• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BI : Ada Tiga Area Fokus Infrastruktur Publik Digital, Simak!

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 25 Juni 2023 - 05:35
in Ekonomi
Filianingsih-Hendarta

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur Bulan Juni 2023 di Jakarta, Kamis (22/6/2023). Foto : Antara/Agatha Olivia Victoria/am

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyampaikan dukungan pihaknya terhadap DPI (digital public infrastructure) atau infrastruktur publik digital) difokuskan pada tiga area.

“Pertama adalah dalam bantuan sosial (bansos). Bank Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan dan implementasi program bansos yang terdigitalisasi, mengutamakan interkoneksi dan interoperabilitas omnichannel yang bersifat customer centric, serta implementasi end to end integrated data center untuk mendorong perluasan digitalisasi program bansos,” kata Filianingsih dalam acara Global Partnership for Financial Inclusion (GPFI) Symposium yang dipantau secara virtual, di Jakarta, Sabtu (24/6/2023).

BacaJuga:

BTN Perkuat Peran, 6 Juta KPR Jadi Fondasi Ekonomi dan Sosial

Kinerja Melonjak, ARKO Perkuat Fondasi lewat Proyek dan Restrukturisasi

Menkes Sambut Positif Kerjasama Sinar Mas Land dan Bundamedik Kembangkan RS Standar Internasional

Area kedua yang menjadi fokus BI dalam rangka implementasi DPI ialah elektronifikasi transaksi pemerintah daerah guna mendukung pembayaran pajak secara digital, serta layanan digital pemerintah yang bersinergi dengan program transformasi bank pembangunan daerah.

Percepatan dan perluasan transaksi pemerintah daerah diarahkan untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik dan meningkatkan potensi pendapatan daerah.

Baca Juga : BI Perlu Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen

Adapun fokus area terakhir adalah di bidang transportasi. Pihaknya disebut akan mengawal digitalisasi transportasi guna menghasilkan mekanisme pembayaran digital omnichannel dan mendorong replikasi model bisnis di seluruh wilayah.

“Dua flagship nasional, yakni pertama Jabodetabek, Jakarta dengan kawasan satelit, serta integrasi transportasi bebas jalur multijalur terus dikembangkan sebagai landasan percepatan digitalisasi transportasi di berbagai daerah,” ujar Filianingsih dikutip Antara.

Menurut dia, DPI berperan penting dalam mendorong transformasi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk inovasi digital, memfasilitasi akses individu dan bisnis ke layanan keuangan, cocok di berbagai industri, serta mempercepat produktivitas.

Dengan memanfaatkan seluruh potensi DPI, ujarnya pula, maka akan mempercepat inklusi keuangan, memfasilitasi akses layanan keuangan yang lebih mudah dan lebih cepat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dalam pemanfaatan dan pengembangan DPI, perlindungan konsumen disebut harus dijunjung tinggi.

Bagi Filianingsih, penting untuk memastikan keamanan dan privasi Jakarta, menerapkan peraturan yang sesuai, dan menegakkan pengawasan yang ketat untuk melindungi kepentingan konsumen dalam transaksi digital.

“Kita dapat membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang aman, inklusif, dan inovatif melalui keterlibatan dan kerja sama yang kuat antara pemerintah, lembaga keuangan, pelaku industri, dan konsumen. Untuk itu mari kita bekerja sama mewujudkan visi perluasan inklusi keuangan, peningkatan produktivitas ekonomi, dan perlindungan konsumen yang kuat di era digital,” ujarnya lagi. (aro)

Tags: BIekonomirupiah

Berita Terkait.

btn
Ekonomi

BTN Perkuat Peran, 6 Juta KPR Jadi Fondasi Ekonomi dan Sosial

Jumat, 10 April 2026 - 14:58
arkora
Ekonomi

Kinerja Melonjak, ARKO Perkuat Fondasi lewat Proyek dan Restrukturisasi

Jumat, 10 April 2026 - 12:12
sinarmas
Ekonomi

Menkes Sambut Positif Kerjasama Sinar Mas Land dan Bundamedik Kembangkan RS Standar Internasional

Jumat, 10 April 2026 - 12:02
karang
Ekonomi

AMMAN Tembus PROPER Hijau, Bukti Tambang Bisa Ramah Lingkungan

Jumat, 10 April 2026 - 10:10
e2s
Ekonomi

Harga BBM Ditahan, Ketahanan Energi Terancam? Ini Hitung-hitungan Para Ahli

Jumat, 10 April 2026 - 09:07
Rapat-kerja
Ekonomi

Riefky Harsya: Ekonomi Kreatif Siap Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 07:23

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.