• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Ubah Gaya Hidup untuk Rumah Pertama

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 26 Oktober 2022 - 12:18
in Gaya Hidup
Kementerian PUPR
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ristyan Mega Putra, S.Sos, M.Si*)

INDOPOSCO.ID – Setiap orang memiliki pilihan gaya hidupnya masing-masing. Ada yang memilih gaya hidup sederhana maupun ada yang rela menghamburkan uang yang dimiliki untuk kebutuhan yang tidak terlalu penting.

BacaJuga:

Anti Ribet Patungan Makan dan Ngopi, ShopeePay Luncurkan Fitur Split Bill Real-Time

Festival Generasi Cerdas 2026: Wadah Apresiasi Inovasi Guru dan Siswa Binaan

GAGA Bawa Teh Melati Indonesia Naik Kelas Lewat JAWARA Tea Series

Bagi generasi muda atau milenial, gaya hidup bisa dikatakan menjadi bagian penting dalam berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Dana yang diberikan oleh orang tua terkadang digunakan untuk membeli barang-barang kebutuhan sekunder yang kadang tidak terlalu dibutuhkan.

Hal itu dilakukan untuk menjaga “gengsi” agar tidak dikatakan tidak bisa bergaul. Waktu yang ada pun kadang digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. Padahal ke depan mereka akan dihadapkan pada waktu yang terus berputar dan berdampak pada masa depan.

Salah satu hal yang harus disiapkan oleh generasi muda saat mereka menapaki usianya nanti adalah papan atau rumah. Kebutuhan akan papan atau rumah memang terbilang tidak terlalu diprioritaskan jika dibandingkan dengan sandang dan pangan.

Padahal rumah merupakan salah satu hal penting yang mau tidak mau harus dipenuhi dan dimiliki oleh setiap orang. Rumah yang ada saat ini harganya juga terus meningkat setiap tahun dan jumlahnya juga semakin terbatas karena kebutuhan manusia yang semakin meningkat.

Generasi muda saat ini cenderung memilih gaya hidup serta gengsi ketimbang harus menabung untuk memiliki rumah. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah karena di masa depan kebutuhan kekurangan atau backlog perumahan akan semakin tinggi karena banyak yang belum memiliki rumah.

Berdasarkan data dari laman Badan Pusat Statistik (BPS) yakni https://www.bps.go.id/indicator/6/715/1/jumlah-penduduk-usia-15-tahun-ke-atas-menurut-golongan-umur.html diketahui bahwa jumlah usia produktif di Indonesia per Agustus 2022 di Indonesia cukup tinggi. jumlahnya cukup banyak.

BPS menyatakan generasi muda golongan umur 25 – 29 tahun jumlahnya sekitar 22,43 juta, 30 – 34 tahun berjumlah 22,03 juta, usia 35 – 39 tahun 21,18 juta dan 40 – 44 tahun sebanyak 20,23 juta. Angka tersebut tentunya akan semakin meningkat dan saat mereka beranjak dewasa dan berkeluarga akan menambah jumlah kebutuhan hunian di masyarakat Indonesia.

Pemerintah tentunya tidak tinggal diam dan telah memiliki berbagai program dan strategi agar generasi muda mau berpikir bahwa rumah pertamanya lebih penting ketimbang gaya hidup. Tak dipungkiri bahwa saat ini banyak generasi muda yang telah memiliki penghasilan cukup besar. Hal itu tentunya tak lepas dari usahanya serta kerja kerasnya dalam memanfaatkan berbagai peluang di masa muda.

Salah satu program perumahan yang bisa menjadi pilihan generasi muda untuk memiliki rumah adalah rumah bersubsidi. Harga rumah yang masih terjangkau jika menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi dari pemerintah tentunya bisa membantu generasi muda untuk memiliki rumah pertamanya.

Mungkin saat pertama kali terpikirkan untuk membeli rumah bersubsidi adalah lokasinya yang lumayan jauh. Tapi dengan pembangunan infrastruktur dan sarana transportasi yang terus dibangun oleh pemerintah tentunya daerah yang dulunya berada di pinggiran akan semakin berkembang.

Dengan membeli rumah bersubsidi,setidaknya ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh para generasi muda. Pertama, harga rumah bersubsidi masih cukup murah dan terjangkau ketimbang rumah komersil. Tentunya masalah harga rumah sangat berpengaruh untuk menarik minat generasi muda untuk membeli rumah.

Kedua, angsuran KPR rumah subsidi sangat terjangkau dan memiliki waktu tenor atau masa pinjaman yang cukup panjang. Angsuran KPR rumah bersubsid sangat terjangkau jika dibandingkan biaya nongkrong anak muda saat ini. Dengan angsuran yang dibayar sekitar Rp 1 jutaan per bulan tentunya bisa dijangkau oleh genrasi muda maupun keluarga baru yang ingin mencari rumah.

Misalnya saja anak muda nongkrong di kafe dan membeli kopi senilai Rp 50 ribu per cup, maka jika dua kali mereka harus mengeluarkan dana sekitar Rp 100 ribu sehari bahkan bisa lebih. Apabila dikumpulkan dalam sebulan setidaknya ada pengeluaran rata-rata per bulan untuk biaya nongkrong-nongkrong tersebut sekitar Rp 2 – 3 juta yang bisa digunakan untuk mengansgur KPR rumah bersubsidi.

Untuk membeli rumah pertama ini, generai muda memang harus rela berkorban untuk meniti masa depan yang lebih baik. Tentunya mereka tidak ingin saat masa tuanya nanti tidak memiliki aset berupa rumah untuk tempat tinggal bersama keluarganya. Konsultasi bersama orang tua untuk membeli rumah pertama juga sangat diperlukan karena mereka tentunya memiliki masukan dan pengalaman saat membeli rumah pertamanya.

Tak hanya itu, saat ini juga pihak perbankan juga memiliki banyak sarana konsultasi untuk menentukan biaya angsuran yang terjangkau. Ada juga aplikasi khusus untuk menentukan jumlah angsuran KPR dan menemukan lokasi rumah bersubsidi tersebut.

Aplaikasi tersebut adalah SiKasep atau Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan dan Sikumbang atau Sistem Informasi Kumpulan Pengembang yang bisa diakses dengan mendownlaod di playstore. Tentunya pilihan untuk membeli rumah pertama di saat muda merupakan pilihan dari masing-masing orang. Jangan sampai masa muda kita terbuang sia-sia karena tidak bisa mengelola keuangan dan memanfaatkan waktu yang ada untuk bekerja keras guna memiliki rumah untuk keluarga di masa depan. Selamat memilih. (*)

*) Penulis adalah Pranata Humas Ahli Muda Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.

Tags: Gaya HidupKementerian PUPROpiniRumah Pertama

Berita Terkait.

Sokong Indonesia ASRI, Mendagri dan Menteri PKP Geber 2.200 Rumah di Papua Hingga Gerakan Gentengisasi ​
Gaya Hidup

Anti Ribet Patungan Makan dan Ngopi, ShopeePay Luncurkan Fitur Split Bill Real-Time

Rabu, 30 September 2026 - 11:02
Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Gaya Hidup

Festival Generasi Cerdas 2026: Wadah Apresiasi Inovasi Guru dan Siswa Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 09:31
Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
Gaya Hidup

GAGA Bawa Teh Melati Indonesia Naik Kelas Lewat JAWARA Tea Series

Rabu, 30 September 2026 - 02:14
hni
Gaya Hidup

HNI Ajak Ribuan Warga Bekasi Bangun Kebersamaan Lewat Jalan Sehat

Selasa, 29 September 2026 - 12:22
the grove
Gaya Hidup

Usung Tema “60’s to Tokyo”, The Grove Suites by Grand Aston Gelar Aktivasi Radio Day

Selasa, 29 September 2026 - 12:12
geely
Gaya Hidup

Apresiasi 12 Ribu Konsumen di Indonesia, Geely Perkuat Layanan Purnajual dan Komunitas

Selasa, 29 September 2026 - 11:31

OLAHRAGA

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Olahraga

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 30 September 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID – Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keberhasilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel...

SelengkapnyaDetails
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3916 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3887 shares
    Share 1555 Tweet 972
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.