• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Gagal Total di Asian Games, Sistem Kepelatihan di PBSI Minta Dibenahi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 30 Oktober 2023 - 05:33
in Olahraga
Pebulu tangkis legenda Indonesia Joko Suprianto dalam Konferensi Pers Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023 di Jakarta, Minggu (29/10). Foto: ANTARA

Pebulu tangkis legenda Indonesia Joko Suprianto dalam Konferensi Pers Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023 di Jakarta, Minggu (29/10). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pebulu tangkis legenda Indonesia Joko Suprianto mengatakan ada sistem kepelatihan dalam Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang harus dibenahi dengan segera untuk mengembalikan kejayaan Indonesia di cabang olah raga tersebut.

“Ada yang perlu dibenahi dengan cepat. Tidak boleh hanya evaluasi. Kalau prestasi kita memang sekarang ini mengalami penurunan, artinya ada sistem kepelatihan yang harus dibenahi,” kata Joko dalam Konferensi Pers Kasad Cup Badminton Exhibition Match 2023 di Jakarta, Minggu (29/10).

BacaJuga:

Jadwal Super League Pekan 28: Persib, Borneo dan Persija Main Tandang

Semifinalis Liga Champions Lengkap: Bayern Tantang PSG, Arsenal Jumpa Atletico

Momentum HUT PSSI, Erick Thohir: Kritik Diperlukan, tapi Bukan untuk Bully Pemain

Pernyataan Joko tersebut menanggapi soal kegagalan Timnas Bulu Tangkis Indonesia untuk membawa pulang medali di Asian Games 2022 Hangzhou.

Menurut Joko yang juga pernah menjabat sebagai pelatih timnas bulu tangkis Tanah Air, hasil dari pelatihan akan tercermin di kejuaraan atau turnamen yang diikuti oleh para atlet.

“Dari hasil pelatihan pasti tercermin di kejuaraan atau turnamen yang kita ikuti. Enam bulan terakhir ini kita mengalami penurunan. Berarti yang menjadi perhatian kita adalah bagaimana caranya kita menyuarakan untuk pergantian kepengurusan maupun ketua umum,” ujarnya.

Ia mengaku para mantan pemain timnas bulu tangkis tidak memiliki hak suara terkait pergantian kepengurusan PBSI, sehingga ia meminta pihak-pihak Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI, seperti Ketua Umum Pengprov Bali I Wayan Winurjaya dan Ketua Umum Pengprov Sulawesi Selatan Devo Khaddafi, untuk terus aktif mendorong adanya perubahan.

Dengan adanya evaluasi seperti usulan pembenahan, Joko berharap kejayaan bulu tangkis Indonesia yang diidam-idamkan masyarakat bisa kembali bangkit.

Cabang olahraga bulu tangkis, yang sebelumnya ditargetkan menyumbang tiga medali emas, mengalami kegagalan total di Asian Games 2022 karena tak satu pun medali bisa diraih Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan di pesta olahraga multievent antar negara Asia tersebut.

Kegagalan para atlet bulu tangkis itu menjadi salah satu penyebab Kontingen Indonesia Indonesia gagal memenuhi target meraup 12 medali emas. Kontingen Merah Putih menutup Asian Games 2022 Hangzhou di peringkat 13 klasemen akhir dengan raihan 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

Kegagalan total tim bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2022 ditandai dengan tak ada satu pun wakil Indonesia yang mampu lolos ke semi final.

Anthony Sinisuka Ginting dihentikan oleh Li Shi Feng pada babak perempat final. Bahkan, Jonatan Christie gagal mempertahankan emas setelah kalah di babak pertama dari wakil Chinese Taipei Chou Tien Chien.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga kurang tampil lepas di perempat final melawan wakil Chinese Taipei Lee Yang/Wang Chi-Lin.

Gregoria Mariska Tunjung menjadi wakil terakhir Indonesia yang gugur setelah harus mengakui ketangguhan wakil Jepang Aya Ohori di perempat final. (bro)

Tags: Asian Gamesbuli tangkisPBSI

Berita Terkait.

bri
Olahraga

Jadwal Super League Pekan 28: Persib, Borneo dan Persija Main Tandang

Kamis, 16 April 2026 - 20:26
Luis-Diaz
Olahraga

Semifinalis Liga Champions Lengkap: Bayern Tantang PSG, Arsenal Jumpa Atletico

Kamis, 16 April 2026 - 08:47
et
Olahraga

Momentum HUT PSSI, Erick Thohir: Kritik Diperlukan, tapi Bukan untuk Bully Pemain

Rabu, 15 April 2026 - 19:09
thomas
Olahraga

Tim Thomas-Uber Indonesia Dilepas ke Denmark, PBSI Ungkap Pesan dan Harapan

Rabu, 15 April 2026 - 18:38
noc
Olahraga

Game Changer Award Hadir, NOC Indonesia Tegaskan Apresiasi untuk Semua Peran

Rabu, 15 April 2026 - 14:24
Arsenal vs Sporting CP: Arteta dan Mimpi Besar yang Menantang Sejarah The Gunners
Olahraga

Arsenal vs Sporting CP: Arteta dan Mimpi Besar yang Menantang Sejarah The Gunners

Rabu, 15 April 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2523 shares
    Share 1009 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.