• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

TWC Sebut Perayaan Waisak Beri Dampak Ekonomi Positif

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 5 Juni 2023 - 12:31
in Nasional
Sejumlah biksu memercikkan air suci ke arah umat saat detik-detik Waisak 2567 BE/2023 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (4/6/2023). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom/aa.

Sejumlah biksu memercikkan air suci ke arah umat saat detik-detik Waisak 2567 BE/2023 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (4/6/2023). ANTARA FOTO/Anis Efizudin/tom/aa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) Febrina Intan menyebutkan perayaan Waisak pada 2023 di Candi Borobudur, Magelang, Jateng, memberikan dampak ekonomi yang positif, mulai dari peningkatan okupansi penginapan hingga menggerakkan UMKM.

“Waisak adalah event yang dinanti-nantikan masyarakat sekitar Borobudur. Saat Waisak ekonomi impact-nya (dampaknya) sangat positif. Misalnya, homestay, ada pemberdayaan homestay untuk masyarakat di sekitar sini, itu sudah penuh. UMKM juga mereka mendapatkan impact-nya,” katanya di Magelang, Jawa Tengah, Minggu (4/6/2023).

BacaJuga:

Ariston Indonesia Tebar Kehangatan di Empat Panti Asuhan Lewat Program “Caring Brings Comfort”

Prabowo Bertolak ke Riau, Tinjau Langsung Penanganan Karhutla

Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan

Sebagai pengelola kawasan Candi Borobudur, Febrina mengatakan inklusivitas menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, setiap ada acara di kawasan yang dikelolanya, maka pelaku usaha di sekitarnya juga akan mendapatkan manfaat.

Namun, ia mengaku belum dapat mengungkapkan besaran angka dampak ekonomi atas perayaan Waisak.

Ia hanya berharap acara perayaan Waisak yang khidmat sekaligus sakral bisa terus menerus digelar. Begitu pula acara-acara lainnya yang bisa menyedot perhatian pengunjung.

“Bagi kami di Borobudur, event seperti ini tidak boleh hanya sekali. Setiap bulan harus ada sesuatu. Masyarakat tetap datang ke sini tidak hanya mengeksplorasi Borobudur sebagai cagar budaya tapi juga experience lain yang bisa dirasakan,” katanya.

Febrina mengungkapkan sudah ada sejumlah program dan acara yang akan digelar di kawasan Candi Borobudur setelah suksesnya perayaan Waisak tahun ini.

Program-program itu antara lain lomba maraton, eksplorasi desa hingga program terkait pariwisata spiritual.

“Orang datang ke Borobudur tidak hanya spend waktu 3 jam, kalau bisa 2 malam,” katanya.

Sebagai anak usaha Holding Pariwisata dan Pendukungnya Injourney, TWC pun berharap bisa mendapatkan pasar dari Bangkok, Thailand, yang penduduknya mayoritas beragama Buddha.

Dengan demikian, Candi Borobudur bisa menjadi pusat spiritual tourism tidak hanya di Indonesia, tapi juga dunia.

“Mudah-mudahan bisa dapat market dari Bangkok ke YIA karena captive market-nya besar sekali. Bisa mendatangkan turis yang akan beribadah ke sini,” katanya.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney Maya Watono mengatakan saat ini pihaknya tidak hanya melihat kuantitas wisatawan melainkan juga kualitasnya.

Oleh karena itu, untuk area Borobudur dan Joglosemar, Injourney akan mengedepankan heritage, cultural, spiritual, dan economic impact dalam penataan dan pengelolaan Candi Borobudur.

“Kualitas tourism yang kita cari bukan sekadar kuantitas. Bisa increasing spent, durasi tinggal jangan cuma sebentar,” kata Maya.

Dampak tradisi thudong

Febrina juga menyebut per Minggu (4/6/2023), ada pergerakan sekitar 30 ribu orang di kawasan tersebut, yang mana 18 ribu di antaranya datang untuk merayakan Waisak.

“Antusias masyarakat mungkin karena thudong. The story of thudong yang berjalan 2.600 km itu membuat hype tentang Waisak itu semakin meningkat,” katanya.

Menurut Febrina, tradisi thudong merupakan salah satu hal berbeda dalam perayaan Waisak kali ini. Ia pun berharap perjalanan para bhante atau biksu ini bisa terus dilakukan pada tahun-tahun ke depan.

“Saudara-saudara kami yang beragama Buddha dalam tiga tahun ke depan akan melakukan thudong yang lebih besar lagi dan lebih jauh lagi dengan tujuan di Borobudur. Insya Allah kebiasaan baru perayaan Waisak dengan keberadaan thudong itu tetap bisa kita jalankan di tahun ke depan. Antusias masyarakat luar biasa selama mereka dalam perjalanan,” katanya.

Sambutan hangat masyarakat kepada para biksu thudong hingga dukungan masyarakat untuk kelancaran perayaan Waisak, lanjutnya, juga menunjukkan toleransi tinggi dalam keberagaman Indonesia.

“Jadi, ini adalah simbol diversity di Indonesia di mana kita saling menghargai dan merayakan bersama kebahagiaan Waisak,” imbuh Febrina. (gin)

Tags: Candi BorobudurCandi PrambananCandi Ratu Bokohari raya waisakTWCWaisak

Berita Terkait.

ariston
Nasional

Ariston Indonesia Tebar Kehangatan di Empat Panti Asuhan Lewat Program “Caring Brings Comfort”

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:49
bowo
Nasional

Prabowo Bertolak ke Riau, Tinjau Langsung Penanganan Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:24
Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan
Nasional

Kemhan Buka Suara Soal Isu Larangan Hijab Kadet Unhan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:24
Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia
Nasional

Milad ke-14, HNI Perkuat Ekosistem Produk Halal di Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:32
Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum
Nasional

Karhutla Kalimantan Berulang, PKS: Biaya Pembakaran Lebih Murah daripada Konsekuensi Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:09
Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa
Nasional

Kemenkop Gelar Magang Pengurus KDKMP, Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.