• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Genjot Hilirisasi Pertanian Skala Rumah Tangga

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 6 September 2023 - 11:50
in Ekonomi
Hilirisasi-Pertanian-co

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi (tengah), dalam sebuah kesempatan belum lama ini. Foto: Kementan. Foto: Dokumen Kementan RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot hilirisasi pertanian skala rumah tangga guna meningkatkan pendapatan hingga kesejahteraan petani. Hadirnya hilirisasi di pedesaan agar petani, UMKM, industri skala kecil memperoleh harga jual yang meningkat.

“Saat ini eranya hilirisasi aneka produk pertanian untuk meninhkatkan nilai tambah petani. Dengan hilirisasi, desa tidak mengekspor limbah bahan pangan ke kota. Produk samping, limbah dan olahan dapat diproses kembali menggunakan prinsip Reduce, Reuse, Recycle, sehingga penggunaan input dari luar berkurang,” kata Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi di Jakarta, Rabu (6/9/2023).

BacaJuga:

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Ambil Kendali Sementara Gubernur BI

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Suwandi menambahkan manfaat berikutnya yakni menyerap tenaga kerja sehingga produktivitas tenaga kerja meningkat dan meningkatnya pendapatan petani. Kemudian, terciptanya keseimbangn antara desa dan kota, karena produk mengalir dari desa ke kota, dan uang berputar di desa.

“Mari cintai produk dalam negeri, konsumsi pangan lokal, hargai jerih petani. Sesuai Pesan Bapak Menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo agar petani pelaku usaha tani kreatif, inovatif terutama hilirisasi dengan berbagai produk olahan untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor,” ucapnya.

Dosen Program Studi Supervisor Jamina Mutu Pangan SV IPB University, Lukie Truanawati menyebutkan cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB) merupakan suatu pedoman yang menjelaskan bagaimana memproduksi pangan agar Bermutu dan layak untuk di konsumsi. Pangan Olahan mengacu pada makanan atau minuman hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan.

“Bagi UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), penerapan cara produksi pangan olahan yang baik memberikan informasi yang jelas dan mudah dimengerti kepada masyarakat untuk melindungi makanan terhadap kontaminasi dan kerusakan, mempertahankan atau meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap makanan yang diproduksi serta memastikan UMKM memproduksi dan menyediakan makanan yang aman dan layak bagi konsumen,” ungkapnya.

Founder Jimmy Hantu Foundation, Sujimin mengatakan terdapat tiga prinsip utama dalam berdagang, yakni Harga Murah, Mutu Terjamin dan Kontinyu (ketersediaan barang terus menerus). Hilirisasi dalam pertanian masih perlu dibangun lagi, karena hilirisasi pertanian baru mencapai 10 persen.

“Hilirisasi dapat tercipta jika kita membangun industri pertanian. Alam Indonesia sudah luar biasa, kita punya cukup bahan baku dan cukup sumber daya manusia, namun masih perlu pengelolaan lebih baik. Contohnya pemanfaatan pekarangan, air cucian beras dan daging serta daun yang gugur dapat menjadi sumber nutrisi yang dapat dijadikan pupuk pertanian, ini murah dan mudah,” katanya.

“Ketika hilirisasi berjalan dnegan baik, maka dapat memperbaiki prinsip hidup, meliputi prinsip sosial, ekonomi dan religi. Ketiga prinsip ini harus berjalan bersamaan. Indonesia dapat maju jika menjual barang berkualitas, penjualnya konsisten dengan apa yang dikatakannya dan Komitmen,” pinta Jimmy.

Sementara itu, Dosen Program Studi Manajemen Agribisnis SV IPB University, Prima Gandhi menuturkan agroindustry bertujuan untuk mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan manusia, baik selera maupun nilai gizinya, memperpanjang masa simpan hasil pertanian yang mudah rusak, memberi peluang bagi perkembangan industry, menciptakan diversifikasi produk serta memperluas pangsa pasar. Untuk mewujudkan tujuan ini, maka diperlukan perencanaan agroindustri yang efektif dan berkelanjutan dengan memperhatikan aspek produksi, aspek pasar, dan aspek distribusi.

“Selain itu perlu juga perhatian pada aspek teknologi yang lebih efisien, aspek manajerial yang yang mampu bekerja secara efisien serta aspek sosial yang mempertimbangkan pendayagunaan masyarakat dan merupakan sarana transfer dari teknologi dan bukan pesaing bagi tenaga kerja manusia,” terangnya.

Menurut Prima, komoditi unggulan Komoditi unggulan merupakan hasil usaha masyarakat desa yang memilki peluang pemasaran yang tinggi dan menguntungkan bagi masyarakat desa. Kriteria dari komoditi unggulan adalah mempunyai daya saing yang tinggi di pasaran karena memiliki keunikan/ciri spesifik, kualitas bagus, harga murah, memanfaatkan potensi sumberdaya lokal yang potensal dapat dikembangkan dan mempunyai nilas tambah tinggi bagi masyarakat perdesaan.

“Secara ekonomi menguntungkan dan bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan dan kemampuan sumberdaya manusia, serta Layak didukung oleh modal bantuan atau kredit,” tuturnya.(dan)

Tags: ditjen tanaman panganhilirisasiHilirisasi PertanianKementanpertanianrumah tanggaSuwandi

Berita Terkait.

Prasetyo
Ekonomi

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Ambil Kendali Sementara Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 - 17:27
Maman
Ekonomi

Legalitas Dipermudah, Kementerian UMKM dan BPOM Dorong Produk Pangan Lebih Kompetitif

Senin, 27 Juli 2026 - 16:44
Diskusi
Ekonomi

Tambang Bawah Tanah Anjing Hitam Siap Dikembangkan, DPM Klaim Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:32
perta
Ekonomi

PHKT Tanamkan Budaya Keselamatan dan Profesionalisme kepada Generasi Energi Masa Depan

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02
gadai
Ekonomi

Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Cetak Kinerja Gemilang di Semester 1 Tahun 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:12
epii
Ekonomi

Hidrogen Jadi Andalan Baru Transisi Energi, PLN NP Unjuk Inovasi di GHES 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2976 shares
    Share 1190 Tweet 744
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.