• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah Melemah Tertekan Data Inflasi AS yang Masih Tinggi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 14 September 2022 - 10:45
in Ekonomi
Ilustrasi: Karyawan menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Kwitang, Jakarta Pusat. Foto: Antara/Sigid Kurniawan/aww

Ilustrasi: Karyawan menghitung mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Kwitang, Jakarta Pusat. Foto: Antara/Sigid Kurniawan/aww

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah, tertekan data inflasi Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi.

Rupiah pagi ini melemah 88 poin atau 0,6 persen ke posisi Rp14.940 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.852 per dolar AS.

BacaJuga:

Kopi Jadi Pintu Masuk Baru BTN Menggarap Transaksi Harian

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, data inflasi AS yang dirilis semalam direspons dengan penguatan dolar AS.

“Pasar melihat tingkat inflasi AS bulan Agustus masih menunjukkan kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi AS secara tahunan pun masih berada di atas kisaran 8 persen,” ujar Ariston, seperti dikutip dari Antara, Rabu (14/9).

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (13/9) bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) negara itu naik 0,1 persen (mom) pada Agustus atau 8,3 persen (yoy). IHK inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, naik 0,6 persen (mom) atau 6,3 persen (yoy). Angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Indeks yang lebih tinggi dari yang diperkirakan mendorong dolar AS lebih kuat dan memicu ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga yang lebih besar oleh Federal Reserve (Fed) dalam upaya untuk mengekang inflasi yang kian panas.

“Hal ini bakal menjadi alasan bagi The Fed untuk melanjutkan kebijakan kenaikan suku bunga acuannya. Sebelumnya para pejabat The Fed telah mengindikasikan bahwa menurunkan tingkat inflasi adalah prioritas utama saat ini,” kata Ariston.

Dari dalam negeri, lanjut Ariston, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM subsidi masih menjadi penekan rupiah karena berpotensi menaikkan inflasi Indonesia lebih tinggi yang bisa menekan pertumbuhan ekonomi.

Ariston memperkirakan hari ini rupiah akan bergerak di kisaran level Rp14.850 per dolar AS hingga Rp14.950 per dolar AS, pada Selasa (13/9)

rupiah ditutup melemah 10 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp14.852 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.842 per dolar AS. (mg2)

Tags: kursnilai tukar rupiahrupiah

Berita Terkait.

btn
Ekonomi

Kopi Jadi Pintu Masuk Baru BTN Menggarap Transaksi Harian

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:02
gwm
Ekonomi

GWM Tampil dengan ORA 5 hingga Tank 500 Diesel, Raup 350 Lebih Pesanan di GIIAS 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 04:04
byd
Ekonomi

Laris di GIIAS 2026, BYD M6 DM Sumbang 20 Persen SPK dan Raih Penghargaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:20
daihatsu
Ekonomi

Penjualan Daihatsu Terus Bertumbuh, Gran Max Jadi Penopang Utama

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:30
wamenkop
Ekonomi

Wamenkop Farida Farichah Dorong Koperasi Aji Tera Klaten Tembus Pasar Global

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:12
mendag
Ekonomi

Harga Ayam Harus Seimbang, Mendag: Peternak Untung dan Daya Beli Konsumen Terjaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:40

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.