• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Serukan Pengurangan Emisi GRK yang Lebih Ambisius

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 7 November 2022 - 16:09
in Nasional
Menteri LHK

Menteri LHK Siti Nurbaya. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia menyerukan negara pihak dapat meningkatkan target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dalam dokumen Nationally Determined Contributions (NDC) yang lebih ambisius dan siap berbagi pengalaman dengan pihak lain untuk mendukung aksi tersebut.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menjelaskan bahwa laporan terbaru UNFCCC menunjukkan target pengurangan emisi GRK yang dicanangkan masing-masing negara pihak dalam dokumen NDC perlu ditingkatkan.

BacaJuga:

Harga Minyak Naik, Pemerintah Siapkan WFH Nasional Usai Lebaran

Menkeu Siapkan Regulasi Pemotongan Anggaran Kementerian

Tim Urai Korlantas Sisir Bahu Tol, Cegah Kecelakaan saat Mudik

“Adanya laporan tersebut dan adanya iptek terbaru harus menjadi referensi bagi negara-negara pihak untuk memperkuat ambisi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dan sarana implementasinya,” kata Siti saat menyampaikan pidato kunci pada sesi panel di Paviliun Indonesia COP-27 di Sharm el-Sheik, Mesir pada Minggu (6/11) waktu setempat.

NDC yang lebih ambisius juga menjadi kesepakatan dari Konferensi Iklim PBB COP-26 yang berlangsung di Glasgow tahun lalu.

Namun, hingga saat ini baru 38 negara dari sekitar 190 negara yang sudah memperbarui dan menyampaikan dokumen NDC terbarunya ke sekretariat UNFCCC. Salah satu yang sudah menyampaikan pembaruan dokumen NDC adalah Indonesia.

Dalam dokumen Enhanced NDC, Indonesia meningkatkan target pengurangan emisi GRK pada 2030 dari 29 persen menjadi 31,89 persen dengan upaya sendiri atau dari 41 persen menjadi 43,2 persen dengan dukungan internasional.

Siti mengatakan dokumen Enhanced NDC itu dirancang dan disetujui oleh semua kementerian/lembaga terkait dengan partisipasi di tingkat sub nasional, pelaku usaha dan masyarakat.

Pada dokumen tersebut, diantaranya memperbarui kebijakan tentang FoLU Net Sink 2030 yaitu kondisi dimana tingkat penyerapan emisi di sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya sudah lebih tinggi atau setidaknya seimbang dibandingkan emisinya.

Di sektor kehutanan Indonesia juga sudah memperbarui Strategi Nasional REDD+ yang akan memperkuat upaya mencapai target tingkat emisi GRK minus 140 juta ton GRK setara CO2 pada 2030.

Pengurangan emisi GRK di sektor kehutanan dan penggunaan lahan menjadi salah satu dasar untuk mencapai target Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat yang sudah dituangkan dalam dokumen Long-Term Strategy of Low Carbon and Climate Resilience 2050. (gin)

Tags: Emisi Gas Rumah KacaGRKKementerian Lingkungan Hidup dan KehutananKLHKSiti Nurbaya

Berita Terkait.

air
Nasional

Harga Minyak Naik, Pemerintah Siapkan WFH Nasional Usai Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:05
purbaya
Nasional

Menkeu Siapkan Regulasi Pemotongan Anggaran Kementerian

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:40
agus
Nasional

Tim Urai Korlantas Sisir Bahu Tol, Cegah Kecelakaan saat Mudik

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:30
airlangga
Nasional

Efisiensi Anggaran Jadi Fokus, Prabowo Undang Airlangga dan Purbaya ke Istana

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:30
bank raya
Nasional

Jelang Nyepi dan Lebaran, Bank Raya Ingatkan Waspada Transaksi Digital

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:23
woo
Nasional

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun, Pangkas Anggaran “Akal-akalan” Cegah Korupsi

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2554 shares
    Share 1022 Tweet 639
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.