• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Lontar Jumrah Sore Hari Tepat Karena Jamarat Relatif Sepi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 10 Juli 2022 - 09:52
in Headline
haji

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (dua dari kiri) berjalan di Jamarat, Sabtu (9/7), untuk melempar jumrah dalam rangkaian ibadah haji. Antara/HO.MCH2022

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan waktu sore yang dipilih untuk melontar jumrah sudah tepat, karena Jamarat relatif sepi dan udara lebih nyaman tidak panas.

“Saya kira semua berjalan dengan baik dengan lancar seusai dengan skenario yang panitia buat, dan pemilihan jam kita untuk melontar jumrah sore hari ini pilihan benar,” kata dia, di Jamarat, Mina, Arab Saudi, Sabtu (9/7).

BacaJuga:

Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

Syarat Pendidikan Gibran Digugat ke MK, Pemohon Sebut Ada Indikasi Manipulatif

Gibran Condemns SPPG Employee for Mocking Students Who Fell Ill After MBG Meal

Yaqut mengatakan, Pemerintah Arab Saudi sudah membagi waktu untuk melontar jumrah, dan Indonesia diminta memilih pertama kali dan dipilih waktu sore hari.

“Jadi kita memilih sore hari karena relatif lebih adem tidak sepanas pagi atau siang, artinya lebih spesial,” imbuhnya.

Terlebih lagi, menurut Yaqut, tantangan terbesar dari proses ibadah haji sebenarnya di Mina tepatnya saat melontar jumrah.

“Kita sudah antisipasi sebaik-baiknya dan mudah-mudahan apa yang kita skenariokan berjalan baik,” ucapnya, Minggu (10/7), seperti dikutip Antara.

Pada musim haji sebelumnya, setelah wukuf di Arafah, menurut Menag, Mina merupakan salah satu tantangan karena jumlah jamaah yang sakit dan meninggal juga tinggi akibat kelelahan yang memicu kambuhnya penyakit lain.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana sebelumnya mengatakan bahwa wukuf hingga lontar jumrah merupakan periode kritis dari pelaksanaan ibadah haji, karena banyak jamaah yang bertumbangan akibat sakit dan membutuhkan layanan kesehatan.

Bahkan sebelumnya angka kematian jamaah haji Indonesia cukup tinggi. Dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, ujar Budi, nyaris tidak ada penurunan angka kematian jamaah haji Indonesia yang signifikan, sebesar 2 per mil per tahunnya. Dengan kuota jamaah sekitar 220 ribu, maka sekitar 300-400 jamaah yang meninggal per tahunnya.

Haji tahun ini ditargetkan angka kematian jamaah haji menurun menjadi 1 per mil, atau sekitar 1 kematian per 1.000 jamaah haji. (mg1)

Tags: hajijemaah hajikemenaglontar jumrahyaqut cholil qoumas

Berita Terkait.

tikus
Headline

Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

Selasa, 22 September 2026 - 09:29
bambang
Headline

Syarat Pendidikan Gibran Digugat ke MK, Pemohon Sebut Ada Indikasi Manipulatif

Selasa, 22 September 2026 - 09:19
bran
Headline

Gibran Condemns SPPG Employee for Mocking Students Who Fell Ill After MBG Meal

Senin, 21 September 2026 - 17:07
gibran
Headline

Gibran Kecam Karyawan SPPG yang Ejek Siswa Korban Keracunan MBG

Senin, 21 September 2026 - 16:27
virgo
Headline

Basarnas Finds Two More Bodies of Virgo Transport 8 Victims in Java Sea

Senin, 21 September 2026 - 15:35
basarnas
Headline

Basarnas Temukan Dua Jasad Korban Kapal Virgo di Perairan Laut Jawa

Senin, 21 September 2026 - 15:25

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.