• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Etika Komunikasi Dunia Siber dan Nyata Tidak Jauh Beda

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 17 Desember 2022 - 01:11
in Nasional
komunikasi

Ilustrasi media sosial. (Foto oleh Tracy Le Blanc dari Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar teknologi informasi Richardus Eko Indrajit berpendapat bahwa etika berkomunikasi di dunia digital, terutama melalui media sosial, pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan dunia nyata.

Menurut dia, masyarakat dan generasi muda kerap menganggap bahwa diri mereka dapat memiliki identitas yang berbeda dengan dunia nyata ketika masuk di dalam dunia siber. Masyarakat juga kerap melupakan bahwa lawan bicara yang dihadapi di media sosial juga sama-sama manusia.

BacaJuga:

Setara Institute: Manuver Hukum Febrie Adriansyah Alihkan Substansi Perkara TPPU

Menanti Pengganti Perry Warjiyo, DPR Soroti Kriteria Gubernur BI Baru

Konsistensi Riset dan Inovasi Antar Untar ke Peringkat Teratas PTS di SINTA

“Kenapa? Karena kita bukan berkomunikasi dengan mesin, kita berkomunikasi dengan manusia melalui perantara mesin melalui fasilitas mesin, tapi tetap yang kita bicarakan (ajak bicara) itu adalah manusia,” kata Eko yang juga merupakan Ketua Pengurus Besar PGRI sekaligus Rektor Universitas Pradita dalam seminar yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Eko mengatakan, meski memiliki prinsip serupa, akan tetapi dua dunia tersebut memunculkan masalah dan tantangan tersendiri yaitu berupa umpan balik atau feedback yang berbeda.

Baca Juga: Tim Tanggap Insiden Siber ATR/BPN-CSIRT Resmi Dibentuk

Dalam dunia nyata, umpan balik dapat diberikan secara langsung di hadapan lawan bicara. Sebaliknya, dalam dunia siber, komunikator sama-sama tidak berhadapan secara langsung sehingga umpan balik yang diberikan bisa jadi menimbulkan kesalahpahaman atau ketidakpekaan.

Eko menyebutkan setidaknya terdapat delapan prinsip etika komunikasi digital yang telah menjadi standar yang digunakan di mana-mana antara lain sikap menghormati, bertanggung jawab, menetapkan aturan atau batasan suatu diskursus, menetapkan kejelasan pembahasan, mengedepankan transparansi, gunakan nada yang sopan, dan menghargai privasi.

Menurut Eko, cara berkomunikasi merupakan manifestasi dari suatu peradaban. Di masa sekarang, menurut dia, tujuan komunikasi tidak lagi sekadar menyampaikan pesan tetapi juga dapat mendorong atau memengaruhi seseorang untuk melakukan sesuatu, bahkan meskipun itu negatif sekalipun.

“Kekuatan bahasa itu sekarang adalah untuk memobilisasi untuk mempengaruhi untuk membuat orang lain melakukan sesuatu dan ketika action yang diinginkan adalah hal-hal yang negatif nampaknya wajib untuk kita introspeksi,” kata dia.

Sementara itu, Pendiri Lembaga Kupuku Indonesia Joseph Dharmabrata memandang bahwa generasi muda harus menyiapkan diri dengan beberapa kompetensi untuk menghadapi segala permasalahan yang terjadi di dunia.

Beberapa kompetensi itu di antaranya memiliki rasa ingin tahu dan peduli terhadap informasi yang didapatkan, memiliki kemampuan berpikir kritis, memiliki kemampuan untuk berinovasi, membekali diri dengan literasi, hingga mendorong dan membangun kolaborasi atau gotong royong di masyarakat.

“Dan itu akan sangat membantu bagaimana menyiapkan the man behind the gun supaya segala permasalahan paling tidak diredam dan dikurangi karena generasi muda sendiri itu sadar bahwa dia perlu hal itu,” kata Joseph. (bro)

Tags: Dunia SiberEtika Komunikasi Dunia Siber

Berita Terkait.

Febrie
Nasional

Setara Institute: Manuver Hukum Febrie Adriansyah Alihkan Substansi Perkara TPPU

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:24
Perry-Warijo
Nasional

Menanti Pengganti Perry Warjiyo, DPR Soroti Kriteria Gubernur BI Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:43
Penelitian
Nasional

Konsistensi Riset dan Inovasi Antar Untar ke Peringkat Teratas PTS di SINTA

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:42
Abdul-Mu'ti
Nasional

Mendikdasmen: Pembelajaran Mendalam Harus Dimulai dari Filosofi Memuliakan Murid

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:21
wamenhan
Nasional

Nama Norman Joesoef Mencuat, DPR Soroti Kriteria Ideal Pengisi Kursi Wamenhan

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:07
brin
Nasional

HAKTEKNAS Jadi Momentum Perkuat Inovasi, BRIN-LPDP Anugerahi Inovator Baterai

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.