• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Indonesia dan Jepang Punya Banyak Peluang Kerja Sama di Bidang Farmalkes

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 7 Oktober 2023 - 10:30
in Internasional
farmakes

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama antara PT Graha Tekno Medika (GTM) dengan PT Horiba Indonesia ditandatangani dalam Forum Bisnis Farmasi dan Alat Kesehatan Indonesia- Jepang yang kedua di Osaka, Jepang, Kamis (5/10/2023).(ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia dan Jepang memiliki banyak potensi dan peluang kerja sama dalam bidang farmasi dan alat kesehatan (farmalkes) yang dapat dijajaki, menurut Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi.

“Nilai industri farmasi dan alat kesehatan Indonesia diprediksi mencapai lebih dari USD 6 miliar pada tahun 2026, sedangkan nilai pasar farmalkes Jepang yang bisa diakses akan mencapai USD 70 miliar,” kata Heri dalam keterangan tertulis KJRI Osaka yang diterima di Jakarta, Jumat (6/10).

BacaJuga:

Pelayanan Publik Indonesia Tuai Pengakuan Dunia, Menteri PANRB Tekankan Keberlanjutan Inovasi

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Heri menyampaikan gambaran itu dalam acara pembukaan Forum Bisnis Farmasi dan Alat Kesehatan Indonesia-Jepang yang kedua (the 2nd Indonesia-Japan Pharmaceutical Medical Devices Business Forum/PMDBF II) yang diselenggarakan di Osaka, Jepang, Kamis (5/10).

Sebagai salah satu hasil penting dari forum bisnis tersebut, nota kesepahaman (MoU) kerja sama ditandatangani oleh PT Graha Tekno Medika (GTM) dan PT Horiba Indonesia.

“Kegiatan PMDBF sangat bermanfaat menghubungkan mitra antara kedua negara. MoU yang ditandatangani hari ini tidak terlepas dari keikutsertaan kami pada bisnis forum yang pertama,” kata Marketing Manager PT Horiba Indonesia Junpei Hashimoto, Sabtu (7/10), seperti dikutip dari Antara.

Kesepakatan tersebut akan menjembatani terjalinnya kemitraan dalam memproduksi alat analisis hematologi pada fasilitas manufaktur GTM di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia sedang melakukan transformasi kesehatan nasional yaitu dengan meningkatkan ketahanan di sektor farmasi dan alat kesehatan.

“Kementerian Kesehatan RI terus mendukung industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri untuk meningkatkan kemampuan di bidang penelitian dan pengembangan serta kapasitas produksi melalui kerja sama bilateral, regional, dan multilateral,” kata Dante.

Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus meningkatkan ketahanan sistem kesehatan nasional dengan mengakselerasi kemajuan teknologi dan penerapannya dalam bidang farmalkes.

“Pemerintah Indonesia telah menerapkan kebijakan dan insentif yang menciptakan lingkungan yang menarik bagi investasi di industri farmasi dan peralatan medis. Langkah ini sangat penting tidak hanya untuk pertumbuhan ekonomi tetapi juga meningkatkan akses layanan kesehatan,” kata Agus.

PMDBF kedua diadakan oleh perwakilan RI di Jepang, yaitu KBRI Tokyo, KJRI Osaka, IIPC Tokyo, dan ITPC Osaka bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Investasi/BKPM, Kementerian Perdagangan dan KADIN Indonesia.

Forum tersebut, yang diselenggarakan secara luring dan daring, dihadiri oleh 250 peserta dari kalangan perusahaan dan pelaku bisnis farmalkes Indonesia dan Jepang. (mg2)

Tags: Bidang FarmalkesindonesiaJepangkerja sama

Berita Terkait.

Rini
Internasional

Pelayanan Publik Indonesia Tuai Pengakuan Dunia, Menteri PANRB Tekankan Keberlanjutan Inovasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:46
iran
Internasional

Timur Tengah Membara Lagi! AS-Iran Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:11
Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis
Internasional

Drama Penyanderaan 4 WNI di Somalia, DPR Pastikan Pemerintah Siapkan Langkah Berlapis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:17
DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1727 shares
    Share 691 Tweet 432
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1695 shares
    Share 678 Tweet 424
  • Hasil Piala Dunia 2026: Kalah Telak dari Prancis, Pelatih Norwegia Sengaja Simpan 10 Pemain Andalan

    1643 shares
    Share 657 Tweet 411
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
Konsep Otomatis
Olahraga

Singkirkan Belanda, Mazraoui Tegaskan Maroko Layak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026

Editor Dilianto
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:17

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Maroko Noussair Mazraoui menegaskan, bahwa timnya bukan lagi sekadar tim kejutan di Piala Dunia 2026, melainkan...

SelengkapnyaDetails
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Koeman Ogah Bahas Masa Depannya Usai Belanda Tersingkir di Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:52
Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Jadwal 32 Besar Piala Dunia: Norwegia, Prancis dan Meksiko Main, Lawannya Berat

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:42
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia: Bounou Jadi Pahlawan, Maroko Pulangkan Belanda via Tos-tosan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:23
Julio-Enciso

Paraguay Singkirkan Jerman, Gustavo Gomez: Persatuan Jadi Kekuatan Kami

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:41
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.