• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perdagangan Pangan Dunia Dorong Kesejahteraan Petani

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 29 Juni 2022 - 15:33
in Nasional
Penyuluh Pertanian

Mentan Syahrul dalam Peluncuran Publikasi FAO The State of Agricultural Commodity Markets (SOCO 2022), Selasa (28/6/22). Foto: kementan for indopos

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebutkan pentingnya perdagangan pangan dan pertanian dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan nutrisi global. Disamping itu, perdagangan global juga mampu menaikkan pangsa pasar sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

“Untuk mendorong tercapainya perdagangan yang adil dan memberikan manfaat optimal bagi para petani kami sekaligus sebagai upaya memenuhi hak atas pangan bagi penduduk dunia,”ucap Mentan Syahrul yang hadir secara daring dalam Peluncuran Publikasi FAO The State of Agricultural Commodity Markets (SOCO 2022), Selasa (28/6/22).

BacaJuga:

Ratusan Warga Jakarta Mengadu ke DPRD akibat Kenaikan Desil Tiba-Tiba

Indonesia Bidik Dagang ASEAN-India Lewat Perjanjian AITIGA 2026

Tegaskan KKRI Bukan Militerisme, Kemendikdasmen Sebut Ekstrakurikuler Ini Wadah Bela Negara

Mentan menambahkan disrupsi pada rantai ekspor komoditas pertanian akibat pandemi dan konflik berkepanjangan telah mendorong sejumlah negara melakukan”safety first” melalui pembatasan ekspor yang mengakibatkan pasar komoditas pertanian menjadi semakin rentan terhadap shocks dan cenderung tidak stabil.

Baca Juga : Mentan Berharap Impor Pangan Tidak Dilakukan saat Panen Raya

”Sebagai wujud konkret upaya kami mempromosikan perdagangan yang open, fair, predictable, transparan dan non-diskriminatif, kami menempatkan isu ini sebagai salah satu isu prioritas Kelompok Kerja Pertanian G20 Presidensi Indonesia,”

“Kami siap bekerja sama dan berbagi pengalaman dengan berbagai pihak melalui berbagai modalitas, termasuk Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST),”tambah Mentan.

Sejalan, Dirjen FAO, Qu Dongyu, saat pembukaan, yang mengatakan bahwa perdagangan yang efisien dapat mempromosikan ketahanan pangan dunia dan nutrisi yang lebih baik. Oleh karena itu, FAO mendorong pengurangan biaya perdagangan guna pembangunan berkelanjutan di sektor pangan pertanian.

“Sistem pangan pertanian global yang kuat dan terintegrasi dengan baik dapat membantu semua negara menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, sebagaimana dibuktikan selama pandemi COVID-19 di awal tahun 2020, ketika pasar pangan pertanian global terbukti sangat tangguh,”kata Qu Dongyu.

Untuk diketahui, laporan SOCO 2022 mengkaji bagaimana upaya multilateral dan regional secara terintegrasi untuk mengatasi tantangan pembangunan berkelanjutan saat ini dan masa depan. Dalam menyusun laporan SOCO, FAO menganalisa pemodelan untuk mengidentifikasi pola antara arus perdagangan bilateral, harga relatif dan hambatan geografis, dan untuk mengidentifikasi pendorong utama perdagangan seperti keunggulan komparatif dan biaya perdagangan.

Menurunkan hambatan tarif dan mengurangi biaya perdagangan dapat mendorong perdagangan dan pertumbuhan ekonomi. Baik perjanjian perdagangan multilateral dan regional (RTA) dapat memfasilitasi proses ini, sambil mengingat bahwa keuntungan dari perdagangan didistribusikan secara tidak merata.

Secara global, perdagangan pangan pertanian dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan air, tetapi juga dapat mengakibatkan dampak lingkungan yang negatif. Aturan perdagangan multilateral dan meningkatnya jumlah perjanjian perdagangan regional memungkinkan ketentuan terkait lingkungan, yang bila mengikat secara hukum, dapat membantu mengatasi dampak lingkungan dari perdagangan. (adv)

Tags: KementanMentan Syahrul Yasin LimpoMentan SYLPerdagangan PanganPetani

Berita Terkait.

august
Nasional

Ratusan Warga Jakarta Mengadu ke DPRD akibat Kenaikan Desil Tiba-Tiba

Kamis, 24 September 2026 - 13:03
aitiga
Nasional

Indonesia Bidik Dagang ASEAN-India Lewat Perjanjian AITIGA 2026

Kamis, 24 September 2026 - 12:22
kkri
Nasional

Tegaskan KKRI Bukan Militerisme, Kemendikdasmen Sebut Ekstrakurikuler Ini Wadah Bela Negara

Kamis, 24 September 2026 - 12:02
msd
Nasional

MSD dan Bio Farma Perluas Kolaborasi, Perkuat Akses Vaksin Berkualitas di Indonesia

Kamis, 24 September 2026 - 10:20
umkm
Nasional

Dorong Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana, Kementerian UMKM Bidik Transaksi Rp2,54 Miliar di Aceh

Kamis, 24 September 2026 - 09:09
kemenduk
Nasional

Kemendukbangga Dorong Duta Genre Jadi Teladan dan Konselor Sebaya Remaja

Kamis, 24 September 2026 - 08:10

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    960 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.