• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ini Tiga Langkah Kemendikbudristek Tekan Angka Kekerasan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 20 Oktober 2023 - 06:33
in Nasional
Rusprita-Putri-Utami

Kepala Puspeka, Rusprita Putri Utami di sela Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penguatan Karakter bersama ekosistem pendidikan di wilayah Jawa Timur di Surabaya, Kamis (19/10), seperti dikutip dari Antara.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencetuskan tiga langkah strategis untuk menekan angka kekerasan di lingkungan pendidikan.

“Langkah pertama dengan memperkuat pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di berbagai wilayah dan satuan pendidikan,” kata Kepala Puspeka, Rusprita Putri Utami di sela Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Penguatan Karakter bersama ekosistem pendidikan di wilayah Jawa Timur di Surabaya, Kamis (19/10), seperti dikutip dari Antara.

BacaJuga:

Zero Blunder Harga Mati, Pengamat Ingatkan Prabowo Soal Persepsi Publik

Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

Prita mengatakan TPPK di Jawa Timur masih lemah. Karena dari jumlah total 67.335 satuan pendidikan di Jatim, hanya 1,51 persen lembaga yang telah membentuk TPPK.

Untuk menaikkan persentase ini, tambah Prita, Puspeka akan melakukan sosialisasi secara masif.

“Kegiatan ini mensosialisasikan tim pencegahan kekerasan membantu peran dan tugas dalam satuan pendidikan. Karena TPPK tidak hanya melibatkan peran guru tapi juga sekolah, komite dan wali murid,” ujarnya.

Selain itu TPPK di satuan pendidikan juga harus merekomendasikan ke kepala sekolah terkait program dan kegiatan untuk pencegahan kekerasan.

Langkah strategis kedua yaitu melakukan Intervensi melalui kampanye publik terkait kekerasan. Sedangkan langkah ketiga adalah menggagas program roots anti perundungan. Program tersebut telah berjalan sejak tahun 2021 dan berkolaborasi dengan Unicef.

“Program ini sudah diintervensi oleh 10.708 lembaga dan menghasilkan 51.370 lebih agen perubahan. Di mana dalam hal ini menempatkan siswa menjadi champion untuk menebarkan nilai positif dan kebaikan untuk teman sebaya,” ujarnya.

“Namun tentu mereka juga membutuhkan pendampingan dari fasilitator yang mana ini menyasar para guru. Setidaknya sudah ada 20.101 fasilitator yang sudah kami latih,” tambah dia.

Di tahun 2023 ini, Puspeka menargetkan 2.750 satuan pendidikan dari jenjang SMP, SMA dan SMK untuk melakukan bimbingan teknis secara luring dan daring.

Untuk diketahui, kasus kekerasan di dunia pendidikan setiap tahunnya bertambah. Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2022, tercatat ada 2.133 kasus dengan kategori kejahatan seksual pada anak, anak korban kekerasan fisik dan psikis serta kasus korban pornografi dan cyber crime.

Sementara data lain dari Asesmen Nasional Kemendikbudristek tahun 2023 ada 34.51 persen berpotensi mengalami kekerasan seksual. Kemudian 26.9 persen peserta didik berpotensi mengalami kekerasan fisik dan 36.31 peserta didik di mengalami perundungan. (mg2)

Tags: kekerasankemendikbudristeklingkungan pendidikan

Berita Terkait.

Prabowo
Nasional

Zero Blunder Harga Mati, Pengamat Ingatkan Prabowo Soal Persepsi Publik

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:23
GT-Kalikangkung
Nasional

Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Pemerintah Siapkan Strategi Ini

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:01
Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%
Nasional

Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

Kamis, 26 Maret 2026 - 05:53
Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%
Nasional

Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

Rabu, 25 Maret 2026 - 23:34
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Nasional

Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:21
Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit
Nasional

Transparansi Sistemik Jadi Kunci dalam Penguatan Akuntabilitas Audit

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:07

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    740 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.