• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kementan Alokasikan 500 Hektar Tanah untuk Budidaya Tanaman Sehat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 27 Maret 2022 - 01:01
in Nusantara
kementan

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, DR M. Takdir Mulyadi berfoto bersama dalam kegiatan kunjungan kerja di Ampah, Kabupaten Barito Timur, Kalteng, Jumat (25/3/2022). ANTARA/Bayu Ilmiawan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian Republik Indonesia mengalokasikan 500 hektare lahan untuk budi daya tanaman sehat (BTS) di Kelurahan Ampah Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah.

“Penerapan prinsif PHT itu dengan melakukan pengendalian dan penyuburan tanah menggunakan komponen-komponen pupuk hayati serta pembenahan tanah,” kata Direktur perlindungan tanaman pangan Kementerian Pertanian M. Takdir Mulyadi saat melakukan kunjungan ke lahan pertanian di Ampah, Sabtu.

BacaJuga:

Kebakaran Hanguskan 167 Bangunan di Sade, BTN Turun Salurkan Bantuan

Kaktus Langka di Cibodas, Duh Ada yang Tinggal Satu Batang loh

Pulihkan Kondisi Warga Pascagempa Flores, Pertamina Salurkan Bantuan dan Trauma Healing

Takdir mengatakan budi daya tanaman sehat ini, adalah penerapan prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Termasuk juga penggunaan varietas unggul yang tahan hama penyakit tertentu serta penggunaan pestisida biologi dan pestisida nabati.

Dikatakannya, program ini tidak hanya sebatas pada penerima manfaat saja pada saat ini, tetapi program itu bisa langsung diteruskan berkesinambungan.

Baca Juga: Kementan Lakukan Peningkatan Tanam Jagung di Jeneponto

“Kita berharap kepada penyuluh pertanian dan UPT Dinas Pertanian kabupaten bisa meneruskan program ini ke depannya untuk membudidayakan tanaman sehat dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan,” pintanya.

Selain mengalokasikan lahan untuk budi daya tanaman sehat, pihaknya juga dalam kunjungannya ini melaksanakan sosialisasi dalam rangka penggunaan agen setia hayati berbahan ramah lingkungan dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman atau hama penyakit pengganggu tanaman.

Menurut dia, dalam pengendalian hama penyakit melalui kegiatan itu menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan yang bisa dibuat sendiri oleh para petani.

“Kita memberdayakan petani untuk membuatnya sendiri seperti yang dilakukan para petani di Kelurahan Ampah ini yang menggunakan akar tuba dalam pengendalian hama putih palsu dan hama tungro,” terang Takdir Mulyadi.

Ia menjelaskan, pengendalian hama dengan metode itu merupakan hal yang sangat bagus dan pihaknya akan terus mengembangkannya melalui Program Pemberdayaan Petani Pemasyarakatan PHT (P4).

Dalam program tersebut, para petani diberdayakan membuat bahannya sendiri dari lokasi-lokasi yang spesifik dilokasi itu sendiri yang diaplikasikan kepada kelompok tani sendiri.

“Ini merupakan upaya bagus guna menekan biaya produksi dan juga kondisi lahan sehat. Kemudian produknya sehat serta petani tidak terpapar pestisida yang berasal dari bahan kimia, sehingga kita memperoleh pertanian berkelanjutan yang sehat dan dapat diwariskan kepada anak cucu kita di masa mendatang,” jelasnya.

Melalui program tersebut, hasil pertanian sehat dan produksi pertanian juga akan meningkat, sehingga kesejahteraan para petani juga akan terus mengalami peningkatan.

Takdir Mulyadi menambahkan, pihaknya akan berupaya membuat regulasi jaminan mutu terhadap produk yang dihasilkan para petani tersebut agar bisa berkualitas dan produk yang dihasilkan para petani itu akan diawasi serta dikawal melalui laboratorium serta BPTPH provinsi.

“Dengan demikian lanjut dia, penerima manfaat akan lebih efektif dalam penggunaannya,” ucap Takdir Mulyadi.

Kepala Seksi Layanan Teknis pada Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) provinsi Kalimantan Tengah, Vinolia Tantri menyampaikan, penggunaan bahan alami ini guna menciptakan pangan yang sehat, dan ramah lingkungan.

“Sejak 2020 lalu, kita dialokasikan untuk membudidayakan tanaman pangan yang sehat di Kalimantan Tengah ini dan kita menyosialisasikan untuk penggunaan bahan alami dan ramah di lingkungan dalam mewujudkan pangan yang sehat,” jelasnya.

Tahun 2022 ini, Kalimantan Tengah dialokasikan budi daya pangan sehat sebesar 700 hektare yang terdiri dari Barito Timur 500 hektare dan Kabupaten Kapuas sebanyak 200 hektare dan diharapkan bisa panen pada periode April dan September 2022 ini.

Salah seorang petani, Bunadi mengucapkan terima kasih atas program yang dilaksanakan ini, karena melalui kegiatan budidaya tanaman sehat ini hasil produksinya meningkat dari sebelumnya.

“Kita mengharapkan kepada dinas terkait di kabupaten dapat melanjutkan program BTS ini,” ucapnya.

Sementara General Manager (GM) PT Prima Agro Tech wilayah Kalimantan, Handri Bukit mengatakan, pihaknya sangat mendukung program BTS yang sedang digalakkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian tersebut.

“Produk-produk yang digunakan dalam program tersebut merupakan komponen-komponen yang ramah lingkungan mulai dari pupuk hayati, pembenah tanah sampai pestisida biologi,” ucapnya.

Selaku perusahaan pelopor pupuk, pestisida biologi di Indonesia ini sangat mendukung pertanian yang ramah lingkungan, karena bahan yang terdapat dalam produk-produk yang diproduksi pihaknya itu berbasis mikroba yang baik dan pelindung bagi tanaman.

“Program BTS ini sesuai dengan visi misi PT Prima Agro Tech yang menciptakan produk ramah lingkungan dan hasil produksi pertanian aman dikonsumsi masyarakat,” demikian Handri Bukit. (bro)

Tags: Alokasikan 500 Hektar TanahBudidaya Tanaman SehatKementanKementerian PertanianTanaman Sehat

Berita Terkait.

btnn
Nusantara

Kebakaran Hanguskan 167 Bangunan di Sade, BTN Turun Salurkan Bantuan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:14
kaktus
Nusantara

Kaktus Langka di Cibodas, Duh Ada yang Tinggal Satu Batang loh

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:32
gas
Nusantara

Pulihkan Kondisi Warga Pascagempa Flores, Pertamina Salurkan Bantuan dan Trauma Healing

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:22
sekda
Nusantara

Sekda Banten Instruksikan Nakes Layani Pasien Tanpa Pandang Bulu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:12
makam
Nusantara

Tebuireng Ubah Aturan, Ziarah ke Makam Gus Dur Dibuka Nonstop Selama Muktamar NU

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:44
gempa
Nusantara

Gempa Dangkal M 6,2 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:21
Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga
Olahraga

Hasil Liga Inggris: City Comeback Dramatis, Liverpool Selamat di Ujung Laga

Editor Ali Rachman
Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56

INDOPOSCO.ID – Pekan pertama Liga Inggris 2026/2027 langsung menyuguhkan drama dari berbagai stadion. Manchester City dan Liverpool sama-sama memperlihatkan mental...

SelengkapnyaDetails
Luis-Diaz

Bekuk Dortmund di Signal Iduna Park, Bayern Angkat Trofi Piala Super Jerman 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:02
Tonali

Hasil Liga Inggris: Arsenal Perkasa, MU-Tottenham Tumbang di Pekan Pertama

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21
ut

Disporseni Nasional UT Championship 2026, Cetak Talenta Basket Muda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:02
Gempa NTT Picu Eksodus Warga, Manggarai Timur Catat Pengungsi Terbanyak

Resmi ke Barcelona, Rodri Didatangkan dengan Mahar Fantastis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.