• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Peternak Ingin Harga Telur Naik Jadi Rp24.700/kg Akibat Biaya Produksi

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 18 September 2023 - 18:19
in Ekonomi
Pembeli memilih telur di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/6/2023). Foto: ANTARA

Pembeli memilih telur di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/6/2023). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peternak ayam petelur meminta pemerintah untuk menaikkan harga acuan pembelian/penjualan (HAP) telur menjadi Rp24.700 per kilogram akibat bertambahnya biaya produksi.

“Hari ini sudah (turun) Rp20.500 per kg di Blitar. Jadi peternak sudah menanggung rugi, harusnya HAP hari ini Rp24.700 itu peternak baru bisa hidup dengan kondisi harga jagung di atas Rp5 ribu per kg,” kata peternak Suwardi yang mewakili 7 koperasi dan 2 asosiasi peternak saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi IV DPR RI di Gedung DPR Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (18/9/2023).

BacaJuga:

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Suwardi mengaku harga jual telur di peternak saat ini turun jadi Rp20.500 per kg padahal HAP batas bawah di kelas peternak adalah Rp22.000 per kg dan batas atas Rp24.000 per kg sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2022 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjual di Tingkat Konsumen Jagung, Telur Ayam Ras, dan Daging Ayam Ras.

Pada satu sisi harga pakan ayam yakni jagung sudah melampaui Harga Acuan Pemerintah (HAP) pakan jagung sebesar Rp5.000 per kg akibat menurunnya produksi petani dan dampak El Nino. Oleh karenanya ia meminta pemerintah untuk menaikkan HAP telur agar peternak tidak merugi dan masih mampu menggerakkan perekonomian daerah.

“Peternak rakyat ini menyediakan lapangan kerja yang sangat banyak. Satu contoh misalnya di situ ada tenaga bongkar muat kandang, tenaga kandang, ada tukang bikin peti, ada transportasi dan di situ produsen-produsen lalu menyebar di wilayah itu sendiri potensi ekonomi bener-bener berkembang dari desa,” ucapnya.

Berdasarkan catatannya, saat ini terdapat 4.245 peternak yang tergabung dalam asosiasi dengan jumlah hewan ternak mencapai 42,4 juta ekor dengan estimasi kebutuhan pakan jagung untuk Oktober hingga Desember mencapai 190 ribu ton.

Jika pun tidak memungkinkan untuk menaikkan HAP telur, para peternak menginginkan pemerintah mampu memperbanyak stok pakan jagung dengan harga sesuai HAP yakni Rp5.000 per kg. Hal itu untuk menjaga keseimbangan harga di hulu hingga hilir yakni konsumen.

“Saya tidak akan berbicara dari mana, monggo itu kewenangan pemerintah. Kami sebagai rakyat minta tersedia, harganya terjangkau dengan HAP kami siap. Saya tidak mau petani kita juga nanti malas untuk tanam jagung, kasihan juga,” tuturnya. (wib)

Tags: Harga Telurpeternak ayam

Berita Terkait.

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang
Ekonomi

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

Sabtu, 11 April 2026 - 13:31
PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon
Ekonomi

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Sabtu, 11 April 2026 - 10:22
Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi
Ekonomi

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:21
Anugerah
Ekonomi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 21:43
Bear-Market
Ekonomi

5 Strategi Wajib Investor di Bear Market

Jumat, 10 April 2026 - 21:33
Farida Farichah
Ekonomi

Farida Dorong Koperasi Saling Bekerja Sama Membentuk Jaringan Ekosistem

Jumat, 10 April 2026 - 18:40

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.