• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Hama Belalang Mengamuk di Pulau Sumba

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 5 Maret 2023 - 17:33
in Nusantara
Ilustrasi hama belalang. Foto: ANTARA

Ilustrasi hama belalang. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menggandeng Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB dan tiga kampus untuk bersama-sama menangani hama belalang yang kerap menyerang tanaman pertanian warga di wilayah Pulau Sumba.

“Kami bekerja sama dengan pihak FAO dan perguruan tinggi Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Institusi Pertanian Bogor melakukan riset untuk penanganan hama belalang kumbara di Sumba,” ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT Joaz Oemboe Wanda dalam keterangan yang diterima di Kupang, Minggu (5/3).

BacaJuga:

Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu

Antisipasi Puncak Arus Balik, Wamenkomdigi Tinjau Jaringan di Bakauheni Pastikan Sinyal Stabil

Gempa Bumi Bermagnitudo 6,2 Guncang Jayapura di Papua Tadi Pagi

Ia mengatakan hal itu berkaitan dukungan Pemerintah Provinsi NTT untuk penanganan serangan hama belalang kumbara yang kerap menyerang tanaman pertanian di Pulau Sumba.

Oemboe Wanda mengatakan pihaknya bersama FAO dan perguruan tinggi tersebut melakukan riset atau kajian di lapangan mengenai hama belalang kumbara termasuk ekosistemnya, untuk mendukung penanganan.

Menurut dia, persoalan hama belalang di Pulau Sumba cukup kompleks karena menyangkut ekosistem yang saling berkaitan di dalamnya.

Belalang kumbara, kata dia, biasanya memiliki habitat di daerah yang lembap dan tertutup atau di hutan seperti di Kabupaten Sumba Timur.

Belalang kumbara biasa dimangsa oleh jenis burung tertentu sehingga populasi terkendali, namun ketika populasi burung pemangsa berkurang akibat diburu warga maka populasi belalang semakin bertambah pesat.

“Kondisi yang kompleks seperti ini yang dikaji di lapangan termasuk juga perubahan lingkungan yang terjadi yang membuat belalang bermigrasi untuk mencari tempat makan baru,” ucapnya seperti dikutip dari Antara, Minggu (5/3/2023).

Ia menjelaskan, hama belalang kumbara pada umumnya menyerang tanaman pertanian seperti jagung, tebu, padi, secara menyebar atau sporadis di titik tertentu.

Lebih lanjut, Oemboe Wanda mengatakan, selain itu, upaya penanganan hama belalang juga dilakukan melalui sinergi bersama kementerian terkait serta empat pemerintah kabupaten di Pulau Sumba.

Pemerintah provinsi, kata dia, juga memiliki satu unit pelaksana teknis perlindungan tanaman di Kecamatan Lewa Sumba Timur yang menyediakan dan mendistribusikan obat-obatan pembasmi hama.

“Langkah-langkah penanganan hama belalang dilakukan secara masif di lapangan sehingga diharapkan ke depan, potensi kerusakan tanaman pertanian dapat diminimalisir,” ujarnya. (mg1)

Tags: Hama BelalangPemprov NTTPulau Sumba

Berita Terkait.

Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Nusantara

Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:15
Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Nusantara

Antisipasi Puncak Arus Balik, Wamenkomdigi Tinjau Jaringan di Bakauheni Pastikan Sinyal Stabil

Sabtu, 28 Maret 2026 - 02:42
Gempa-Papua
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 6,2 Guncang Jayapura di Papua Tadi Pagi

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:13
Arus Balik Lebaran, Pemudik Diingatkan Pilih Oleh-oleh Bersertifikat Halal
Nusantara

Demi Kelancaran Arus Balik, Truk Sumbu Tiga ‘Diusir’ dari Tol Pejagan

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:53
Arus Balik Lebaran, Pemudik Diingatkan Pilih Oleh-oleh Bersertifikat Halal
Nusantara

Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Prabowo Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:31
Arus Balik Lebaran, Pemudik Diingatkan Pilih Oleh-oleh Bersertifikat Halal
Nusantara

Rest Area Picu Macet, Polisi Terapkan Contraflow di Tol Cipali

Jumat, 27 Maret 2026 - 05:08

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1229 shares
    Share 492 Tweet 307
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    945 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.