• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Merawat Jejak Birokrasi lewat Tertib Arsip dan Transformasi Digital

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 7 Agustus 2022 - 16:22
in Nasional
sesmenpanrb

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, dalam webinar kearsipan nasional bertema Peran Kearsipan: Merajut Masa Depan dari Benang-Benang Sejarah, secara virtual, pada Kamis (4/8). Foto: Kementerian PANRB untuk INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Arsip sebagai kumpulan informasi menjadi warisan dokumenter yang krusial perannya bagi administrasi pemerintahan. Kumpulan informasi tersebut akan menghasilkan ilmu pengetahuan yang perlu dilestarikan untuk menjadi bahan perumusan kebijakan strategis di masa depan sekaligus kebijakan nasional dalam mencapai visi Indonesia Emas pada 2045.

“Dengan pengelolaan arsip yang baik, semua pihak turut menjaga warisan sejarah, yang merupakan komponen utama dalam pembentukan jati diri bangsa Indonesia,” ujar Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, dalam webinar kearsipan nasional bertema Peran Kearsipan: Merajut Masa Depan dari Benang-Benang Sejarah, secara virtual, pada Kamis (4/8).

BacaJuga:

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik

Campak Masih Mematikan, DPR: Penurunan 95 Persen Itu Bukan Berarti Aman

Dukung Instruksi Presiden, KAI Inventarisasi Permukiman Warga di Jalur Rel 

Kearsipan diharapkan menjadi sumber segala informasi terkait birokrasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah. Di dalam agenda ini, keberadaan dan peran aktif seorang arsiparis menjadi sangat penting untuk mencatat seluruh jejak yang menjadi sumber informasi dalam kegiatan administrasi pemerintahan.

Arsiparis yang bekerja di pemerintahan maupun di sektor lainnya telah secara aktif membantu melindungi dan menjaga informasi dalam bentuk arsip otentik, baik arsip konvensional maupun arsip digital dan arsip media baru lainnya.

“Arsiparis sebagai pengelola informasi menjadi salah satu jabatan fungsional strategis dalam administrasi pemerintahan kita,” imbuhnya.

Rini menerangkan, pengelolaan arsip pada internal organisasi telah diterapkan Kementerian PANRB melalui pemanfaatan Sistem Kearsipan Digital (Srikandi), sebagai bagian dari penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA). Rini mengakui tantangan ke depan tentu semakin berat dan arsip akan semakin memainkan peran penting.

Karenanya, Rini mengajak Kementerian PANRB bersama seluruh instansi pemerintah untuk semakin berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara melalui tata kelola kearsipan yang tertib dan berbasis digital. “Tentunya kami juga berterima kasih pada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang selalu mendukung Kementerian PANRB maupun kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan tata kelola kerasipan,” tandasnya.

Berbicara mengenai aspek benang-benang sejarah, Kepala ANRI Imam Gunarto mengungkapkan bahwa masih banyak instansi pemerintah yang belum mencapai kondisi tertib arsip.

“Tertib arsip masih menjadi pekerjaan rumah untuk kita capai di tahun 2024,” ungkapnya.

Dirinya teringat dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mengimbau instansi pemerintah untuk meninggalkan cara lama dalam mengelola arsip. Cara lama yang dimaksud adalah tidak efisien, akses yang lamban, dan penyimpanan yang tersebar dimana-mana. Penyimpanan arsip yang tersebar tidak akan bisa dibagikan satu sama lain. Sehingga ada baiknya jika arsip tersebut diintegrasikan ke dalam satu data untuk bisa dibagi pakaikan kepada pihak-pihak lain.

Dalam pembangunan kearsipan menuju Indonesia 2045, ANRI juga fokus dalam percepatan transformasi digital, salah satunya melalui percepatan implementasi Srikandi di kementerian, lembaga, dan pemda.

“Presiden secara eksplisit menyampaikan Srikandi. Dengan dukungan dari Kementerian PANRB dan seluruh kementerian/lembaga terkait diharapkan semua segera beralih dari sistem yang manual ke Srikandi,” ujar Imam.

ANRI pun mengembangkan Sistem dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (SJIKN) sebagai pusat data kearsipan nasional. Digitisasi arsip pun dilakukan agar milenial bisa mengakses arsip bersejarah. Selain itu, pengembangan preservasi digital serta penguatan mesin learning dan artificial intelligence terus digencarkan di bidang kearsipan.

Imam menyebutkan, seluruh aktivitas tertib arsip dan transformasi digital sejatinya bertujuan agar Indonesia memiliki memori kolektif bangsa dan mosaik sejarah yang lengkap. Arsip sebagai memori kolektif bangsa harus diinterpretasikan dalam pemaknaan yang dinamis, bukan statis. Artinya arsip tidak dilihat sebagai entitas keberadaan yang dikeramatkan, tetapi harus dikelola sebagai data informasi yang membentuk pengetahuan yang terus dinamis memenuhi kebutuhan kini dan masa depan.

“Program Memori Kolektif Bangsa (MKB) haruslah mampu memasadepankan masa silam dan merajut benang-benang sejarah masa lalu. Arsip harus menjadi penerang, menjadi inspirasi, mencerahkan dan mencerdaskan,” pungkas Imam. (arm)

Tags: ANRIarsipbirokrasikementerian panrbrini widyantiniTransformasi Digital

Berita Terkait.

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik
Nasional

Hampir 49 Ribu Kendaraan Lewat, Tol Japek II Selatan Efektif Pecah Arus Balik

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:34
Campak Masih Mematikan, DPR: Penurunan 95 Persen Itu Bukan Berarti Aman
Nasional

Campak Masih Mematikan, DPR: Penurunan 95 Persen Itu Bukan Berarti Aman

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:16
Dukung Instruksi Presiden, KAI Inventarisasi Permukiman Warga di Jalur Rel 
Nasional

Dukung Instruksi Presiden, KAI Inventarisasi Permukiman Warga di Jalur Rel 

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:04
Mendag: Perang Global Berkepanjangan Potensi Menekan Ekspor 
Nasional

Mendag: Perang Global Berkepanjangan Potensi Menekan Ekspor 

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:31
Wapres
Nasional

Kunjungan Mendadak Gibran di PCNU Karanganyar, Bahas Haji hingga Geopolitik Global

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:29
Narkotika
Nasional

Bea Cukai – Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 13 Kg Sabu di Pelabuhan Roro Air Putih

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1223 shares
    Share 489 Tweet 306
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    936 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    734 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.