• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Menyelamatkan Anggrek Bulan Pelaihari yang Kian Langka

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 19 September 2022 - 21:51
in Nusantara
Anggrek bulan Pelaihari

Anggrek bulan Pelaihari. Foto : Antara/HO-BKSDA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan akselerasi upaya konservasi anggrek bulan Pelaihari yang semakin langka keberadaannya di alam.

“Kami membina sejumlah perkumpulan pecinta anggrek di Kabupaten Tanah Laut yang menjadi tempat tumbuhnya anggrek bulan Pelaihari agar keberadaan tumbuhan ini dapat terjaga dari ancaman kepunahan,” kata Kepala BKSDA Kalimantan Selatan Mahrus Aryadi di Banjarbaru, Senin (19/9/2022).

BacaJuga:

KITE Pembebasan Dorong Investasi Produsen Sarung Tangan Semarang Meningkat Pesat

Waspada Gempa Susulan 3 Minggu, Warga NTT Diminta Tak Panik Berlebihan

Gempa Susulan Dangkal M 4,5 Kembali Hantam Manggarai di NTT Pagi Ini

Kelompok Amabilis Lestari yang sejak 2018 dibina oleh BKSDA, salah satu kelompok perkumpulan pecinta anggrek melakukan budi daya anggrek asli Pelaihari.

Mahrus menyebut pada tahap awal bantuan yang diberikan untuk memperbanyak indukan anggrek, kemudian tahun ini didirikan Rumah Anggrek sebagai upaya budi daya lanjutan dan pelestarian jenis anggrek asli Pelaihari itu.

“Bantuan kami tentu terbatas sifatnya, yakni hanya stimulus dan harapannya sebagai pemicu untuk kelompok masyarakat lainnya untuk sama-sama peduli dan bersinergi melestarikan bunga anggrek,” tuturnya dilansir Antara.

Ketua Kelompok Amabilis Lestari, Hermanto, mengatakan anggrek bulan Pelaihari memiliki sejumlah keunggulan, yaitu jumlah kuntum bunga lebih banyak dan dapat bertahan lebih lama, sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan dengna jenis anggrek lainnya.

Dia mengakui ada jenis anggrek alam yang mulai langka karena adanya eksploitasi. Masyarakat kebanyakan mengambil anggrek liar di hutan tanpa budi daya, sehingga beberapa jenis anggrek mulai terancam punah, termasuk anggrek bulan Pelaihari. (aro)

Tags: anggrekAnggrek Bulan PelaiharibungaHutan

Berita Terkait.

Fasilitas-KITE
Nusantara

KITE Pembebasan Dorong Investasi Produsen Sarung Tangan Semarang Meningkat Pesat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:26
Warga
Nusantara

Waspada Gempa Susulan 3 Minggu, Warga NTT Diminta Tak Panik Berlebihan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:44
Gempa-Manggarai
Nusantara

Gempa Susulan Dangkal M 4,5 Kembali Hantam Manggarai di NTT Pagi Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:57
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Palangkaraya Gagalkan Pengangkutan 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Bahaur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:00
Ladang-Ganja
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Turut Musnahkan Ladang Ganja di Sawang, Aceh Utara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:09
Narkotika
Nusantara

Bea Cukai Bengkalis dan Polri Bekuk Jaringan Narkotika Malaysia Jalur Laut

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:48

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.