• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dindikbud Bantah Ada Mark Up Pengadaan Lahan SMA/SMK di Lebak

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 4 Januari 2022 - 12:25
in Nusantara
Kepala Dindikbud Provinsi Banten, H Tabrani

Kepala Dindikbud Provinsi Banten, H Tabrani

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten membantah adanya dugaan mark up atau penggelembungan harga pengadaan lahan untuk pembangunan gedung SMA/SMK (Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri di Kabupaten Lebak, sebagaimana tudingan Sekreteris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banten, Ishak Newton.

Kepala Dindikbud Banten H Tabrani menjelaskan, semua pengadaan lahan  untuk SMA/SMK Negeri  di sejumlah Kota dan Kabupaten di Provinsi Banten sesuai dengan aturan dan melibatkan tim apraissal, serta sudah melalui uji kelayakan oleh tim teknis.

BacaJuga:

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Baca juga: Pelapor Apresiasi Kejati Banten Tetapkan Tersangka Kasus FS Lahan SMAN dan SMKN

“Kami tidak ingin ada persoalan dalam pengadaan lahan, sehingga kami melibatkan tim teknis untuk mengecek lokasi lahan yang akan dibagun sekolah, termasuk dalam penentuan harga juga dilakukan oleh tim independen alias tim apraissal,” ujar Tabrani kepada INDOPOSCO, Selasa (4/1/2021).

Menurrut Tabrani, adanya tudingan dugaan mark up pengadaan lahan di SMAN I Cirinten yang dilontarkan oleh Sekjen KNPI Banten Ishak Newton tidak mendasar dan mengarah kepada fitnah. ”Kami meragukan data yang disampaikan oleh yang bersangkutan untuk dijadikan dasar pemberitaan di salah satu media online,’’ cetusnya.

Dijelaskan, harga lahan yang saat ini sedang di bangun menjadi SMAN 1 Ciriten telah dibeli sesuai dengan harga hasil penilaian dari tim Apraissal, yakni Rp 43 ribu permeter, dimana awalnya pihak pemilik lahan sempat meminta harga Rp 70 ribu per meter, sehingga harga Rp 43 ribu per meter tersebut sudah sesuai dengan harga dari hasil penilaian tim apraissal.

”Penilaian harga bukan dari kami, namun hasil penilaian oleh tim apraisaal,” tegasnya.

Hal senada dikatakan oleh pengamat Pendidikan Banten Moch Ojat Sudrajat yang mengatakan, tidak ada persoalan terkait pengadaan lahan SMAN 1 Cirinten, karena harga lahan sudah sesuai dengan harga hasil dari penilaian tim apraissal.

”Bahwa benar berdasarkan data LPSE Pemprov Banten harga hasil tender pembangunan gedung SMAN 1 Cirinten adalah Rp 2,023.761.200, dari pagu Rp 3 miliar,” ujar Ojat.

Ojat mengaku memiliki data dan bukti tidak ada yang salah dalam pengadaan lahan untuk pembangunan SMA/SMK Ngeri di Lebak. ”Karena kebetulan kami ikut mengawal pengadaan lahan, khususnya yang ada di Kabuapaten Lebak, dan kami memiliki data dan bukti yang menjadikan dasar kami menyampaikan hal ini,” jelasnya.

Sementara Sekretaris KNPI Banten Ishak Newton kepada INDOPOSCO mengaku juga memiliki bukti adanya dugaan mark up pengadaan lahan SMA/SMK Negeri di Lebak.

”Nanti buktinya saya akan berikan kepada aparat penegak hukum,” tegas Ishak.(yas)

 

Tags: Dinas Pendidikan dan Kebudayaanmark uppengadaan lahan untuk pembangunan gedung SMA/SMKProvinsi Banten

Berita Terkait.

Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51
Kakorlantas Sebut Mudik 2026 Nihil Insiden Menonjol di Tengah Laka Maut Tol Pejagan
Nusantara

Polisi Gugur saat Bertugas Pengamanan Lebaran di Yogyakarta

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:41
Khofifah
Nusantara

Khofifah: HUT ke-22 Tagana Memperteguh Komitmen Kemanusiaan Relawan

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:08

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.