• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menkes Inggris: Pembatasan Baru Covid-19 Upaya Terakhir

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 1 Januari 2022 - 20:15
in Internasional
Sebuah rambu kesehatan masyarakat terpasang di London, Inggris, Selasa (28/12/2021). WHO memperingatkan risiko yang ditimbulkan oleh varian baru COVID-19 Omicron sangat tinggi, setelah terdata jumlah kasus secara global meningkat 11 persen pekan lalu.

Sebuah rambu kesehatan masyarakat terpasang di London, Inggris, Selasa (28/12/2021). WHO memperingatkan risiko yang ditimbulkan oleh varian baru COVID-19 Omicron sangat tinggi, setelah terdata jumlah kasus secara global meningkat 11 persen pekan lalu. ANTARA FOTO/REUTERS/Toby Melville/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pembatasan baru di Inggris untuk melambatkan penyebaran Covid-19 hanya akan diberlakukan sebagai upaya terakhir, tutur Menteri Kesehatan Sajid Javid.

Ia menekankan bahwa meski tingkat jaga bermalam meningkat, jumlah pasien yang dirawat di unit intensif stabil.

BacaJuga:

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Penyebaran pesat varian Omicron di seluruh Inggris Raya telah membuat angka kasus mencapai rekor. Pada Jumat (31/12), kasus baru hampir mencapai 190.000.

Pembatasan baru tidak diterapkan di Inggris, yang menyumbang lebih dari 80 persen populasi Inggris Raya.

Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara telah meresmikan pembatasan Covid-19, termasuk membatasi jumlah orang yang terkumpul, penutupan kelab malam dan aturan jaga jarak di bar.

“Pembatasan atas kebebasan kita harus menjadi upaya terakhir yang mutlak,” catat Javid dalam sebuah postingan yang dilansir harian Daily Mail pada Sabtu.

“Kita mesti memberi diri kita sendiri kesempatan terbaik untuk hidup bersama virus itu dan menghindari aturan ketat di masa depan,” tutur ia.

Pada 27 Desember Javid mengatakan tak ada aturan pembatasan baru yang akan diberlakukan di Inggris sebelum akhir 2021. Artikelnya juga menyiratkan hal yang sama pada 2022.

Menurut ia, meski lonjakan Omicron membahayakan, Inggris Raya mengawali tahun yang baru dengan posisi yang jauh lebih kuat dibandingkan 12 bulan sebelumnya, berkah tingkat vaksinasi yang tinggi melawan Covid.

“Jumlah unit perawatan intensif stabil dan tidak mengikuti lonjakan yang terjadi pada waktu yang sama tahun lalu selama gelombang Alpha,” catat ia.

Ia membenarkan akibat jeda waktu antara infeksi dan jaga bermalam, kenaikan tinggi pada jumlah orang yang perlu dirawat oleh Layanan Kesehatan Nasional (NHS) menjadi tak terelakkan.

“Kemungkinan hal itu akan menguji kapasitas NHS yang terbatas, bahkan lebih dari musim dingin biasanya,” tuturnya, seraya menekan masyarakat untuk semaksimal mungkin menjaga diri mereka sendiri. (mg4)

 

Tags: covid-19InggrisMenteri KesehatanOmicron

Berita Terkait.

abbas
Internasional

Iran Tepis Ancaman Sanksi Ekonomi Trump: Melanjutkan Kebijakan Gagal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:09
Sesmenko PMK: Teknologi Harus Hadir Menjawab Persoalan Nyata Bangsa
Internasional

Tolak Pola Konflik Berulang, Menlu Iran: Kami Ingin Berakhirnya Perang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:30
kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.