• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Harga Minyak Jatuh Karena Ketegangan Rusia

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:32
in Ekonomi
harga minyak

Ilustrasi - Pengunjung datang ke rig Petrobras lepas pantai di Santos, Brazil. ANTARA/REUTERS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga minyak jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah minyak mentah Brent mencapai level tertinggi tujuh tahun di atas 90 dolar AS per barel, karena pasar menyeimbangkan kekhawatiran tentang ketatnya pasokan di seluruh dunia dengan ekspektasi Federal Reserve AS akan segera memperketat kebijakan moneter.

Patokan global, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret terpangkas 62 sen menjadi menetap di 89,34 dolar AS per barel. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Maret ditutup 74 sen lebih rendah pada 86,61 dolar AS per barel.

BacaJuga:

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Direksi BRMS Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Prospek Tambang Emas

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, DPR Sebut Jadi Solusi Gelombang PHK

Kedua kontrak acuan minyak mentah diperdagangkan dalam sesi yang bergejolak dengan kedua kontrak bergerak antara wilayah positif dan negatif.

Baca Juga : Dipicu Kenaikan Suku Bunga AS, Harga Minyak Mentah Turun

Harga minyak telah melonjak pada Rabu (26/1/2022), dengan Brent naik di atas 90 dolar AS per barel untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun di tengah ketegangan antara Rusia dan Barat. Ancaman terhadap Uni Emirat Arab dari gerakan Houthi Yaman telah menambah kegelisahan pasar minyak.

Rusia, produsen minyak terbesar kedua di dunia, dan Barat telah berselisih mengenai Ukraina, memicu kekhawatiran bahwa pasokan energi ke Eropa dapat terganggu, meskipun kekhawatiran difokuskan pada pasokan gas daripada minyak mentah.

Rusia mengatakan jelas bahwa Amerika Serikat tidak bersedia untuk mengatasi masalah keamanan utama Moskow dalam kebuntuan mereka atas Ukraina, tetapi tetap membuka pintu untuk dialog.

Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Victoria Nuland mengatakan AS berharap Rusia akan mempelajari apa yang telah ditawarkan Washington dan kembali ke meja perundingan.

“Pasar sangat tidak menentu di tengah berita utama tentang situasi Rusia-Ukraina,” kata Analis Senior Price Futures Group, Phil Flynn.” Ada ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi.” seperti dikutip Antara, Jumat (28/1/2022).

Membebani harga, Federal Reserve (Fed) AS mengatakan pada Rabu (26/1/2022) kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada Maret dan berencana untuk mengakhiri pembelian obligasi bulan itu untuk menjinakkan inflasi.

Dolar AS naik setelah pengumuman tersebut, membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Pada Kamis (27/1/2022), indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang perdagangan utama lainnya naik ke level tertinggi sejak Juli 2021.

“Kemerosotan harga yang lebih jelas sedang dicegah oleh krisis Ukraina, karena masih ada kekhawatiran bahwa pengiriman minyak dan gas Rusia dapat terhambat jika terjadi eskalasi militer,” kata Commerzbank setelah penurunan harga pagi.

Pasar mulai mengalihkan perhatiannya ke pertemuan 2 Februari Organisasi Negara- negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+.

OPEC+ kemungkinan akan tetap dengan rencana kenaikan target produksi minyaknya untuk Maret, beberapa sumber dalam kelompok itu mengatakan kepada Reuters.

OPEC+ telah menaikkan target produksinya setiap bulan sejak Agustus sebesar 400.000 barel per hari (bph) ketika melepaskan rekor pengurangan produksi yang dibuat pada tahun 2020.

Namun, kelompok tersebut menghadapi kendala kapasitas yang menghalangi beberapa anggota untuk berproduksi pada tingkat kuota mereka. (mg2)

Tags: Harga Minyakharga minyak duniaPerbatasan Ukraina-Rusia

Berita Terkait.

dinna
Ekonomi

Transisi Energi Bersih Jadi Fokus Kemitraan Indonesia dan Jerman

Rabu, 23 September 2026 - 20:36
brm
Ekonomi

Direksi BRMS Tambah Kepemilikan Saham, Sinyal Optimisme Prospek Tambang Emas

Rabu, 23 September 2026 - 20:12
danantara
Ekonomi

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, DPR Sebut Jadi Solusi Gelombang PHK

Rabu, 23 September 2026 - 18:18
pertamina
Ekonomi

Gas Bumi CNG Masuk Marugame Udon Kaliurang, Gagas Siapkan Layanan Terintegrasi

Rabu, 23 September 2026 - 14:44
Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat
Ekonomi

Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat

Rabu, 23 September 2026 - 14:05
bca
Ekonomi

BCA Raih Penghargaan BPJPH atas Komitmen Dampingi UMKM Bersertifikat Halal

Rabu, 23 September 2026 - 12:32

OLAHRAGA

tpkk
Olahraga

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Editor Dilianto
Rabu, 23 September 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan...

SelengkapnyaDetails
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    941 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.