• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rubel Rusia Capai Tertinggi sejak Maret 2020

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 6 Mei 2022 - 02:51
in Ekonomi
rubel

Ilustrasi: Uang kertas Rubel Rusia dan Dolar AS terlihat dalam ilustrasi yang diambil, 24 Februari 2022. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rubel Rusia sempat mencapai level tertingginya terhadap dolar AS sejak Maret 2020 pada Kamis, didukung oleh kontrol modal, sementara indeks saham juga naik karena pasar mengamati perkembangan seputar kemungkinan sanksi baru terhadap Moskow.

Mata uang volatil mencapai tertinggi 65,31 per dolar pada awal perdagangan di Bursa Moskow tetapi pada pukul 07.16 GMT berada di 66,60, yang 0,4 persen lebih rendah dari level penutupan Rabu (4/5/2022).

BacaJuga:

Haisawit dan BPDP Perkuat Kapasitas UMKM Desa Wisata Melalui Produk Turunan Sawit

CORE: Indonesia Harus Perkuat Diplomasi Hadapi Tekanan EUDR

Harmoni Alam dan Ekonomi, Hutan Lestari Pertamina Dorong Kesejahteraan Desa

Level tertinggi pagi belum terlihat sejak awal pandemi Covid-19.

Rubel telah menguat dalam beberapa minggu terakhir berkat konversi wajib mata uang asing oleh perusahaan-perusahaan yang berfokus pada ekspor. Juga ada permintaan yang lemah untuk dolar dan euro di tengah berkurangnya impor dan pembatasan transaksi lintas batas.

Pergerakan rubel lebih tajam dari biasanya karena likuiditas pasar telah menipis oleh pembatasan bank sentral yang dirancang untuk menopang stabilitas keuangan setelah Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari.

Terhadap euro, rubel menguat 0,3 persen pada 70,20, melayang di level yang terakhir terlihat pada Februari 2020.

Usulan untuk sanksi baru terhadap Rusia, termasuk embargo minyak, menjadi fokus saat Barat berusaha memperdalam isolasi Moskow seperti dilansir Antara, Kamis (5/5/2022).

Rubel menunjukkan sedikit reaksi terhadap langkah Federal Reserve (Fed) AS untuk menaikkan suku bunga acuan overnight setengah poin persentase, lompatan terbesar dalam 22 tahun.

Dampak langsung dari kebijakan moneter AS di pasar Rusia terdistorsi oleh sanksi dan pembatasan investasi, kata Kepala Investasi LockoInvest, Dmitry Polevoy. Namun Rusia masih akan merasakan dampaknya melalui inflasi global dan harga-harga komoditas.

Indeks saham Rusia naik. Indeks RTS berdenominasi dolar terangkat 2,6 persen menjadi 1.142,7 poin. Indeks MOEX Rusia berbasis rubel naik 1,4 persen menjadi 2.406,5 poin.

“Berkat latar belakang eksternal yang membaik, pasar saham Rusia dapat mencoba memulihkan kerugian kemarin jika tidak ada berita tentang sanksi baru,” kata analis Promsvyazbank, menambahkan bahwa MOEX bisa mencapai 2.450 poin pada siang hari. (mg1)

Tags: rubelRubel RusiaRusia

Berita Terkait.

fb
Ekonomi

Haisawit dan BPDP Perkuat Kapasitas UMKM Desa Wisata Melalui Produk Turunan Sawit

Senin, 23 Maret 2026 - 16:22
CORE: Indonesia Harus Perkuat Diplomasi Hadapi Tekanan EUDR
Ekonomi

CORE: Indonesia Harus Perkuat Diplomasi Hadapi Tekanan EUDR

Senin, 23 Maret 2026 - 01:34
Harmoni Alam dan Ekonomi, Hutan Lestari Pertamina Dorong Kesejahteraan Desa
Ekonomi

Harmoni Alam dan Ekonomi, Hutan Lestari Pertamina Dorong Kesejahteraan Desa

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:16
Limbah Kelapa Sawit
Ekonomi

IPB Ungkap Potensi Besar Limbah Sawit, Bisa Jadi Sumber Energi hingga Produk Bernilai Tinggi

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:02
20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Ekonomi

20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:01
Energi Aman Saat Lebaran, Pemerintah Ingatkan Bijak Gunakan BBM
Ekonomi

Energi Aman Saat Lebaran, Pemerintah Ingatkan Bijak Gunakan BBM

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:21

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2669 shares
    Share 1068 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.