• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gawat, Burung Kuntul dan Bangau di Aceh Besar Terancam Punah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 28 Februari 2023 - 02:22
in Nusantara
kuntul

Sekawanan burung Kuntul (Bubulcus ibis) mencari makan di area tambak warga di Desa Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Foto : Antara/Syifa Yulinnas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyatakan burung kuntul dan bangau di wilayah Lamnga Kabupaten Aceh Besar terancam punah akibat maraknya perburuan yang dilakukan masyarakat setempat.

“Komunitas burung kuntul dan bangau berwarna hitam dan putih tersebut marak diburu oleh anak-anak untuk dijual ke penampung, satu ekornya dihargai Rp60 ribu,” kata Kasi Binlat Subdit Binsatpam Dit Binmas Polda Aceh Kompol Shaiful Anam, di Aceh Besar, Senin (27/2).

BacaJuga:

Tanggamus Diguncang Gempa Dangkal, Pusat Episenter di Kedalaman 4 Km

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

Shaiful mengatakan mereka mengambil burung tersebut bukan hanya satu atau dua ekor, melainkan sampai dua karung kemudian dijual ke penampung, bahkan pernah terlihat dijual ke warung makan.

Shaful menjelaskan, burung-burung yang diburu tersebut sebelum diberikan kepada penampung akan disembelih terlebih dahulu dengan cara tidak halal atau tanpa mengikuti aturan syariat.

“Burung-burung ini disembelih, kepalanya dipotong, lalu dibuang begitu saja. Padahal, tidak boleh seperti itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bangau dan kuntul merupakan jenis burung yang sulit ditangkap karena akan cepat terbang ketika didekati, sehingga diperkirakan burung yang diburu merupakan induk yang sedang mengerami telur.

“Dia kan tidak akan dapat kalau liar, induk burung yang sedang mengerami telurnya ini yang diambil,” katanya dikutip Antara.

Terkait hal ini, lanjut Shaiful, telah disampaikan kepada Kapolres melalui Kapolsek Baitussalam untuk menindaklanjuti hal tersebut. Apalagi dilakukan oleh anak-anak yang belum mengetahui banyak hal, sehingga harus ada yang melarangnya.

Dirinya menambahkan, habitat burung kuntul dan bangau dapat dijumpai dengan mudah di atas pohon mangrove Lamnga, Kajhu.

“Seharusnya keindahan itu juga dapat menjadi potensi wisata jika Pemerintah Aceh Besar mau serius menanganinya. Atau dijadikan sebagai tempat penelitian, bisa juga karena ada peneliti luar negeri yang mengatakan bahwa burung tersebut bisa terbang jauh sampai ke negara lain,” ujar Shaiful. (aro)

Tags: AcehBurung

Berita Terkait.

gempa
Nusantara

Tanggamus Diguncang Gempa Dangkal, Pusat Episenter di Kedalaman 4 Km

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:03
sholat
Nusantara

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Senin, 30 Maret 2026 - 03:03
cipali
Nusantara

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:12
banjarmasin
Nusantara

Jadi Penopang IKN, Komisi I DPR Usulkan Lanal Banjarmasin Naik tipe A

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:02
habib
Nusantara

Besok, Komisi III DPR Gelar RDPU Soroti Videografer Amsal yang Dituduh Korupsi

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:21
joko
Nusantara

Korban Eksploitasi Seksual Tolak Tawaran Uang Damai Bule Selandia Baru

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.