• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Setara Institute Ajak Bendung Narasi Wajarkan Politik Identitas

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 22 Maret 2023 - 08:30
in Nasional
politik

Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan dalam dialog bertajuk "Demokrasi dan Politik Identitas" di Jakarta, Selasa (21/3/2023). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan mengajak seluruh pihak untuk membendung penyebaran narasi mewajarkan pemanfaatan politik identitas untuk meraih dukungan suara dari para pemilih di Pemilu 2024.

“Politik identitas jelas berbahaya sehingga narasi yang menetralisasi politik identitas harus kita bendung,” kata Halili pada acara dialog bertajuk “Demokrasi dan Politik Identitas”, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (21/3).

BacaJuga:

Asta Cita Dimulai dari Rumah: Strategi Kemendukbangga Perkuat Keluarga

DPD RI Soroti Pemotongan Dana Desa hingga 58 Persen untuk Kebutuhan Dasar Warga

Air RI Melimpah, Prabowo: Hujan Sehari di Bogor Setara Setahun di Australia Barat

Ia menyampaikan pula jika bangsa Indonesia memberikan ruang besar bagi politik identitas dengan menganggap hal tersebut adalah sesuatu yang sah dan wajar di tengah pesta demokrasi, tindakan itu berpotensi mengancam keberadaan kebinekaan dan memundurkan konsolidasi demokrasi.

Menurut Halili, masyarakat Indonesia sudah seharusnya belajar untuk berkembang dalam menghadirkan pemilu berkualitas, sehingga para calon presiden dan calon wakil rakyat lebih mengedepankan visi, misi, dan program mereka agar bisa membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju di dunia.

“Dibandingkan menggunakan politik identitas, lebih baik masyarakat harus melihat visi dan misi pemimpin politiknya, sebab politik identitas dapat memecah belah bangsa Indonesia,” ujar dia seperti dikutip dari Antara, Selasa (21/3/2023).

Halili juga mengapresiasi langkah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI yang secara tegas menegur Partai Ummat usai partai tersebut menyatakan mengusung politik identitas sebagai gerakan perjuangannya.

“Partai Ummat mengusung politik identitas itu sangat aneh. Bawaslu sudah tepat memberikan teguran keras bagi pimpinan Partai Ummat,” ucap dia.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden (KSP) Rumadi Ahmad memandang pendidikan politik bernilai penting bagi masyarakat agar mereka tidak mudah terhasut, terutama oleh pemanfaatan politik identitas.

“Literasi politik identitas sangat penting dilakukan kepada masyarakat. Melalui pendidikan politik, masyarakat tidak gampang terhasut,” ujar dia.

Rumadi menambahkan politik identitas memang harus dilawan jika digunakan oleh pihak tertentu sebagai alat provokasi untuk menjatuhkan lawan politiknya.

“Pada titik itu, kita perlu melakukan perlawanan,” tegas dia.

Hal senada juga disampaikan oleh dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Indonesia (UIN) Jakarta Adi Prayitno bahwa politik identitas sangat membahayakan karena dapat membelah masyarakat.

“Yang berbahaya dari politik identitas itu adalah sentimen ketertindasan yang membelah masyarakat dan menempatkan orang di luar kelompoknya harus disingkirkan. Ini membuat pembelahan antara kami dengan mereka dan itu merusak persatuan,” ujar Adi. (mg1)

Tags: Narasipolitik identitasSetara Institute

Berita Terkait.

Isyana
Nasional

Asta Cita Dimulai dari Rumah: Strategi Kemendukbangga Perkuat Keluarga

Rabu, 8 April 2026 - 19:29
Anggaran
Nasional

DPD RI Soroti Pemotongan Dana Desa hingga 58 Persen untuk Kebutuhan Dasar Warga

Rabu, 8 April 2026 - 19:09
Prabowo
Nasional

Air RI Melimpah, Prabowo: Hujan Sehari di Bogor Setara Setahun di Australia Barat

Rabu, 8 April 2026 - 18:48
Ossy-Dermawan
Nasional

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Rabu, 8 April 2026 - 17:47
Wamen-PPPA
Nasional

Wamen PPPA Dorong Perempuan Jadi Motor Ekonomi Lewat Ketahanan Pangan Lokal

Rabu, 8 April 2026 - 17:07
Tes-Akademik
Nasional

Mendikdasmen: TKA Upaya Pemerintah Petakan Mutu Pendidikan Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 16:46

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.