di setiap provinsi, serta komoditas-komoditas yang belum termanfaatkan dengan baik, membuka peluang yang luas untuk pertanian semakin dapat dilirik oleh investor,” ucap dia. (dam)

Tags: AIFE 2023aplikasi perizinan pertanianJawa timurKementan RIMojokerto

Berita Terkait.

Anugerah
Ekonomi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 21:43
Bear-Market
Ekonomi

Lima Strategi Wajib Investor di Bear Market

Jumat, 10 April 2026 - 21:33
Edukasi
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Jumat, 10 April 2026 - 18:30
MRO
Ekonomi

GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korea Selatan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00
Kapal-Nelayan
Ekonomi

Ambisi Hijau vs Realitas Lapangan: Jalan Terjal Transisi Energi Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 16:38
btn
Ekonomi

BTN Perkuat Peran, 6 Juta KPR Jadi Fondasi Ekonomi dan Sosial

Jumat, 10 April 2026 - 14:58

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.