• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Pelatih Jelaskan Alasan Pasang Kai Havertz di Lini Depan Chelsea

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 24 Februari 2022 - 04:39
in Olahraga
kai havertz

Pesepak bola Chelsea Kai Havertz melakukan selebrasi setelah mencetak gol dari titik penalti saat melawan Palmeiras ​​​​​​​dalam babak final Piala Dunia Antarklub 2021, di Stadion Mohammed Bin Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu (12/2/2021). Chelsea keluar sebagai juara setelah mengalahkan Palmeiras ​​​​​​​dalam babak final lewat perpanjangan waktu dengan skor 2-1. Antara Foto/Reuters-Suhaib Salem/hp

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelatih Chelsea Thomas Tuchel menjelaskan alasan kenapa dirinya lebih memilih memasang Kai Havertz sebagai ujung tombak ketimbang Romelu Lukaku ketika laga melawan Lille pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (22/2/2022) malam waktu setempat.

Dikutip dari situs resmi klub, Rabu (23/2/2022), Tuchel menjelaskan Havertz telah menunjukkan kekuatan pada beberapa pekan terakhir dan kemampuannya untuk menguasai area sangatlah bagus.

BacaJuga:

Bhayangkara FC vs PSIM: The Guardian Enggan Terjebak Situasi Laskar Mataram

Jadwal Super League Pekan 28: Persib, Borneo dan Persija Main Tandang

Semifinalis Liga Champions Lengkap: Bayern Tantang PSG, Arsenal Jumpa Atletico

“Untuk Kai saya sangat puas karena Kai telah sangat kuat dalam beberapa minggu terakhir. Dia benar-benar muncul dan usahanya, etos kerjanya luar biasa, area di lapangan yang dia amankan untuk kami sangat bagus,” terang Tuchel, Rabu (23/2/2022), seperti dilansir Antara.

Pelatih asal Jerman itu lanjut mengatakan, Chelsea menerapkan permainan yang sangat agresif dengan menempatkan tiga pemain menyerang bersama dan Havertz mampu menjalankan peran tersebut.

Menurutnya, formasi ini membutuhkan intensitas dan tingkat kerja yang tinggi serta konsisten sepanjang laga dan Romelu Lukaku gagal mewujudkan itu dalam beberapa pertandingan terakhir.

Baca Juga: Klopp Ingin Firmino dan Jota Tampil di Final Piala Liga

Meski tiap pertandingan berbeda, fokus pada laga melawan Lille adalah intensitas, laga dengan kecepatan tinggi dan banyak kerja keras dengan bola di mana dalam beberapa pertandingan terakhir Lukaku kesulitan untuk mewujudkan itu.

“Kami memiliki garis tinggi yang sangat agresif hari ini dengan tiga pemain menyerang bersama. Formasi memiliki intensitas dan tingkat kerja konsisten sepanjang pertandingan,” jelas Tuchel.

“Setiap pertandingan berbeda. Fokus hari ini adalah intensitas, pertandingan cepat dan banyak kerja keras dengan bola, tanpa bola, kamu harus bekerja sama dengan tim secara intens dan Romelu telah kesulitan dalam beberapa laga terakhir dan sedikit untuk mewujudkan itu,” sambung dia.

Tuchel lanjut mengatakan saat ini Lukaku dalam keadaan capai secara mental dan fisik yang jelas bisa dimengerti olehnya karena pemain asal Belgia itu telah bermain terus sejak laga melawan Liverpool pada 2 Januari lalu.

Selain itu, Lukaku kerap menjadi pemain utama dalam beberapa laga terakhir Chelsea termasuk babak tambahan ketika berlaga di final Piala Dunia Antar Klub.

“Itu apa yang saya maksud ketika saya mengatakan dia lelah, tidak hanya mental saja tapi secara fisik juga, di mana bisa saya pahami. Sejak laga melawan Liverpool (2 Januari) dia bermain setiap laga untuk kami dan ada beberapa babak tambahan juga,” ungkap Tuchel. (mg2)

Tags: Chelseakai harvertzsepak bolaThomas Tuchel

Berita Terkait.

Bhayangkara FC vs PSIM: The Guardian Enggan Terjebak Situasi Laskar Mataram
Olahraga

Bhayangkara FC vs PSIM: The Guardian Enggan Terjebak Situasi Laskar Mataram

Jumat, 17 April 2026 - 08:10
bri
Olahraga

Jadwal Super League Pekan 28: Persib, Borneo dan Persija Main Tandang

Kamis, 16 April 2026 - 20:26
Luis-Diaz
Olahraga

Semifinalis Liga Champions Lengkap: Bayern Tantang PSG, Arsenal Jumpa Atletico

Kamis, 16 April 2026 - 08:47
et
Olahraga

Momentum HUT PSSI, Erick Thohir: Kritik Diperlukan, tapi Bukan untuk Bully Pemain

Rabu, 15 April 2026 - 19:09
thomas
Olahraga

Tim Thomas-Uber Indonesia Dilepas ke Denmark, PBSI Ungkap Pesan dan Harapan

Rabu, 15 April 2026 - 18:38
noc
Olahraga

Game Changer Award Hadir, NOC Indonesia Tegaskan Apresiasi untuk Semua Peran

Rabu, 15 April 2026 - 14:24

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.