• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Di Konawe Selatan, Mentan SYL Tanam Sorgum Berbasis Integrated Farming

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 29 Januari 2023 - 22:09
in Nasional
Sorgum

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan penanaman Sorgum pada lahan Integrated Farming ternak ayam buras di Desa Alebo, Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Minggu (29/1/2023). Foto : Kementan for indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan penanaman Sorgum pada lahan Integrated Farming ternak ayam buras di Desa Alebo, Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Minggu (29/1/2023).

Pengembangan sorgum berbasis integrated farming merupakan upaya memperkuat sektor pertanian menghadapi tantangan pangan global 2023 yang cukup berat sehingga ketersediaan pangan dan perekonomian masyarakat tetap terjamin.

BacaJuga:

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Wamen Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

“Pertanian adalah sektor yang paling menguntungkan. Karena semakin dilanda krisis, harga produk produk pertanian bisa semakin naik. Oleh karena itu hari ini kita ulang semua dan Bupati Konawe Selatan harus menjadi pelopornya “ kata Mentan SYL pada kegiatan penanaman sorgum tersebut.

Baca Juga : Kementan Pacu Produksi Tanaman Pangan 2023 Menembus Langit

Menurut SYL, integrated farming yang sudah berjalan saat ini tidak boleh biasa-biasa aja. Namun harus dilakukan pengembanganya yakni ditambah luasan penanaman sorgum dan peternakannya, tentunya harus menghadirkan inovasi baru dan penerapan teknologi pertanian modern dari hulu hingga hilir, bahkan termasuk pasarnya.

“Modal yang digunakan untuk tanam sorgum adalah setengah dari modal tanam jagung. Begitupun untuk pupuk dan air yang digunakan hanya butuh 50 persen dari pada menanam jagung begitupun perawatannya. Seandainya modal untuk menanam jagung 8 juta, maka sorgum hanya 4 juta,” terangnya.

“Saya meminta kepada Himbara untuk bisa memberikan modal berupa pinjaman kepada para petani ini. Dunia sedang tidak baik baik saja, jadi jangan takut untuk mengembangkan integrated farming ini,“ tambahnya.

Pada kegiatan ini, Mentan SYL pun mengunjungi peternakan ayam buras yang diintegrasikan dengan sorgum. Ia memuji Pak Ulun, peternak yang sudah maju karena bisa membuat pelet sendiri atau pakan untuk ternaknya, sehingga menjadi solusi menekan biaya karena salah satu persoalan ayam dan sapi ada pada pakanya yakni biayanya mencapai 70 persen.

“Saya melihat tadi mesinmu untuk pellet, itu sangat luar biasa. Dengan demikian sudah bisa mengurangi biaya pakan,” ucapnya.

Lebih lanjut SYL berharap untuk bisa menyempurnakan integrated farming yang sudah ada yakni dengan menghasilkan bibit sendiri. Hasil budidaya sorgum di Desa Alebo ini 50 hektar, harus bisa dijadikan bibit untuk menaman sorgum dimusin tanam berikutnya.

“Kementerian Pertanian juga akan mendukung untuk taxi alsintan. Hal ini untuk mengurangi loses hanya 3 sampai 5 persen,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga menyampaikan sangat bahagia dan bangga dengan kunjungan Menteri Pertanian SYL karena memberikan bantuan dan semangat untuk mengoptimalkan lahan dengan mengembangkan pangan lokal yakni sorgum dan ayam. Konawe Selatan sebagai lumbung pangan, tentu dapat memanfaatkan program yang sudah berjalan, salah satunya bantuan benih dan taxi alsintan.

“Untuk memperoleh alat mesin pertanian bisa dengan skema melalui KUR dengan bunga yang sangat rendah dari bank-bank pemerintah. Harapanya agar potensi pertanian yang ada di Sulawesi Tenggara ini khususnya Konawe Salatan bisa mendapat perhatian lebih dari Kementerian Pertanian sehingga bisa mempercepat pencapain tujuan pertanian dalam meninglkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat kita,” ucap Surunuddin.

Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan sorgum merupakan komoditas pangan yang relatif mudah dibudidayakan, sedikit butuh air. Ada beberapa varietas sorgum yaitu numbu, kawali, pahat, samurai-1, samurai-2, super-1, super-2, suri-4, Bioguma, Soper dan hingga saat ini sorgum sudah ditanam di wilayah NTT, NTB, Jatim, Jateng, Lampung, Sultra dan lainnya.

“Alat olah sorgum terutama penyosoh, penepung, dengan hasil olahan bisa berupa beras sorgum, tepung untuk kue basah, kue kering, cendol dan lainnya. Manfaat lainya seperti daun untuk pakan, batang untuk pakan dan bioetanol. Bahkan Sorgum galur biotrop di Jombang batangnya diolah menjadi gula merah, gula putih, gula cair,” jelasnya.

Untuk diketahui beberapa varietas sorgum adalah varietas Numbu dan Benih asal Balitbang Maros Sulawesi Selatan dan untuk luas tanam sorgum di Konawe Selatan seluas 108 ha. (srv)

Tags: Integrated FarmingKementanKonawe SelatanMentan SYLpertanianSorgum

Berita Terkait.

Petugas
Nasional

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Jumat, 10 April 2026 - 04:30
Penumpang
Nasional

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Jumat, 10 April 2026 - 02:18
Ratu-Ayu
Nasional

Wamen Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

Jumat, 10 April 2026 - 00:46
Penggilingan
Nasional

Gabah Turun Akibat Ratusan Hektar Sawah Rusak, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Audiensi ke DPR

Kamis, 9 April 2026 - 23:45
Anugerah
Nasional

Hijau Makin Dominan, PLN NP Lampaui KPI PROPER 2025

Kamis, 9 April 2026 - 22:24
Rini
Nasional

Menteri PANRB: Kualitas SDM Ujung Tombak Kesuksesan Optimalisasi PHTC Presiden

Kamis, 9 April 2026 - 21:23

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.