• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pengamat: Pemerintah Bisa Pakai Devisa untuk Jaga Volatilitas Pasar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 29 Juli 2022 - 02:22
in Ekonomi
saham

Seorang pialang sedang mengamati pergerakan saham. Foto: antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky mengatakan cadangan devisa dapat dimanfaatkan untuk menahan dampak aliran modal keluar akibat kenaikan suku bunga oleh The Fed.

“Bisa dilakukan dengan cadangan devisa, untuk intervensi di pasar currency agar tidak terlalu volatile,” ujar Riefky saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Kamis.

BacaJuga:

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korea Selatan

Ambisi Hijau vs Realitas Lapangan: Jalan Terjal Transisi Energi Indonesia

Riefky menjelaskan kenaikan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin menjadi di kisaran 2,25 sampai 2,5 persen oleh The Fed akan mendorong capital outflow di pasar keuangan sehingga dapat menimbulkan depresiasi terhadap nilai tukar rupiah.

Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan ini memastikan kondisi tersebut akan menyebabkan biaya impor menjadi lebih mahal sehingga berdampak terhadap peningkatan inflasi, terutama imported inflation.

Baca Juga: Bankir Pertimbangkan Konten YouTube sebagai Jaminan Kredit

“Pemerintah perlu mewaspadai tekanan terhadap inflasi, terutama imported inflation karena adanya capital outflow dan menyebabkan depresiasi,” ujar Riefky.

Selain itu, Riefky mengatakan pemerintah juga perlu mewaspadai semakin tingginya imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) dan semakin mahalnya bunga utang dari luar negeri dari depresiasi rupiah tersebut.

Bersamaan dengan itu, menurut dia, Bank Indonesia (BI) juga perlu menaikkan suku bunga acuan atau BI7DRR untuk menjaga jarak perbedaan dengan suku bunga acuan The Fed yang semakin menipis.

“Bank Indonesia harus menjaga interest rate differential dan dampaknya Bank Indonesia perlu menaikkan suku bunganya,” ujar Riefky.

Sebelumnya, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2022 tercatat 136,4 miliar dolar AS atau setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. (bro)

Tags: DevisapemerintahPengamatVolatilitas Pasar

Berita Terkait.

Edukasi
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Asistensi UMKM, Dorong Pelaku Usaha Siap Tembus Pasar Ekspor

Jumat, 10 April 2026 - 18:30
MRO
Ekonomi

GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korea Selatan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00
Kapal-Nelayan
Ekonomi

Ambisi Hijau vs Realitas Lapangan: Jalan Terjal Transisi Energi Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 16:38
btn
Ekonomi

BTN Perkuat Peran, 6 Juta KPR Jadi Fondasi Ekonomi dan Sosial

Jumat, 10 April 2026 - 14:58
arkora
Ekonomi

Kinerja Melonjak, ARKO Perkuat Fondasi lewat Proyek dan Restrukturisasi

Jumat, 10 April 2026 - 12:12
sinarmas
Ekonomi

Menkes Sambut Positif Kerjasama Sinar Mas Land dan Bundamedik Kembangkan RS Standar Internasional

Jumat, 10 April 2026 - 12:02

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.