• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Praktisi Hukum: Digugat Al Muktabar, Pemprov Banten Bisa Gunakan Dasar Diskresi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 18 Februari 2022 - 18:52
in Daerah
Sekda-banten

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Al Muktabar. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Perseteruan antara mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Almuktabar dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berlanjut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dengan register perkara 15/G/2021/PTUN. SRG. Pasalnya SK pemberhentian Al Muktabar Nomor 821.2/KEP.211-BKD/2021 tentang Pembebasan Sementara dari Jabatan Sekretaris Daerah dianggap bertentangan dengan Peraturan Perundang-undangan.

Praktisi hukum Daddy Hartadi menyikapi gugatan Almuktabar sebagai langkah yg sah-sah saja dilakukan oleh Al Muktabar sebagai Warga Negara dalam usaha mencari keadilan. Langkah hukum Al Muktabar menurut Daddy terlindungi secara konstitusional, dan dapat memberi kepastian hukum atas polemik status, dan kedudukan Sekda Banten yang sebenarnya, yang nantinya diputuskan oleh pengadilan.

BacaJuga:

Gubernur Banten: Integritas Eksekutif dan Legislatif Tak Bisa Dipisahkan

Bea Cukai Beri Fasilitas KITE, Produsen Lilin Tegal Bidik Pasar Eropa

Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 3.392 Hektar Lahan di Kalimantan

Lebih lanjut Daddy menyikapi agar gugatan Al Muktabar dipastikan tidak kadaluarsa sebagaimana diatur dalam Pasal 55 UU No. 5 Tahun 1986 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN). Dalam Norma pasal itu gugatan TUN hanya bisa diterima jika Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) yg menjadi objek sengketa itu tidak lebih dari 90 hari sejak diumumkankannya KTUN sampai pada tanggal mengajukan gugatan ke PTUN.

“Pastikan bahwa gugatan itu tidak melebihi 90 hari agar tidak ditolak pengadilan gugatannya. Jika lebih, dapat dipastikan gugatan akan di tolak karena tidak terpenuhinya syarat formil gugatan,” terangnya.

Daddy juga menyikapi yg menjadi pokok perkara dalam gugatan itu, yaitu soal diberhentikannya Al Muktabar sebagai Sekda oleh SK Gubernur, sementara pengangkatan Almuktabar sebagai Sekda melalui SK Presiden, dan saat ini pengunduran diri Al Muktabar untuk pindah ke Kemendagri belum disetujui presiden. Namun Gubernur Banten lebih dulu memberhentikan Almuktabar melalui keputusan Gubernur.

Baca Juga: Pengamat: Al Muktabar Jadi Pj Gubernur Banten Bukan Keniscayaan

Daddy dalam keterangannya saat dimintai tanggapan oleh Indopos Jum’at (18 Februari 2022), Pengacara yang dikenal sebagai aktivis pergerakan ini menilai pada pokoknya Gugatan tersebut harus dilandasi karena adanya pertentangan KTUN yg terbit dengan peraturan perundang-undangan, atau dengan Asas Asas umum pemerintahan yang baik dan atau adanya penyalahgunaan wewenang sebagaiman diatur dalam UU PTUN pasal 53 ayat (2) terkait dasar gugatan.

“Pada dasarnya Gugatan harus dilandasi adanya bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, dan bertentangan dengan asas asas umum pemerintahan yang baik, maupun terjadi penyalahgunaan wewenang yg mendasari terbitnya KTUN tersebut,” ungkapnya

dilanjutkan oleh Daddy, jika dilihat pada pokok perkaranya,ini berawal dari persoalan Al Muktabar yg ingin mengundurkan diri sebagai sekda Banten dan pindah ke Instansi asalnya di Kemendagri. Namun persoalannya surat pengunduran diri, dan keinginan pindah itu belum dikabulkan Presiden karena presiden belum menjawab surat Al Muktabar.

Surat tersebut dimaknai Gubernur bahwa Almuktabar sudah tidak ingin menjadi Sekda Banten lagi. Atas dasar itulah, Pemprov Banten sepertinya harus mencari sosok ASN yg bisa mengisi kekosongan jabatan Sekda jika ditinggalkan oleh Al Muktabar, sekalipun Almuktabar belum direstui pengunduran dirinya atau kepindahannya oleh Presiden yg mengangkatnya menjadi Sekda.

Kondisi itulah yang kemudian mengganggu jalannya pemerintahan daerah, karena surat pengunduran diri atau permintaan pindah ke Kemendagri itu telah menganggu psikologi pejabat pemerintahan di Banten. Namun menurutnya Gugatan Al Muktabar ke PTUN sekalipun sah-sah saja, telah memberikan sebuah gambaran buruknya komunikasi dan hubungan antar pejabat pemerintahan di Pemprov Banten dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Untuk menjawab Gugatan Almuktabar, menurut Daddy yang juga dikenal sebagai pengacara Pemkab Serang, Pemprov Banten bisa menggunakan dasar hukum diskresi, sebagaimana yang diatur dalam pasal 1 angka (9) jo pasal 22 jo pasal 23 UU No.30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan.

“Dalam Kondisi-kondisi dimana pejabat pemerintahan harus mengambil keputusan atau tindakan, karena hukum yg mengaturnya dianggap tidak lengkap, dan tidak jelas, dan atau jika pengambilan keputusan itu karena dalam kondisi kondisi konkret dikarenakan pengambilan keputusan itu untuk kepentingan yang lebih luas, maka Diskresi bisa ditembuh sebagai landasan hukum, selama tidak bertentangan dengan hukum, dan untuk memberi jaminan kepastian hukum,” pungkasnya. (yas)

Tags: Al MuktabarPTUNSekda Banten

Berita Terkait.

Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Periksa Sestama dan 3 Tenaga Ahli BNPB
Daerah

Gubernur Banten: Integritas Eksekutif dan Legislatif Tak Bisa Dipisahkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:57
bc3
Daerah

Bea Cukai Beri Fasilitas KITE, Produsen Lilin Tegal Bidik Pasar Eropa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:05
Karhutla Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi Regulasi dan Pengawasan
Daerah

Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 3.392 Hektar Lahan di Kalimantan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14
bc4
Daerah

Bea Cukai Malang Sita 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp2,2 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:33
bc2
Daerah

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal Rp1,23 Miliar, Potensi Kerugian Negara Rp600 Juta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:13
maung
Daerah

Hari Kedua Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Tertibkan Pengendara Lawan Arus

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:52

OLAHRAGA

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda
Olahraga

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Editor Dilianto
Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi perjuangan Kontingen Indonesia yang berhasil meraih 15 medali emas pada Asian Para...

SelengkapnyaDetails
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5063 shares
    Share 2025 Tweet 1266
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1248 shares
    Share 499 Tweet 312
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.