• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemberian Vaksin Booster Akan Merugi, Ini Penjelasan Epidemiolog

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 8 Januari 2022 - 16:20
in Nasional
Ilustrasi vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Epidemiolog Pandu Riono menegaskan, pemberian vaksin dosis ketiga atau booster belum mendesak, sehingga pelaksanaannya bisa ditunda. Namun demikian, pemberian booster kepada lansia dan mereka dengan komorbit harus diprioritaskan.

“Mereka (lansia dan komorbit) ini harus diprioritas setelah 6 bulan dapat vaksin dosis pertama dan dosis kedua,” kata dia dalam acara daring, Sabtu (8/1/2022).

BacaJuga:

Menapaki Perjalanan Baru, iCAR V23 Kini Telah Dimiliki 1.000 Konsumen

ISPA Anak Meningkat, DPR: Respons Karhutla Harus Bergeser ke Pelindungan Kesehatan

Penanganan Disabilitas Butuh Kerja Sama Lintas Sektor

Baca juga: Temuan Varian IHU, Epidemiolog: Mutasi Virus Corona Tak Bisa Dicegah

Hal itu harus dilakukan, lanjut Pandu, karena kelompok tersebut paling terdampak apabila ada lonjakan kasus. Selain itu, vaksinasi harus diprioritaskan kepada mereka yang belum mendapatkan vaksinasi.

“Jadi akan rugi kalau ada penduduk yang belum mendapat vaksinasi dosis pertama dan kedua, tapi ada penduduk yang dapat vaksin booster,” terangnya.

Pandu menuturkan, secara alamiah penduduk Indonesia memiliki kekebalan atau imunitas tinggi. Sebab, 80 persen memiliki kekebalan karena infeksi alamiah 34 persen dan mendapatkan vaksinasi.

“Mereka yang sudah pernah terinfeksi dan mendapatkan vaksin dosis lengkap itu seperti dibooster,” katanya.

Dengan kekhawatiran menghadapi varian Omicron, lanjut dia, maka mereka yang telah mendapatkan dosis lengkap tidak wajib mendapatkan vaksin booster. Apabila mereka khawatir terpapar, maka untuk mendapatkan vaksin booster harus dengan konsep berbayar.

“Pemerintah tidak boleh menggunakan vaksin donasi atau kerja sama untuk layanan vaksin berbayar,” tegas Pandu.

“Ini mempertimbangkan keadilan dan prioritas, karena tujuannya untuk melindungi masyarakat dari pandemi,” imbuhnya.(nas)

Tags: boosterEpidemiologVaksin Boostervaksinasi booster

Berita Terkait.

icar
Nasional

Menapaki Perjalanan Baru, iCAR V23 Kini Telah Dimiliki 1.000 Konsumen

Selasa, 29 September 2026 - 03:13
ispa
Nasional

ISPA Anak Meningkat, DPR: Respons Karhutla Harus Bergeser ke Pelindungan Kesehatan

Selasa, 29 September 2026 - 00:30
dagri
Nasional

Penanganan Disabilitas Butuh Kerja Sama Lintas Sektor

Senin, 28 September 2026 - 23:23
tomsi
Nasional

Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Adaptif di Tengah Era Disrupsi

Senin, 28 September 2026 - 20:02
bing
Nasional

Museum Bing Slamet Diresmikan, Warisan Maestro Harus Hidup di Generasi Baru

Senin, 28 September 2026 - 18:08
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah
Nasional

Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Senin, 28 September 2026 - 12:12

OLAHRAGA

puan
Olahraga

Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

Editor Dilianto
Senin, 28 September 2026 - 22:12

INDOPOSCO.ID - Kontingen Indonesia terus menambah medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk emas dari lifter Rahmat Erwin. Ketua DPR...

SelengkapnyaDetails
campus

Campus League The Nationals Badminton Season 1, Expedition Jadi Official Timekeeper

Senin, 28 September 2026 - 15:45
Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Jumlah Penonton Indonesia vs Malaysia Diprediksi Melonjak, Joey Pelupessy Antusias

Senin, 28 September 2026 - 12:53
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Jelang Lawan Malaysia di GBK, John Herdman Usung Misi “Melindungi Tanah Air”

Senin, 28 September 2026 - 12:00
Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Erick Thohir Pantau Latihan Garuda, John Herdman Ungkap Antusiasme Jelang Lawan Malaysia

Senin, 28 September 2026 - 10:20

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3904 shares
    Share 1562 Tweet 976
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.