• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Masuki Orbit Pra-pendaratan, Kemungkinan Pesawat Antariksa Rusia Hilang

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 21 Agustus 2023 - 00:39
in Internasional
Soyuz-MS-17

Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-17 yang membawa awak Kathleen Rubins dari NASA, Sergey Ryzhikov dan Sergey Kud-Sverchkov dari Badan Antariksa Rusia Roscosmos mencoba merapat ke modul Rassvet dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Rabu (14/10/2020), dalam gambar yang diambil oleh kosmonot Rusia Ivan Vagner dari ISS. Foto : Antara/Ivan Vagner/Badan Antariksa Rusia Roscosmos/Handout via Rueters/wsj

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Misi pendaratan di bulan Rusia yang pertama setelah 47 tahun terlihat menghadapi kegagalan setelah Moskow melaporkan ada masalah yang mendorong Luna-25 ke orbit pra-pendaratan dan media Rusia menyebut kemungkinan hilangnya pesawat antariksa tersebut.

Badan antariksa negara Rusia, Roskosmos, mengatakan “situasi abnormal” terjadi saat komando misi mencoba memindahkan pesawat menuju orbit pra-pendaratan pada pukul 11.10 GMT pada Sabtu (19/8/2023), lebih awal dari jadwal seharusnya, yakni pada Senin (21/8/2023).

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

“Selama pengoperasian, situasi abnormal terjadi pada stasiun otomatis yang tidak mengijinkan manuver dilakukan dalam parameter tertentu,” kata Roskosmos dalam pernyataan singkat.

Roskosmos mengatakan spesialis sedang menganalisa situasi tapi belum memberikan data pembaruan mengenai Luna-25 sejak Sabtu. Roskosmos tidak menjawab panggilan telepon untuk meminta komentar pada Minggu (20/8/2023) pagi.

Channel Telegram berbahasa Rusia yang tidak terverifikasi melaporkan bahwa komunikasi dengan pesawat terputus dan surat kabar Rusia Moskovsky Komsomolets mengutip spesialis yang tidak disebut namanya bahwa kemungkinan pesawat telah hilang.

Kegagalan dari misi prestisius itu akan menggarisbawahi kemunduran kekuatan luar angkasa Rusia sejak masa jayanya pada kompetisi Perang Dingin ketika Moskow merupakan yang pertama meluncurkan satelit untuk mengorbit Bumi, Sputnik, pada 1957, dan kosmonot Yuri Gagarin menjadi manusia pertama yang melakukan perjalanan luar angkasa pada 1961.

Rusia belum pernah lagi mencoba mendarat di bulan sejak Luna-24 pada 1976, ketika Leonid Brezhnev menjadi penguasa Kremlin. Luna-25 seharusnya mendarat di kutub selatan bulan pada 21 Agustus, menurut pejabat badan antariksa Rusia.

Rusia juga sedang membalap India, yang meluncurkan pesawat antariksa Chandrayaan-3 yang juga dijadwalkan untuk mendarat di kutub selatan bulan pekan ini, dan lebih luas lagi juga bersaing dengan China dan AS yang sama-sama memiliki ambisi pendaratan di bulan.

Belum ada kabar jelas dari sumber resmi mengenai seberapa serius “kondisi abnormal” ini dan apakah Moskow bisa menyelamatkan situasi atau tidak.

Menggunakan judul berita “Sumber industri luar angkasa: Luna-25 telah hilang”, harian Moskovsky Komsomolets mengatakan bahwa Alexander Ivanow, Wakil Direktur Pertama Roskosmos yang membawahi proyek grup orbit, menggelar rapat darurat mengenai situasi itu pada Sabtu (19/8/2023) sore seperti dilansir Antara.

Kegagalan akan menggarisbawahi tekanan pada ekonomi Rusia sebesar 2 triliun dolar AS (Rp3.064,2 triliun) -dan terutama mempengaruhi sektor teknologi canggih- dengan perjuangannya mengatasi sanksi dari dunia Barat yang menghukum Rusia atas perang di Ukraina. (aro)

Tags: antariksaluar angkasaRusia

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Persija
Olahraga

TC di Thailand Usai, Shin Tae-yong Pamerkan Persija yang Berbeda

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:02

INDOPOSCO.ID - Dua pekan di Thailand bukan sekadar perjalanan pramusim bagi Persija. Dari panasnya latihan fisik di Hua Hin hingga...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Rilis 32 Pemain untuk 4 Kompetisi, Duo Timnas Turut Hiasi Skuad

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:40
Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Gustavo Almeida Cabut, Persija Mulai Era Baru di Lini Depan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.