• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Ratusan Pasangan Daftar Nikah Massal di Surabaya

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 15 September 2023 - 05:05
in Nusantara
nikah

Kabid IKPS Diskominfo Surabaya Indriatno Heriawan, Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Eddy Christijanto, Koordinator Pengusaha Jasa Pernikahan Malik Atmaja, dan Ketua DPW ASPEDI Jawa Timur Sumitro memberikan keterangan agenda nikah massal di gedung eks humas pemkot setempat, Kamis (14/9/2023). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ratusan pasangan mendaftar program nikah massal yang digelar Pemerintah Kota( Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, pada 19-20 September 2023.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya Eddy Christijanto di Surabaya, Kamis, mengatakan agenda nikah massal pekan depan merupakan yang ketujuh yang dilaksanakan melalui program “Layanan Online Terpadu One Gate System antara Dispendukcapil Surabaya, Pengadilan Agama, dan Kantor Kementerian Agama Surabaya” (Lontong Kupang) sejak tahun 2021.

BacaJuga:

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Hingga 14 Hari ke Depan

Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen

Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureudu

“Pasangan yang isbat nikah sebanyak 271 pasangan dan yang nikah umum delapan pasangan,” katanya, Kamis (14/9), seperti dikutip dari Antara.

Eddy mengatakan pelaksanaan nikah massal tidak menggunakan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya.

Seluruh biaya pelaksanaan nikah massal, kata dia, murni dari hasil kolaborasi para pemilik usaha wedding organizer di Surabaya.

“Ada yang sebagai event organizer khusus dekorasi pengantin, hiburan, dan katering. Semuanya dicukupi oleh teman-teman paguyuban di Surabaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan pelaksanaan nikah massal itu dilakukan guna memberikan kepastian hukum kepada pasangan yang sebelumnya sudah melakukan pernikahan secara agama, namun belum dicatat sah berdasarkan catatan negara.

“Isbat nikah itu bukan menikahkan baru, tetapi mencatat kalau mereka sudah nikah, mungkin empat tahun lalu, 10 tahun lalu atau 30 tahun lalu,” kata dia.

Kemudian Dispendukcapil juga melakukan pembaruan pada status pernikahan yang tertera di KTP dan KK masing-masing peserta nikah massal, sekaligus menerbitkan buku pernikahan.

“Ketika mereka sudah punya anak, maka anaknya segera dibuatkan akta kelahiran atas nama bapak dan ibunya,” kata dia.

Ia menemukan adanya warga yang hendak berangkat menunaikan ibadah haji namun tidak bisa terlaksana, lantaran terbentur persoalan akta saat mengurus paspor.

Eddy menyebut kendala itu karena pernikahan orang tua dari warga tersebut belum tercatat resmi secara negara.

“Insya Allah, anaknya bisa dibuatkan akta dan bisa berangkat bersama bosnya. Kami memberikan kepastian kepada warga terhadap catatan-catatan penting yang harus dicatatkan kepada negara,” katanya.

Dia menambahkan, ratusan peserta nikah massal sudah melaksanakan sekolah calon pengantin yang digelar oleh Pemkot Surabaya.

“Kami berikan pemahaman dari sisi ketahanan keluarga, kesehatan, hubungan rumah tangga supaya tidak terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” ucapnya.

Acara yang digelar pada pekan depan juga diikuti pasangan suami istri peserta nikah massal tertua.

“Pasangan tertua, suami berusia 77 tahun dan istri 68 tahun. Anaknya empat orang dan cucunya 11 orang,” katanya.

Koordinator Pengusaha Jasa Pernikahan Malik Atmaja menyebut nikah massal yang diikuti ratusan pasangan merupakan bentuk tanggung jawab sosial dari para pelaku usaha perencana pernikahan kepada warga Kota Surabaya.

“Kami gotong royong, ada asosiasi pernikahan, asosiasi dekorasi, asosiasi katering, asosiasi pembawa acara, asosiasi make up, dan asosiasi musik,” ucapnya.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia (Aspedi) Jawa Timur Sumitro mengatakan sebanyak 146 pengusaha dekorasi pernikahan siap merancang nikah massal dengan konsep mewah.

“Kami buat dekorasinya seperti pernikahan artis atau selebritis. Pokoknya terbaik untuk masyarakat Surabaya,” ucapnya. (mg2)

Tags: Nikah MassalSurabaya

Berita Terkait.

BUMN Dipangkas dari 1.600 Jadi 300, DPR: Harus Lebih Untung dan Menyejahterakan Rakyat
Nusantara

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Hingga 14 Hari ke Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:35
Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen
Nusantara

Jelang Musim Hujan, Aceh Selatan Kejar Serapan TKD untuk Infrastruktur di Atas 50 Persen

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:25
Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureudu
Nusantara

Pulihkan Nadi Ekonomi Nelayan, Pidie Jaya Percepat Normalisasi Muara Krueng Meureudu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:15
Pascagempa NTT, 5 Ribu Lebih Warga Bertahan di Pengungsian
Nusantara

Pascagempa NTT, 5 Ribu Lebih Warga Bertahan di Pengungsian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:01
Pemulihan Pascabencana Solok Raya Dikebut, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus
Nusantara

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:33
Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027
Nusantara

Banten Andra Soni Tegaskan Peningkatan SDM Jadi Prioritas KUA-PPAS 2027

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:52

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3788 shares
    Share 1515 Tweet 947
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.