• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ini yang Harus Diketahui Gen Z saat Memasuki Dunia Kerja

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 16 Mei 2023 - 18:31
in Gaya Hidup
Application-Room
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Psikolog dan Pakar Pengembangan Sumber Daya Manusia Dra. Endang Retno Wardhani, MBA., PhD., CHt. mengatakan ada beberapa hal yang harus diketahui generasi Z atau gen Z sebelum memasuki dunia kerja.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi Z, terutama bagi mereka yang baru saja memasuki dunia kerja sangatlah besar. Hal ini karena pandemi COVID-19 dapat membuat gap atau jarak dalam daya kompetensi generasi Z dengan kebutuhan perusahaan saat ini.

BacaJuga:

Tudingan Kekerasan dan Dugaan Penguntitan, Perseteruan Aktor Hong Min Gi dan Mantan Kekasih Memanas

Garda Terdepan di Rumah: Panasonic Hadirkan Baterai Koin Berteknologi “Benteng Ganda” demi Keamanan Anak

Mitsubishi Xforce HEV Bukan Sekadar Hybrid, Ini Keunggulannya

“Proses belajar atau training belum semua organisasi melihatnya sebagai isu penting,” kata wanita yang akrab disapa Dhani ini dalam paparannya di acara “ZTalks Upskilling The Indonesian Modern Workforce” di Jakarta, Selasa.

Baca Juga : Buat Gen Z dan Milenial, Ini 5 Manfaat Bermain GameQoo dari IndiHome TV bersama Keluarga

Oleh sebab itu, generasi Z membutuhkan dorongan untuk memperkuat literasi dalam berbagai literasi, terutama literasi di bidang teknologi dan digital yang saat ini banyak digunakan. Untuk itu, gen Z dapat memilih bentuk atau jenis pembelajaran yang dapat menunjang pengembangan kompetensi mereka, terutama kompetensi di bidang pekerjaan yang diinginkan.

Salah satu bentuk pembelajaran yang dapat dipilih adalah pelatihan berbasis digital atau boothcamp digital yang saat ini cukup banyak tersedia di Indonesia. Hal ini sesuai dengan karakteristik gen Z yang lebih senang dengan sesuatu yang atraktif agar minat mereka untuk mempelajari keahlian baru atau pengetahuan baru semakin meningkat. Motivasi gen Z untuk belajar pun akan semakin tinggi, sehingga persyaratan masuk kerja yang mereka butuhkan dapat terpenuhi.

Selain itu, gen Z dapat mengakses informasi yang kredibel mengenai hal-hal yang diperlukan dalam persiapan kerja di masa mendatang, seperti informasi perusahaan tujuan, keahlian yang dibutuhkan pada perusahaan yang dituju, dan lainnya. Gen Z juga perlu untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang masing-masing-masing dari mereka miliki agar sesuai dengan kompetensi yang perusahaan butuhkan saat mereka melamar sebuah pekerjaan.

Dhani juga mengingatkan agar gen Z jangan mudah mager atau malas gerak. Terkadang, perasaan mager tersebut dapat menghambat mereka untuk berkembang, salah satunya berkembang untuk mempelajari hal baru.

Jika gen Z merasa mager, mereka dapat memanfaatkan kelompok pertemanan atau peer untuk memacu semangat. Dhani mengatakan gen Z cenderung melihat siapa saja yang dapat memengaruhi mereka untuk melakukan suatu hal, sehingga melihat teman sebagai rekan belajar dapat membuat mereka terdorong untuk melakukan hal yang lebih positif.

Ia juga menyarankan agar gen Z yang saat ini sedang dalam tahap mencari kerja untuk mempersiapkan diri dengan baik. Ubah pola pikir atau mindset yang sebelumnya ragu-ragu dalam melakukan suatu hal, salah satunya mencari pekerjaan, menjadi optimisme agar hasil yang didapatkan dapat lebih maksimal.

Selain itu, perlihatkan sikap yang baik selama proses pencarian kerja berlangsung karena personalia atau human resources selalu melihat sikap yang ditunjukkan calon pekerja di perusahaan mereka. Manfaatkan juga pusat karir di kampus-kampus untuk mengetahui informasi seputar karir agar gen Z dan calon pekerja lebih siap untuk mempersiapkan karir mereka.

“Manfaatkan career center di tiap akademi, mahasiswanya sendiri harus mendorong diri karena wadah itu (sudah) disiapkan,” ujar Dhani. (bro)

Tags: dunia kerjaGen Zsumber daya manusia

Berita Terkait.

min
Gaya Hidup

Tudingan Kekerasan dan Dugaan Penguntitan, Perseteruan Aktor Hong Min Gi dan Mantan Kekasih Memanas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:06
panasonic
Gaya Hidup

Garda Terdepan di Rumah: Panasonic Hadirkan Baterai Koin Berteknologi “Benteng Ganda” demi Keamanan Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:04
Mitsubishi
Gaya Hidup

Mitsubishi Xforce HEV Bukan Sekadar Hybrid, Ini Keunggulannya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:31
smbc
Gaya Hidup

Andrea Bocelli Siap Pukau Borobudur-Jakarta, Nasabah SMBC Indonesia Kebagian Benefit Spesial

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:21
andrea
Gaya Hidup

Maestro Andrea Bocelli Bawa “Romanza” Pulang ke Indonesia, Borobudur Jadi Panggung Utama

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:13
Women-Run
Gaya Hidup

Lebih dari 1.000 Perempuan Ramaikan Great Eastern Women’s Run 2026, Bawa Semangat Sehat hingga Aksi Sosial

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:01

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.