• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Akademisi Minta Sosialisasi Penyakit Cacar Monyet Perlu Digencarkan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 7 Agustus 2022 - 00:32
in Headline
Cacar monyet

Ilustrasi - Cacar monyet. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Dr. Ns. Umi Solikhah mengungkapkan, sosialisasi dan edukasi mengenai penyakit cacar monyet perlu terus digencarkan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat.

“Sosialisasi dan edukasi soal cacar monyet perlu terus digencarkan ke seluruh lapisan masyarakat,” kata Umi seperti dikutip Antara, Sabtu (6/8/2022).

BacaJuga:

Israel Bombardir Area UNIFIL di Lebanon Selatan, Satu Prajurit TNI Gugur

Meriahnya Bazar Rakyat 2026, Bukti Nyata UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Rekayasa Lalin Ditutup, Pemerintah Klaim Arus Mudik-Balik Tahun Ini Sukses

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMP itu menambahkan, sosialisasi dan edukasi diperlukan mengingat penyakit cacar monyet telah menyebar ke banyak negara termasuk negara-negara di kawasan Asia.

“Walaupun hingga saat ini belum ada kasus penularan penyakit cacar monyet terkonfirmasi di Indonesia, namun sosialisasi sangat diperlukan sehingga masyarakat dapat berperan aktif melakukan langkah-langkah pencegahan,” katanya.

Menurut Umi, edukasi mengenai penyakit tersebut perlu disampaikan di sekolah-sekolah agar orang tua murid dan anak didik dapat mengenal penyakit itu dan tahu cara pencegahannya. “Dengan demikian, penyebarluasan informasi dan edukasi mengenai penyakit cacar monyet diharapkan akan semakin masif hingga ke seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, dia juga menilai bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terkait risiko penularan penyakit cacar monyet, namun tidak perlu panik berlebihan. “Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, namun jangan panik berlebihan, yang terpenting adalah membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat,” katanya.

Umi Solikhah menilai, perilaku hidup bersih dan sehat sangat dibutuhkan untuk mencegah berbagai masalah kesehatan. “Terutama di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, perilaku hidup bersih dan sehat sangat dibutuhkan untuk mencegah penularan Covid-19 dan juga mencegah penyakit lainnya seperti cacar monyet,” katanya.

Terkait cacar monyet, dia juga mengajak masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan gejala yang mengarah pada penyakit cacar monyet.

Sementara itu, Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Masdalina Pane mengatakan, cacar monyet merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh Orthopoxvirus.

“Masa Inkubasi-nya antara 5-21 hari, dengan gejala bervariasi pada tiap penderita, tetapi mirip dengan penyakit infeksi lain, pada umumnya gejalanya adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening dan yang khas adalah munculnya ruam di kulit,” katanya. (wib)

Tags: akademisicacar monyetmonkeypoxVirus Cacar Monyet

Berita Terkait.

unifil
Headline

Israel Bombardir Area UNIFIL di Lebanon Selatan, Satu Prajurit TNI Gugur

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39
Meriahnya Bazar Rakyat 2026, Bukti Nyata UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi
Headline

Meriahnya Bazar Rakyat 2026, Bukti Nyata UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Senin, 30 Maret 2026 - 13:41
Rekayasa Lalin Ditutup, Pemerintah Klaim Arus Mudik-Balik Tahun Ini Sukses
Headline

Rekayasa Lalin Ditutup, Pemerintah Klaim Arus Mudik-Balik Tahun Ini Sukses

Senin, 30 Maret 2026 - 11:45
Resmi Berakhir, One Way Lebaran 2026 Sisakan Sejumlah Fakta Penting
Headline

Resmi Berakhir, One Way Lebaran 2026 Sisakan Sejumlah Fakta Penting

Senin, 30 Maret 2026 - 09:01
as
Headline

AS Siapkan Rencana Serangan Darat ke Iran, Trump Belum Buat Keputusan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:38
Respons PP Tunas, MUI: Kedaulatan Digital dan Moral Anak Harus Dijaga
Headline

Respons PP Tunas, MUI: Kedaulatan Digital dan Moral Anak Harus Dijaga

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:25

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    917 shares
    Share 367 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    685 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.