• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Junta Myanmar Bangun Permukiman, Respon Pengungsi Rohingya Seperti Ini

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 14 Mei 2023 - 03:03
in Internasional
junta

Imigran Rohingnya dan Bangladesh Imigran etnis Rohingya mandi di lokasi penampungan sementara, Pangkalan Susu, Langkat, Sumatera Utara, Minggu (17/5). Foto : Antara/Irsan Mulyadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengungsi Rohingya menolak keras infrastruktur permukiman konstruksi ringan yang dibangun junta Myanmar untuk pengungsi yang dipulangkan kembali dari Bangladesh. Mereka menyebutnya hanya sebagai relokasi dari satu kamp pengungsi ke kamp pengungsi lainnya.

Warga Rohingya juga menuntut hak-hak dasarnya dipenuhi sebelum repatriasi mereka ke Negara Bagian Rakhine di Myanmar.

BacaJuga:

Berikan Dukungan Perang Lawan Israel dan Amerika, Pemimpin Tertinggi Iran Bersurat ke Irak

DPR Usulkan 3 Jurus Lindungi Indonesia dari Krisis Pangan di Tengah Konflik Global

PDIP Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Gejolak Global

“Kami memang pengungsi di Bangladesh, tapi kami tak bisa menjadi pengungsi di negara kami sendiri di mana kami punya aset, properti tanah, dan leluhur,” kata seorang pengungsi Rohingya bernama Mohammad Ali kepada Anadolu.

Ali yang saat ini tinggal di tempat penampungan pengungsi di Pulau Bhasan Char di Teluk Benggala, menambahkan bahwa sampai tiga tuntutan dasar dipenuhi, tak ada anggota komunitasnya yang boleh pulang.

“Hak kewarganegaraan kami harus dipulihkan, aset-aset kami, termasuk tanah yang direbut junta militer Burma (Myanmar), harus dikembalikan kepada kami, dan hak kami untuk bebas bepergian ke bagian mana pun di Myanmar harus dijamin,” kata ayah empat anak itu.

Dia meminta pemerintah Bangladesh tidak memaksa pengungsi Rohingya kembali ke Myanmar tanpa terlebih dahulu memastikan hak asasi mereka dihormati.

Mohammad Amir yang merupakan pelajar Rohingya yang tinggal di kamp pengungsi Balukhali di Cox’s Bazar, berkata kepada Anadolu bahwa dia menghindarkan genosida pada 2017 di Rakhine saat di bangku kelas 10.

“Saya kecewa sekali karena saya tidak dapat melanjutkan studi saya di Bangladesh,” kata dia.

“Saya ingin kembali ke tanah air saya sebagai warga negara, bukan sebagai pengungsi, dengan jaminan karir akademis saya,” ujar Amir.

Dia menandaskan tak ada warga Rohingya yang tak ingin masuk perangkap junta militer Myanmar yang licik, dalam kedok repatriasi.

Menurut Ketua Dewan Rohingya Eropa (ERC) Ambia Perveen, pemerintah Myanmar tidak tertarik merepatriasi pengungsi dan hanya ingin menghindari tekanan internasional.

“Pemerintah Myanmar tidak pernah tertarik untuk memulangkan Rohingya. Mereka hanya ingin mengelabui dunia,” kata Perveen, merujuk upaya repatriasi yang sebelum ini tidak pernah berhasil.

Dia mengatakan jika junta Myanmar ingin memulangkan Rohingya dari Bangladesh, hal pertama yang harus mereka lakukan adalah menunjukkan ketulusan dalam membolehkan orang bergerak bebas dan pemulangan 130.000 Muslim Rohingya di dalam negeri Myanmar yang tinggal di kamp-kamp di Sittwe, ibu kota Rakhine, sejak 2012.

Pakar urusan pengungsi dan mantan profesor hubungan internasional Universitas Dhaka, CR Abrar, menyebut repatriasi tidak bisa disebut berkelanjutan sampai sidang genosida Rohingya selesai digelar Mahkamah Internasional (ICJ).

“Persoalan ini harus dirampungkan dengan terlebih dahulu mengungkapkan secara resmi sumber genosida Rohingya kepada dunia. Jika tidak, risiko genosida akan selalu ada,” kata Abrar dilansir Antara.

Dia menandaskan junta Myanmar dan para pelaku genosida masih belum menunjukkan penyesalan.

Ia menuduh militer Myanmar secara terencana membersihkan semua dokumen genosida di Rakhine.

Abrar mendesak Bangladesh agar mengambil upaya diplomatik yang kuat dan konsisten agar Myanmar mendapatkan tekanan internasional yang efektif agar mau memulangkan Rohingya dengan memenuhi hak dan martabat mereka. (aro)

Tags: MyanmarpengungsiRohingya

Berita Terkait.

motjaba
Internasional

Berikan Dukungan Perang Lawan Israel dan Amerika, Pemimpin Tertinggi Iran Bersurat ke Irak

Senin, 30 Maret 2026 - 19:09
riyono
Internasional

DPR Usulkan 3 Jurus Lindungi Indonesia dari Krisis Pangan di Tengah Konflik Global

Senin, 30 Maret 2026 - 06:06
hasto
Internasional

PDIP Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Gejolak Global

Senin, 30 Maret 2026 - 05:05
kapall
Internasional

Kapal Tempur Rusia Sandar di Tanjung Priok, Siap Latihan Bersama TNI AL

Senin, 30 Maret 2026 - 04:40
wo
Internasional

Harapan dan Haru Diaspora Warnai Sambutan Hangat untuk Prabowo di Tokyo

Senin, 30 Maret 2026 - 02:20
jepang
Internasional

Tiba di Jepang, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Strategis RI-Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:55

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    685 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.